<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167</id><updated>2011-07-07T20:38:02.201-07:00</updated><category term='olahraga'/><category term='pemilu'/><category term='jaminan kesehatan'/><category term='dvd bajakan'/><category term='supir bis'/><category term='fatwa MUI'/><category term='BBM'/><category term='sekolah'/><category term='nasionalisme'/><category term='pendidikan'/><category term='halal-haram'/><category term='banjir'/><category term='busway'/><category term='kabinet'/><category term='hak pilih'/><category term='kesehatan gratis'/><category term='einstein'/><category term='bajakan'/><category term='penerbitan'/><category term='Annisa Pohan'/><category term='farmasi'/><category term='olimpiade matematika'/><category term='isu'/><category term='bahan bakar'/><category term='BBG'/><category term='elpiji'/><category term='keamanan'/><category term='puasa'/><category term='lagu wajib'/><category term='polling'/><category term='caleg'/><category term='PON'/><category term='hoax'/><category term='SBY'/><category term='agama'/><category term='pencalonan presiden'/><category term='MUI'/><category term='kebebasan berpendapat'/><category term='ateis'/><category term='capres independen'/><category term='pemilihan umum'/><category term='lingkungan'/><category term='fotokopi'/><category term='blora'/><category term='hemat energi'/><category term='angkutan umum'/><category term='eros jarot'/><category term='biofuel'/><category term='earth hour'/><category term='polisi'/><category term='global warming'/><category term='pemanasan global'/><category term='kesehatan'/><category term='musik indonesia'/><category term='ibu kita kartini'/><category term='macet'/><category term='pemilu as'/><category term='SPBU'/><category term='partai'/><category term='capres'/><category term='presiden'/><category term='film Indonesia'/><category term='blog'/><category term='mencontreng'/><category term='jakarta'/><category term='asuransi kesehatan'/><category term='blue energy'/><category term='buku bajakan'/><category term='kampanye'/><category term='perpustakaan'/><category term='buku'/><category term='blogger'/><category term='munir'/><category term='bis'/><category term='barack obama'/><category term='kenakalan remaja'/><category term='perdagangan karbon'/><category term='cawapres'/><category term='kebebasan beragama'/><category term='17 Agustus'/><category term='jamsoskes'/><category term='hasil pemilu'/><category term='pilpress'/><category term='HAM'/><category term='asuransi'/><category term='indonesia'/><category term='hak politik'/><category term='ngebut'/><category term='lastri'/><category term='dokter'/><category term='rasisme'/><category term='imlek'/><title type='text'>Current Thought</title><subtitle type='html'>Bagi yang mau mikir dikit...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>75</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-6484671454211133854</id><published>2009-07-12T20:52:00.000-07:00</published><updated>2009-07-12T21:16:58.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabinet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='presiden'/><title type='text'>Presiden  Sudah, Siapa Mentrinya?</title><content type='html'>Presiden kita nampaknya (suka tidak suka) adalah SBY lagi dengan kemenangan mutlak. Yang sekarang sedang ditunggu-tunggu adalah mentrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah semua kerancuannya berasal. Kalau berdasarkan UUD, pemerintahan kita adalah presidensial, alias, presiden memiliki hak sepenuhnya untuk menyusun kabinet. Ini berlaku pada masa Orde Baru, di saat itu Pak Harto memiliki kewenangan mutlak dalam menyusun kabinetnya. Namun kecenderungan ini berubah sejak reformasi. DPR yang dulunya di jaman Orde Baru hanya tukang stempel mulai bertaring. Posisi parlemen menjadi terlalu kuat untuk sebuah kabinet presidensial. Sejak itu dalam kenyataannya sistem pemerintahan kita lebih bersifat parlementer. Gus Dur pun selaku presiden pada jaman reformasi pun dijatuhkan dengan gaya "mosi tidak percaya" ala parlementer, walaupun dilakukan dalam kerangka sidang istimewa ala presidensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan SBY, dengan kabinet pelanginya pada masa periode pertama pemerintahannya. Kabinet pun nampaknya dipilih dari partai pendukungnya, bukan atas hak penuh prerogatif presiden. Presiden mencoba mencari dukungan sebanyak mungkin dengan kabinet, dengan menjalin koalisi dan aliansi di dalam kabinet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti, seorang mentri tidak boleh berasal dari partai. Namun dalam kabinet presidensial, mentri bukanlah sebuah bagian dari koalisi. Isu seperti kabinet profesioanal pun sering dihembuskan, yang berarti ingin mentri berasal dari orang yang berkompeten di bidangnya, bukan orang partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana yang lebih baik? Mentri orang partai atau profesional? Perlu digaris bawahi bahwa mentri adalah sebuah jabatan politik. Ia bukanlah pejabat profesional. Untuk menjalankan kebijakan ia punya dirjen yang semestinya adalah orang profesioanal. Jadi sebetulnya menteri tidaklah harus sepenuhnya orang profesional. Namun tentu saja, ia haruslah orang yang memahami masalah. Misalnya seorang menteri pendidikan tidaklah harus seorang dosen atau guru, tapi bisa saja seorang pengacara yang selama ini memperjuangkan hak-hak rakyat untuk pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih mengkuatirkan dalam pemilihan kabinet adalah dagang sapi demi kuatnya koalisi. Yang jadi adalah asal comot orang partai. Dalam kabinet lalu misalnya Bambang Soedibyo, seorang guru besar akuntansi dan bisnis, disuruh mengurusi pendidikan, ya jadilah pendidikan dijadikan bisnis. Atau Aburizal Bakrie yang menjadi Menko Kesra, apa taunya dia tentang kesejahteraan rakyat? Terlihat bahwa kepentingan koalisi mengatasi kepentingan politik akan sebuah pemerintahan yang efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini akan terjadi lagi? Mudah2an tidak. Dulu partainya SBY menguasai hanya sebagian kecil parlemen. Kini ia menjadi partai terbesar. Tapi apakah ini akan berarti SBY akan lebih punya nyali untuk mengangkap mentri pilihannya sendiri, bukan desakan partai pendukung koalisinya? Apakah kejadian seperti sewaktu PDIP menjadi mayoritas tapi kehilangan pengaruh akan terjadi lagi. Kita lihat saja nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-6484671454211133854?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/6484671454211133854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=6484671454211133854' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6484671454211133854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6484671454211133854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/07/presiden-sudah-siapa-mentrinya.html' title='Presiden  Sudah, Siapa Mentrinya?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-6977570115549464008</id><published>2009-06-30T17:06:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T17:14:00.573-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><title type='text'>Jakarta dan Sekolahan</title><content type='html'>Hari-hari ini di Jakarta seolah lebih tertahankan. Jalan-jalan yang biasanya macet mulai jam 6 pagi lebih lengang dari biasanya. Waktu perjalanan bisa dihemat paling tidak setengah sampai satu jam dari biasanya. Ada apa gerangan dengan Jakarta. Jawabannya sederhana. Sekolah libur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kenyataan ini nampak sekali kontribusi sekolah terhadap kemacetan di Jakarta. Andaikan Jakarta bisa seperti ini sepanjang tahun. Polusi berkurang, lalu lintas lebih lancar, dan otak bisa lebih waras karena tidak stres. Namun begitu liburan sekolah usai, kegilaan di jalanan akan dimulai kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemda Jakarta nampaknya sudah tahu betapa besar kontribusi anak sekolah terhadap kemacetan. Perda sudah mencoba dengan menghimbau (atau mengharuskan, aku kurang jelas) sekolah untuk mengubah jam masuknya supaya tidak tabrakan dengan jadwal orang kantoran. Cuma tidak tahu hasilnya bagaimana. Begitu pula dengan masalah parkir di depan sekolah yang tidak kunjung selesai. Parkir selalu membuat macet jalan di mana sekolah ada, baik di jam masuk maupun jam pulang sekolah. Mobil jemputan selalu mengambil jalur yang bukan haknya sehingga kendaraan di belakangnya terpaksa antri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sistem rayon harus diberlakukan kembali supaya anak tidak bersekolah terlalu jauh dari tempat tinggalnya sehingga tidak perlu diantar pakai mobil? Mungkin. Atau sistem bus sekolah yang melakukan antar jemput sehingga anak tidak perlu naik kendaraan pribadi. Semuanya ini perlu dipertimbangkan. Namun satu hal yang sering dilupakan Pemda DKI, adalah solusinya sering kali tidak integral, mengubah satu tanpa melihat yang lain, atau malah kontra produktif. Masalah sekolah dan lalu lintas ini tidaklah sederhana, sehingga penyelesaiannya tidak bisa sekedar tambal sulan melainkan harus komprehensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmatilah Jakarta, selama tidak terlalu macet. Selamat Ulang Tahun, JAKARTA!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-6977570115549464008?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/6977570115549464008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=6977570115549464008' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6977570115549464008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6977570115549464008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/06/jakarta-dan-sekolahan.html' title='Jakarta dan Sekolahan'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8057579557600800309</id><published>2009-06-30T03:05:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T03:16:56.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilpress'/><title type='text'>Mega, SBY, atau Kalla?</title><content type='html'>Pemilu tinggal dalam hitungan hari, sudahkah menentukan pilihan (atau ketidakpilihan Anda)? Apa pun pilihan Anda (termasuk tidak memilih), buatlah itu sebagai pilihan yang terbaik bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa pilihan saya, inilah pilihan saya...&lt;br /&gt;Kemungkinan besar, kecuali terjadi sesuatu dan lain hal misalnya nama saya tiba2 hilang dari DPT, atau ada kejadian besar yang membuat saya berubah pikiran, saya akan memilih, dan ini menjadikan keikutsertaan saya yang pertama dalam pemilu, mengingat pemilu 98 saya golput, dan juga pemilu2 sesudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya mengakhiri golput saya. Ini bukan karena saya telah memiliki jagoan yang saya usung. Ini juga bukan berarti di antara ketiga calon yang tidak memenuhi harapan saya, ada yang terbaik dari yang terburuk. Bukan itu semua. Saya memutuskan diri untuk memilih setelah ada wacana memenangkan pemilu dalam satu putaran dari pasangan SBY-Boediono. Saya tidak ingin ada presiden yang terpilih secara mutlak. Di satu pihak memang terbentuk pemerintah yang kuat, namun dengan mengingat blok Partai Demokrat dan PKS yang cukup besar di parlemen, kemenangan mutlak akan cenderung mengarah ke diktator. Ini yang ingin saya hindarkan. Bukan karena saya mendukung Mega atau JK, melainkan saya tidak ingin SBY menang mutlak. Ini juga bukan berarti SBY adalah calon yang terburuk versi saya, tidak juga. Ia bukan calon terburuk, namun ia bisa menjadi Presiden yang buruk jika menang mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana penghematan anggaran dengan pemilu satu putaran pun tidak saya amini. Ini adalah argumen yang berbahasa. Lanjutannya bisa saja begini, lihat kan dari survey sudah bisa dilihat bahwa saya paling dipercaya, tidak usah pemilu saja untuk menghemat anggaran. Ini adalah argumen seorang diktator. Demokrasi memang mahal, dan itu adalah harga yang harus kita bayar. Saya lebih rela uang pajak saya dipakai untuk pemilu dari pada dipakai untuk anggaran2 yang tidak perlu lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda. Ya terserah Anda, mau JK, Mega atau SBY, atau golput. Itu adalah hak anda, dan tidak seorang pun yang berhak memaksa anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat memilih, (atau hari libur buat yang golput) :p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8057579557600800309?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8057579557600800309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8057579557600800309' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8057579557600800309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8057579557600800309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/06/mega-sby-atau-kalla.html' title='Mega, SBY, atau Kalla?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4357990897840522209</id><published>2009-04-27T01:43:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T02:19:01.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capres'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cawapres'/><title type='text'>Who's the next Vice President?</title><content type='html'>Pertanyaan mengenai siapa presiden kita berikutnya kelihatannya sudah gak laku. Hampir pasti SBY akan menjadi presiden berikutnya (kecuali Tuhan berkehendak lain). Yang menjadi panas adalah siapakah pendampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan pertama: JUSUF KALA&lt;br /&gt;Life as usual. Tidak ada perubahan berarti. Status quo. Tapi bukankah ini yang paling disukai para pengusaha? Pecahnya koalisi antara Golkar dan Demokrat akan menimbulkan perubahan yang tidak bisa ditebak. Dan pengusaha tidak suka akan hal yang tidak bisa ditebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan kedua: CALON DARI PKS&lt;br /&gt;Mengingat PKS adalah sekutu Demokrat yang paling setia, paling tidak sampai saat ini. Kalangan Islam perkotaan akan mendukung ini. Tapi ini akan mendapatkan perlawanan dari golongan Islam yang lain yang melihat PKS sebagai perpanjangan tangan Wahabbi. Apalagi kelompok minoritas dan pendukung pluralisme akan melobi habis2an supaya calon ini gagal. Bisa terjadi konflik. Ini adalah pasangan yang menurut saya paling kontroversial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan ketiga, CALON PROFESIONAL&lt;br /&gt;Calon ini akan mendapat dukungan dari kaum moderat. Ini sekaligus pilihan yang paling aman bagi partai Demokrat karena tidak memihak. Ada juga kelemahannya. Demokrat tidak punya pendukung partai yang kuat dari pihak cawapres. Calon yang sering terdengar digadang2 adalah Sri Mulyani, Menteri Keuangan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan keempat, HAMENGKUBUWONO X&lt;br /&gt;Calon ini akan didukung para pengusung pluralisme mengingat sepak terjang Sri Sultan, dan lebih terutama lagi istrinya, Kanjeng Ratu Hemas. Tapi beliau kurang mendapat dukungan secara politis sehingga sulit untuk maju ke ajang pemilihan cawapres. Ia juga bisa menjadi calon alternatif bagi Golkar jika ingin mempertahankan koalisi dengan Demokrat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4357990897840522209?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4357990897840522209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4357990897840522209' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4357990897840522209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4357990897840522209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/04/whos-next-vice-president.html' title='Who&apos;s the next Vice President?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8815787960719202201</id><published>2009-04-15T20:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T21:11:41.580-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='farmasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asuransi kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Mafia Kesehatan</title><content type='html'>Mafia pengadilan di pengadilan dan mahkamah agung sudah kita kenal dan sering mendapat sorotan. Tapi ada satu mafia lagi yang tak kalah ganas, malah lebih serius karena urusannya adalah nyawa. Siapakah mereka? Mereka adalah mafia kesehatan, dari profesi yang berkaitan dengan kesehatan, mulai dari dokter, perawat, pemilik dan manajemen rumah sakit, pejabat pemerintah terkait, perusahaan farmasi, sales obat, apotik, IDI, asuransi kesehatan dan mungkin masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dokter&lt;br /&gt;Dokter adalah profesi kesehatan yang paling penting. Ia punya otoritas penuh dalam menentukan "nyawa" pasiennya. Bagaimana kinerja dokter di negara kita. Susah bukan rahasia kalau dokter di Indonesia lebih mata duitan ketimbang mengabdi. Mungkin mereka harus balikin modal karena mahalnya biaya yang mereka keluarkan untuk kuliah, apalagi spesialis. Mereka juga kerja di banyak tempat, kayak sopir angkot yang ngejar setoran. Entah seberapa perhatian yang bisa mereka curahkan untuk pasien mengingat seorang dokter menangani sangat banyak pasien dalam sehari. Di satu pihak rasio dokter dengan jumlah penduduk memang masih jelek, dan ini diperburuk dengan numpuknya dokter di kota2 besar. Kasus malpraktek juga masih banyak terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rumah Sakit.&lt;br /&gt;Rumah Sakit di Indonesia lebih dilihat sebagai pengeruk keuntungan dibandingkan sebagai pemberi layanan kesehatan bagi masyarakat. Belum2 mereka sudah minta uang muka kalau kita mau diopname. Posisi rumah sakit dengan dokter juga problematik, karena ada kala dokter menekan rumah sakit, dan rumah sakit menekan dokter, dan yang menjadi korban selalu pasien. Pembiayaan rumah sakit belum transparan, disatu pihak mereka mengeluh kesulitan keuangan sehingga membebankan pasien, namun di pihak lain, rumah sakit begitu menjamur sehingga memberikan pandangan bahwa bisnis rumah sakit adalah bisnis yang menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pemerintah.&lt;br /&gt;Asuransi kesehatan universal bagi seluruh masyarakan belum terbentuk, kecuali di beberapa daerah seperti Sumsel. Ini masih menjadi PR besar. Belum lagi berapa anggaran APBN untuk kesehatan, dan peraturan perundangan tentang kesehatan yang melindungi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Asuransi Kesehatan.&lt;br /&gt;Asuransi kesehatan juga tidak jelas. Dananya tidak transparan, reimbursenya juga sering gak jelas. Sering ada kasus yang tidak bisa diklaim, sementara perusahaan asuransi plus agen2nya menjadi kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Farmasi.&lt;br /&gt;Ini juga sarang setan. Harga obat di negara ini setinggi langit. Banyak obat2 yang sebenarnya generik bebas paten yang harusnya murah diberi brand sehingga bisa dijual dengan harga 10x lipat, dan ini diijinkan undang2. Komisi2an antara perusahaan farmasi dan dokter juga sudah menjadi rahasia umum. Dokter jadi memberi obat berdasarkan pertimbangan komisi, bukan pertimbangan terapi, supaya dapat komisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sales obat.&lt;br /&gt;Ini juga sama, kepanjangan tangan dari perusahaan farmasi. Bagi mereka yang penting obat laku dan dapat komisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. IDI&lt;br /&gt;IDI (Ikatan Dokter Indonesia) lebih sering terdengar melindungi dokter yang melakukan malpraktek, sehingga tidak memberi efek jera. Ini seperti pepatah saja, &lt;em&gt;"If you scratch my back, I will scratch your back."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;8. Pemalsu obat.&lt;br /&gt;Ini lebih parah lagi. Mereka memalsukan obat dan menjualnya. Bayangkan saja anda kalau beli obat jantung yang palsu. Masih mending kalau mereka memalsu obat dengan menggunakan placebo alias cuma tepung, kadang mereka memalsu obat dengan memakai obat kadaluarsa sehingga membahayakan nyawa secara langsung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8815787960719202201?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8815787960719202201/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8815787960719202201' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8815787960719202201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8815787960719202201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/04/mafia-kesehatan.html' title='Mafia Kesehatan'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-181204009514764712</id><published>2009-04-13T22:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T22:33:01.875-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hasil pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='partai'/><title type='text'>Melihat Hasil Pemilu</title><content type='html'>Pemilu Legislatif telah berlalu. Demokrat meraih kemenangan besar, mengalahkan dua partai besar PDIP dan Golkar. PKS juga menuai hasil yang lumayan di peringkat 4, mengalahkan semua partai2 menengah seperti PAN, PKB, dan PPP. Ia menjadi partai Islam yang paling populer, mengatasi partai2 lama yang mendahuluinya dan mengklaim punya massa tradisional seperti Muhamadiyah dan NU. (Catatan: paling tidak dari hasil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;quick-count&lt;/span&gt;, dan kayaknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;real-count&lt;/span&gt;nya tidak akan jauh berubah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrat kelihatannya akan menggantikan Golkar sebagai partai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;status quo&lt;/span&gt;. Terbukti para pemilih sebagian besar memilih calon yang sedang berkuasa yaitu SBY. Namun para pemilih tidak sadar kalau SBY tidaklah menjadi anggota parlemen. Yang menjadi anggota parlemen adalah caleg dari Partai Demokrat. Dengan hanya memilih partai (karena SBY) tanpa memilih calon, adalah sama saja dengan memilih kucing dalam karung, alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sami mawon&lt;/span&gt; dengan pemilu sebelumnya. Dan yang lebih parah lagi, SBY terlalu dominan di Partai Demokrat, sehingga hampir bisa dipastikan para caleg dari demokrat akan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;manut &lt;/span&gt;ke dia. Eksekutif akan menjadi terlalu kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah bagaimana pemilih demokrat di pemilu lima tahun mendatang, karena SBY tidak boleh lagi ikut mencalonkan diri sebagai presiden. Apakah ini lonceng kematian Partai Demokrat karena terlalu bergantung pada satu figur? Dan rasanya Partai Demokrat belum bisa menelorkan anggota yang berkualitas dan terdengar. Coba, anda tau nggak siapa ketua Partainya dan gembong-gembongnya? Hampir pasti anda tidak tahu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilih Golkar juga nampaknya banyak yang beralih ke demokrat. Mereka ini adalah sebagian besar dari rakyat kita yang sebenarnya tidak terlalu mau pusing dengan urusan politik dan tidak suka gonjang-ganjing. Ya sudah, pilih saja yang berkuasa. Ini terus terang bukanlah sebuah budaya politik yang sehat, karena meskipun penguasa gagal menjalankan pemerintah, kemungkinan ia terpilih tetap besar. Rakyat lebih suka status quo. Untung saja di konstitusi sudah dibatasi dua kali, kalau tidak SBY bisa jadi kayak Pak Harto (dengan sistem demokrasi langsung) yang berkuasa terus. Payah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-181204009514764712?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/181204009514764712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=181204009514764712' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/181204009514764712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/181204009514764712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/04/melihat-hasil-pemilu.html' title='Melihat Hasil Pemilu'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4896436456921178812</id><published>2009-04-06T23:17:00.001-07:00</published><updated>2009-04-07T00:46:47.879-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caleg'/><title type='text'>Pilih Siapa?</title><content type='html'>Walaupun secara teknis gue golput, aku mau sedikit memberikan pilihan kepada mereka yang mau milih, khususnya untuk DAPIL DKI 1 (Jaktim), DKI 2 (Jakpus, Jaksel, Luar Negeri), DKI 3 (Jakut, Jakbar, Kep Seribu), JABAR 6 (Kota Depok dan Bekasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DKI 1, Jakarta Timur (enam kursi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Partai no.7 PKPI, no. 2, Sumarni Dawam Raharjo, istri cendikiawan muslim Dawam Raharjo, aktif mengurus hak2 anak, dan menangani human traffiking, mau menghapuskan SKBRI untuk anak.&lt;br /&gt;- Partai no.9 PAN, no.4 Djainal Abidin Simanjuntak, peneliti di Lembaga Demografi UI, mengusulkan penghapusan kolom agama di KTP.&lt;br /&gt;- Partai no.16 PDP, no.2 Christianus Siner Keytimu, tokoh Petisi 50. Udah tua, tapi masih semangat, menolak peraturan berbau agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DKI 2, Jakpus, Selatan, Luar Negeri (tujuh kursi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Partai no.8 PKS, no 1, Mohamad Sohibul Iman, peneliti lulusan JAIST.&lt;br /&gt;- Partai no.8 PKS, no 2, Nursanita Nasution, Dosen UI, aktif memperjuangkan UKM&lt;br /&gt;- Partai no. 26 PNBKI, no. 1, Kantjana Indrishwari, tokoh Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB)&lt;br /&gt;- Partai no.34 PKNU, no 1, Alwi Shihab, cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. DKI 3, Jakbar, Jakut, Kep Seribu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Partai no.8 PKS, no 1, Adang Daradjatun, cukup jelas.&lt;br /&gt;- Partai no.13 PKB, no 1, Faizol Riza, mantan ketua PRD, pernah diculik, ketua Forum Buruh PKB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. JABAR 3, Bekasi, Depok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Partai no.9 PAN, no.1 Didik Rachbini, dosen UI, pendiri Indef, ekonom senior dan kritis.&lt;br /&gt;- Partai n0.24 PPP, no. 5 Syahrizal Syarif, dosen FKM UI, ketua Lembaga Pelayanan Kesehatan NU, menggagas 15% APBN untuk kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat memilih bagi yang mau...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4896436456921178812?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4896436456921178812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4896436456921178812' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4896436456921178812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4896436456921178812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/04/pilih-siapa.html' title='Pilih Siapa?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7674042207484097419</id><published>2009-04-01T18:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T20:48:56.855-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='polisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keamanan'/><title type='text'>Piawsu di Indonesia</title><content type='html'>Piawsu adalah sebuah istilah yang pasti dikenal para pecinta cerita silat (lebih pasnya kungfu sih) yang bersetting di Cina. Piawsu adalah semacam kelompok keamanan pengawal para pedagang supaya mereka bebas dari perampok yang berkeliaran di dunia kang ow. Piawsu biasanya diisi oleh para pendekar atau sekedar jagoan kampung untuk mencari nafkah. Bila yang merampok adalah para cere, cukup para tukang pukul saja yang menghadapi. Tapi kalau barang yang dikawal adalah barang mahal, atau pelanggan VIP, maka yang turun tangan mengawal bisa jadi sang kepala piawsu sendiri, yang biasanya adalah seorang pendekar yang mumpuni, paling kalahnya sama pendekar yang paling ulung di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah piawsu ada di Indonesia? Di luar dugaan saya ternyata ada. Jasa keamanan memang sudah kita kenal sejak lama, tapi yang benar2 seperti piawsu, yang memang menjaga keamanan barang dagangan terutama dari jarahan bajing luncat ternyata memang ada. Saya baru tahu sewaktu mendengarkan acara di iRadio (89.6FM, Jakarta), yang mewawancarai seorang sopir truk yang perusahaannya memanfaatkan jasa "piawsu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang dari usaha keamanan seperti ini mungkin memang tidak jauh dari cerita silat. Para pengusaha angkutan barang sering mengalami pungli baik dari bandit atau pejabat nakal. Kadang kala malah dirampok di tengah jalan. Ternyata ada juga yang melihat peluang bisnis dari kondisi ini. Maka berdirilah organisasi piawsu, sebuah organisasi ekstra yudisial (maksudnya di luar hukum), untuk menutup kekosongan ini. Menurut pernyataan orang yang memanfaatkan jasa ini, bila mereka dirampok, barang rampokannya bisa kembali jika memanfaatkan jasa ini. Lebih seringnya sih para penjahat dan juga "pejabat" sudah jeri duluan bila tahu bahwa suatu truk dilindungi oleh para piawsu lokal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara bergabung? Cukup dengan menghubungi &lt;em&gt;contact person&lt;/em&gt; yang umumnya sudah dikenal oleh para kalangan angkutan. Dengan membayar uang jasa yang berkisar 300-600ribu setahun, mereka berhak menempelkan logo organisasi tersebut pada truk mereka. Dijamin bebas gangguan. Kalau pun diganggu tinggal lapor dan katanya sih pelayannya memang memuaskan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya piawsu, organisasi ini juga punya daerah kekuasaan. Salah satu yang paling ngetop adalah GAJAH OLING (cek aja di truk2). Grup ini membawahi seluruh Jawa. Yang di Sumatra ada PETIR. A05 ada di Jawa Barat, dan masih banyak lagi. Dari semuanya, katanya sih yang paling ditakuti adalah GAJAH OLING.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa bukan? Nampaknya ketidakberdayaan hukum di Indonesia membuat organisasi ektra yudisial berkembang subur. Tapi kehadiran mereka nampaknya juga membuat gerah aparat. Dengar2 beberapa markas GAJAH OLING juga digerebek polisi. Baca &lt;a href="http://www.jawapos.co.id/metropolis/index.php?act=detail&amp;amp;nid=37124"&gt;ini&lt;/a&gt;. Benar2 kayak cerita kungfu aja. Pejabat kerajaan berkuncir biasanya pangkatnya kapten) menggerebek piawsu yang dianggap mengganggu wibawa pejabat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7674042207484097419?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7674042207484097419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7674042207484097419' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7674042207484097419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7674042207484097419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/04/piawsu-di-indonesia.html' title='Piawsu di Indonesia'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7244244731468989844</id><published>2009-03-29T23:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T23:40:15.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='earth hour'/><title type='text'>Sedikit Liputan tentang Earth Hour</title><content type='html'>Earth Hour dapat gaung besar di beberapa belahan dunia. Di Eiffel, seluruh lampunya dimatikan. Begitu pula Golden Gate di San Fransisca. Di Australia pun gelap gulita. Beberapa konser digelar secara &lt;em&gt;unplug&lt;/em&gt; diterangi lilin2 kecil. Gaung Earth Hour pun sudah dibicarakan jauh2 hari melalui media TV atau pun radio (koran gak tau, soalnya aku gak langganan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia kampanye ini disponsori oleh SHARP, dan SHARP mematikan semua display iklan mereka sepanjang Earth Hour dan mengajak semua mitra bisnis mereka untuk ikut mematikan lampu. Sesuatu yang patut diacungi jempol. Tapi bagaimana yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan istriku sudah penasaran melihat apa yang akan terjadi pada hari Sabtu 28 Maret 2009, jam 8.30-9.30 malam. Beberapa teman kami sudah meng-sms bahwa nanti akan ada pemadaman lampu oleh PLN selama satu jam. Kami (karena memang sengaja gak punya TV) memantau &lt;em&gt;countdown&lt;/em&gt;-nya lewat Green Radio 89.2FM, sebuah radio yang memang khusus bertemakan lingkungan. Begitu jamnya lampu kami matikan, dan aku keluar melihat ke tetangga2 kami. Memang tidak banyak sih. Tapi di sepanjang 50 meter pertama gang rumah kami, paling tidak ada lima rumah yang mematikan lampu. Aku memang tidak menelusuri seluruh gang, karena memang cukup panjang. Lumayan lah, dari pada tidak sama sekali. Aku sempat melihat2 agak lama sekedar ingin memastikan mereka mematikan lampu karena memang sudah tidur atau memang sengaja mematikan lampu. Ternyata di dalam rumah memang ada orangnya. Ya, mereka memang sengaja mematikan lampu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memantau dari beberapa radio tentang perayaan Earth Hour ini. Perayaannya dipusatkan di sebuah kafe di Kemang. Aku lupa nama kafenya. Di situ hadir semua bintang iklan Earth Hour, termasuk Sandra Dewi tentunya. Jadi nyesel gak tau duluan, kalau tau mungkin aku ikutan ke sana. Ada juga yang melaporkan beberapa orang dengan kamera besar2 menunggu momen ini di Bundaran HI untuk menangkap momen ini. Mereka kecele, karena lewat jam 8.30, Bundaran HI masih terang benderang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata perayaan ini masih belum sukses. Pihak PLN sendiri masih simpang siur. Sempat rupanya keluar surat edaran untuk memadamkan listrik dari pukul 8.30-9.30. Tapi pada akhirnya ternyata memang tidak dipadamkan. Di Australia sendiri, pemadaman memang dilakukan secara terpusat. Dan momen itu memang sangat menarik, apalagi kalau dilihat dari ketinggian, bagaiman bagian kota satu demi satu menjadi gelap. Bintang pun langsung terlihat karena tidak adanya cahaya lampu. Momen inilah yang menarik. Sayangnya ini belum bisa dilaksanakan di Indonesia. Mungkin tahun depan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7244244731468989844?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7244244731468989844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7244244731468989844' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7244244731468989844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7244244731468989844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/03/sedikit-liputan-tentang-earth-hour.html' title='Sedikit Liputan tentang Earth Hour'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2945174772750288371</id><published>2009-03-26T19:40:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T20:34:13.582-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilihan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hak pilih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hak politik'/><title type='text'>Pemilu (5)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Memilih adalah hak, bukan kewajiban&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen ini bukan untuk membela golput, melainkan membela hak untuk berpolitik. Memilih adalah hak politik, yang merupakan salah satu, BUKAN SATU-SATUNYA hak politik. Hak lainnya adalah hak untuk dipilih, hak untuk berorganisasi dan berkumpul dan juga hak mengeluarkan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak memilih tidak selalu berarti apatisme, melainkan bisa berarti sebuah suara yang harus didengarkan, SEBUAH PROTES. Bisa jadi mereka tidak puas terhadap sistem (seperti aku), atau tidak puas dengan calon yang dijajakan (termasuk aku juga). Karena golput bisa menjadi sebuah protes, suarakanlah protes anda. Katakan dengan tegas, kenapa anda TIDAK MEMILIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling sering dilupakan orang adalah seolah-olah, hak memilih adalah SATU-SATUNYA hak politik. Argumennya adalah kalau tidak lewat pemilu, bagaimana cara kita mengubah nasib bangsa kita. Memang, secara langsung itulah cara mengubah nasib bangsa secara legal formal. Namun dengan kondisi negara amburadul seperti ini, di saat rakyat sebagian besar tidak rasional untuk memilih, jalan lain bisa ditempuh. Maksud saya disini bukanlah mengadakan kudeta atau revolusi untuk mengubah nasib bangsa. Melainkan mendidik rakyat supaya melek politik dan hak-haknya sebagai warga negara. Jika kita memilih, itu berarti hanya menyumbangkan SATU SUARA. Tapi kalau anda memakai hak politik anda untuk bersuara, bisa mempengaruhi dua, tiga, sepuluh, seratus bahkan sejuta suara. Yang bisa menulis, menulislah. Yang bisa berkoar, berkoarlah. Yang bisa berbuat, berbuatlah (tapi jangan tiru yang hidup adalah perbuatan ya... :p )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib bangsa kita memang tergantung dari kita. Tapi ini bukan berarti memilih adalah satu-satunya cara. Memilih calon yang kita inginkan adalah cara paling langsung dalam demokrasi prosedura. Tapi masih banyak cara lain yang bisa kita lakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2945174772750288371?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2945174772750288371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2945174772750288371' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2945174772750288371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2945174772750288371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/03/pemilu-5.html' title='Pemilu (5)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-987334789740716894</id><published>2009-03-22T19:38:00.000-07:00</published><updated>2009-03-22T22:04:08.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilihan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caleg'/><title type='text'>Pemilu (4)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Mencari emas di antara timbal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dulu kita slogannya adalah memilih kucing dalam karung, karena kita tidak tahu caleg mana yang akan mewakili kita di parlemen karena semua ditentukan oleh partai, maka sekarang adalah mencari emas di antara timbal, karena saking banyaknya pilihan. Sebagai gambaran saja, ada paling tidak 11ribu kandidat DPR RI yang bersaing untuk 688 kursi. Ini sama dengan kurang lebih 1:15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh saya yang tinggal di daerah Jakarta Timur (DKI 1), saya, untuk calon DPR RI, harus memilih satu di antara 44 partai, atau satu di antara 170 calon! Walah! Apa ini bukan memilih emas di antara timbal. Atau malah memilih timbal yang sedikit berkilau dibandingkan dengan timbal butek lainnya! Ini belum termasuk DPRD DKI dan DPD dari Jakarta. Bayangkan lagi kalau anda tinggal di daerah yang harus memilih DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten. Apakah kita bisa diharapkan dengan sadar memilih wakil kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kondisinya kalau kita di negara mbahnya demokrasi, katakanlah Paman Sam. Untuk memilih calon Senat atau Kongres, tiap partai mengirimkan paling banyak 2 calon. Kemudian kemungkinan ada calon dari partai2 kecil seperti Partai Libertarian atau Partai Hijau. Total general kurang dari 10 calon yang muncul di dalam pemilihan. Kalau begini masih ada kemungkinan kita mempertimbangkan mana yang kita pilih tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi &lt;em&gt;real&lt;/em&gt;-nya mungkin tidak seburuk yang saya gambarkan di atas. Contoh di daerah asal saya Propinsi Bangka Belitung, praktis yang bertarung adalah dua atau tiga calon saja. Yang lain hanya jadi penggembira. Dua tiga calon yang bertarung umumnya adalah tokoh masyarakat yang sudah dikenal baik &lt;em&gt;track record&lt;/em&gt;-nya oleh masyarakat, contohnya caleg DPR RI dari Golkar, mantan Bupati Belitung Timur, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Masyarakat di sana kalau ditanya mau milih siapa, banyak yang dengan yakin menjawab milih Ahok. (Sekedar tambahan informasi, Ahok adalah seorang Cina, non-Muslim (Kristen Protestan. Bayangkan ia bisa begitu populer di kalangan masyarakat yang mayoritas Melayu dan Muslim. Mungkin ini bisa disetarakan dengan Obama. Mungkin masyarakat Belitung sudah lebih dewasa dalam berdemokrasi ketimbang belahan Indonesia lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau di daerah Anda kebetulan tidak ada tokoh yang menonjol, ya pilihnya cap cip cup saja. Mungkin anda milih mantan pejabat atau malah artis. Bayangkan rakyat kita yang akses informasinya masih kurang, siapa yang akan mereka pilih. Saya saja yang punya akses internet broadband kesulitan milih caleg.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-987334789740716894?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/987334789740716894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=987334789740716894' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/987334789740716894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/987334789740716894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/03/pemilu-4.html' title='Pemilu (4)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2261065663724800050</id><published>2009-03-15T23:44:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T00:27:14.838-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan gratis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asuransi kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamsoskes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jaminan kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asuransi'/><title type='text'>Program Pak Alex, Berobat Gratis di Sumsel</title><content type='html'>Berbahagialah mereka yang bermukim di Propinsi Sumatra Selatan, karena sejak akhir Januari 2009, mereka sudah dapat menikmati pengobatan gratis. Program ini bernama Jamsoskes (Jaminan Sosial Kesehatan Masyarakat) Sumatera Selatan Semesta. Yang penting adalah kata yang terakhir yaitu "Semesta", artinya universal, alias &lt;em&gt;coverage&lt;/em&gt; menyeluruh. Bagaimanakah sesunggguhnya ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamsoskes ini, sebenarnya bukanlah berarti menjamin keselurahan penduduk di Sumsel. Lebih tepatnya, ia menutupi bagian yang belum ter-&lt;em&gt;cover&lt;/em&gt; oleh asuransi lain, yaitu sekitar 60% penduduk. Yang lainnya yang sudah ter-&lt;em&gt;cover&lt;/em&gt; adalah, pegawai negeri oleh ASKES, anggota militer oleh ASABRI, tenaga kerja oleh JAMSOSTEK, dan rakyat miskin oleh ASKESKIN. Kenyataannya justru masyakat yang gak miskin2 amat dan gak kaya2 amat yang tidak terlindungi. Inilah wilayah yang diambil oleh Jamsoskes ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaran untuk asuransi ini ditutupi oleh anggaran propinsi sekitar 200 milyar dan anggaran dari kabupaten kotamadya sekitar 80 milyar. Ini baru dari hitung2an anggaran, berapa realisasinya nanti kita belum tahu, apalagi dengan animo masyarakat untuk berobat gratis yang begitu tinggi. Mudah2an sih anggarannya gak jebol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar anggarannya, ini memang benar2 gratis tis! Syaratnya pun sangat mudah, hanya dengan KTP dan KK, atau surat domisili. Betul2 tidak menyulitkan seperti yang dialami oleh pemegang ASKESKIN. Hanya saja, berobatnya harus berjenjang. Jenjang pertama harus melalui PUSKESMAS, yang bila tidak mampu dirujuk ke rumah sakit kabupaten, yang jika tidak mampu lagi dirujuk ke rumah sakit propinsi, atau malah sampai ke pusat rujukan nasional RSCM. Kenyataannya sudah ada satu pasien dengan kelainan jantung yang dirujuk sampai RSCM sehingga bisa dioperasi di sana plus tiket pesawat ditanggung! Tanpa Jamsoskes ini mungkin nyawa orang itu tidak bisa diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gubernur sendiri Alex Nurdin, melihat bahwa kas daerah memang bisa tekor dengan jaminan kesehatan ini. Namun di lain pihak ia justru melihat di situlah seninya. Ia yang sebelumnya sukses dengan program kesehatan gratis sebagai Bupati Musi Banyuasin, ingin meluaskan sayap program ini sampai ke seluruh Sumatera Selatan. Memang tidak mudah ujarnya untuk meyakinkan seluruh bupati dan DPRD. Katanya jika kita bisa menyediakan program kesehatan gratis karena punya anggaran, nenek2 juga bisa, katanya sambil bergurau. Saat ini ia sendiri sedang berusaha membangun kantor gubernur yang baru tanpa mengambil biaya SEPESER PUN dari kas daerah. Gimana caranya, di situlah tantangannya sebagai seorang gubernur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi hanya bisa salut untuk sosok seperti beliau. Beliau bukan satu2nya sinar cemerlang di bumi pertiwi ini sejak otonomi daerah. Kita juga mendengar cerita sukses dari Gubernur Gorontalo Fadel Muhamad, Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi, Bupati Sragen, Bupati Jembrana, dan Bupati Kutai Timur. Beliau2 ini terus terang memberikan harapan di tengah carut marutnya negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kecil: Gimana Babel, nyesel gak pisah sama Sumsel, jadi gak kebagian kesehatan gratis :p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2261065663724800050?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2261065663724800050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2261065663724800050' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2261065663724800050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2261065663724800050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/03/program-pak-alex-berobat-gratis-di.html' title='Program Pak Alex, Berobat Gratis di Sumsel'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5238940538153278210</id><published>2009-02-22T16:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T17:47:01.559-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilihan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caleg'/><title type='text'>Pemilu (3)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Salah satu pertemuan dengan CALEG dari PPP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru2 ini aku menghadiri sebuah acara yang dalam "kondisi normal" tidak akan saya hadiri. Mungkin ini juga karena kejadian itu terjadi dalam kesempatan yang "tidak normal". Singkat kata saya hadir dalam pertemuan dengan seorang CALEG DPR-RI dari PPP,  DAPIL Jawa Barat VI yang membawahi kora Bekasi dan Depok, dr Syahrizal Syarif. Beliau juga adalah Ketua Badan Pelayanan Kesehatan NU, alias MENTERI KESEHATAN NU. Dalam kondisi normal, saya tidak akan hadir di dalam acara demikian, tapi forum tersebut memang sebuah forum "elite" yang dihadiri kurang dari 20 orang, dan diselenggarakan dalam sebuah format diskusi, yang bukan saja dialogis, tapi akademis. Pertemuan ini diadakan di Cak Tarno Institute, sebuah ajang debat yang kami bentuk di sebuah kios buku milik Cak Tarno, di bilangan UI Depok. Yang hadir di sana adalah dosen berbagai perguruan tinggi termasuk UI dan juga mahasiswa yang sebagian besar mahasiswa S2 atau S3, tapi tidak menutup kemungkinan rakyat jelata juga hadir. Karena forumnya memang forum akademik, yang terjadi bukanlah sebuah kampanye melainkan membedah persoalan bangsa, dalam hal ini adalah masalah kesehatan masyarakat, sesuai dengan bidang dr Syarif. Permasalahannya ternyata sangat pelik dan akan coba saya uraikan secara ringkas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Alokasi dana APBN maupun APBD untuk kesehatan memang sangat kecil, baru mencapai 2.8%, jauh di bawah standar WHO yaitu 15% (angka 15% sebenarnya arbitrer karena, besarnya anggaran kesehatan tentunya tergantung dari berapa APBN total itu sendiri. Biarpun persentasenya kecil, kalau APBN-nya besar, tentunya memadai. Untuk kasus Indonesia, 2.8% memang kecil dan tidak memadai).  Ini disebabkan salah satunya karena paradigma pemerintah yang memandang sektor kesehatan sebagai sektor penghabis uang, bukan sebuah sektor untuk investasi SDM masa depan. dr Syahrizal Syarif, tidak macam2 dalam kampanyenya dengan memberikan segepok janji, hanya satu saja, wujudkan 15% anggaran kesehatan. Akibat minimnya anggaran kesehatan, membuat pemerintah memang tidak mampu meng-&lt;em&gt;cover&lt;/em&gt; biaya kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pembiayaan kesehatan, jika mau ditanggung oleh pemerintah, harus dilakukan dalam skema asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan masih problematik di Indonesia, karena pemerintah belum meng-cover seluruh penduduk, baru yang miskin saja, dan itu pun masih problematik. Dalam hal ini memang ada dua mahzab yang bertarung: yang pertama liberal ala Amerika, yang kedua sosial demokrat ala Eropa. Gaya Amerika mengatakan bahwa &lt;em&gt;freedom&lt;/em&gt;, berarti &lt;em&gt;free to choose&lt;/em&gt;, bebas memilih pengobatan yang ia inginkan. Asumsinya juga adalah persaingan bebas dapat menurunkan biaya pengobatan. Gaya Eropa mengatakan bahwa &lt;em&gt;freedom&lt;/em&gt;, berarti &lt;em&gt;free from sickness&lt;/em&gt;. Penyelenggaraan kesehatan di &lt;em&gt;take-over&lt;/em&gt; oleh negara untuk menjamin itu. Indonesia tidak jelas menganut yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Arus liberalisasi juga merambah dunia kesehatan (yang kita tahu biasanya hanya dalam pendidikan, dengan BHMN). Rumah2 sakit mulai diswastakan. Selama ini pembiayaan rumah sakit pusat dan daerah sebagian besar ditanggung negara, bahkan ada yang sampai 90%. Namun pembiayaan bukan sekedar hanya masalah jumlahnya melainkan juga skemanya. Skemanya adalah begini, pemasukan dari rumah sakit masuk dahulu ke kas negara, kemudian dari kas negara baru dikeluarkan uang untuk pembiayaan rumah sakit. Anggaran pun sering turunnya terlambat dan tidak jelas. Anggaran per tahun bisa turun pada bulan Agustus dan sudah harus diserap sampai akhir tahun anggaran pada bulan Desember! Hanya 4-5 bulan untuk menyerap anggaran? Ribet kan? Hal ini menjadi lebih ribet lagi sejak otonomi daerah dimana rumah sakit menjadi salah satu andalan pemasukan daerah! Parah, sebuah tempat yang semestinya menjadi pelayanan masyarakat menjadi ajang bisnis. Tak aneh kalau biaya kesehatan makin mahal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sementara itu paradigma kesehatan masyarakat sendiri tidak hanya sebatas pengobatan, melainkan termasuk juga pencegahan. Ini belum dipahami oleh sebagian besar pejabat. Jangankan untuk pencegahan, untuk kuratif saja masih keteteran. Sebenarnya pada jaman orde baru pembangunan kesehatan masyarakat lumayan. Di waktu &lt;em&gt;booming&lt;/em&gt; minyak 80-an, kelebihan pendapatan negara salah satunya adalah untuk membangun puskesmas. Sayang dari semuanya itu banyak yang sudah tidak operasional baik karena bangunannya sudah rusak atau pun tidak ada dokter. Dokter juga menjadi masalah karena perubahan regulasi. Dulu dokter puskesmas banyak dipenuhi oleh dokter PTT yang bersifat wajib sebelum mendapatkan ijin praktek. Sekarang ketentuan tersebut dicabut, dan menjadi sukarela, di satu pihak karena tekanan dari mahasiswa kedokteran yang males ke daerah dengan alasan HAM (atau apalah), di pihak lain pemerintah memang tidak punya anggaran untuk para dokter PTT ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing tidak. Langkah pertama yang cukup &lt;em&gt;feasible&lt;/em&gt; untuk diperjuangkan adalah 15% anggaran kesehatan. Di lain pihak adalah juga masalah mekanisme anggaran yang tidak berpihak pada rakyat. Baru kemudian kita bisa bicara &lt;em&gt;universal health care&lt;/em&gt;. Mungkin kita masih mimpi untuk bisa sama dengan negara tetangga kita Malaysia, yang kalau berobat jalan bayar 1 ringgit dan rawat inap bayar 3 ringgit, pukul rata untuk semua jenis penyakit!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5238940538153278210?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5238940538153278210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5238940538153278210' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5238940538153278210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5238940538153278210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/02/pemilu-3.html' title='Pemilu (3)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4843874508120918962</id><published>2009-02-17T18:14:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T18:43:07.006-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capres independen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilihan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pencalonan presiden'/><title type='text'>Pemilu (2)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Calon Independen Belum Bisa Maju Pilpress 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Mahkamah Konstitusi tidak bisa meluluskan uji materi UU no.42 th.2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan Fadjroer Rahman supaya Presiden bisa maju dari non-partai alias independen. Permohonan ini ditolak dengan skor 5-3, artinya 5 orang menolak, dan 3 orang hakim konstitusi mengajukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dissenting opinion&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen yang dikatakan oleh Mahkamah Konstitusi adalah bahwa Calon Presiden diajukan oleh partai atau gabungan partai sudah jelas dalam UUD 45 dan Amandemen Pasal 6A ayat 2. Dengan demikian MK tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali jika UUD diamandemen terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memang hal yang pelik. Mau tidak mau harus diakui pasal 6A ayat 2 memang jelas-jelas menyebutkan bahwa pencalonan presiden diajukan oleh partai atau gabungan partai, meskipun ia tidak mengatakan "harus". Tapi di lain pihak ia juga tidak mengatakan kata "dapat" yang tentunya memberikan peluang cara pencalonan lain. Saya pikir sikap MK adalah sebuah sikap yang berhati-hati dan oleh sebab itu saya puji (mengenai sikap MK yang mengulur waktu keputusan untuk calon gubernur independen sehingga Sarwono tidak bisa maju sebagai calon independen gubernur Jakarta, tidak saya puji, ini sebagai catatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bola berbalik kepada MPR masa mendatang, apakah bisa diharapkan untuk mengadakan amandemen ini. Dari beberapa hasil survei, paling tidak 75% rakyat menginginkan presiden independen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau MPR-nya tidak memperdulikan suara rakyat? Wah, udah sering tuh. Rakyat gimana yah supaya bisa minta referendum. Saya terus terang gak tau gimana prosedurnya. Bingung deh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4843874508120918962?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4843874508120918962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4843874508120918962' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4843874508120918962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4843874508120918962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/02/calon-independen-belum-bisa-maju.html' title='Pemilu (2)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-957985784661785572</id><published>2009-02-16T21:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T18:40:22.454-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilihan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mencontreng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><title type='text'>Pemilu (1)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;untuk mensukseskan Pemilu, dalam beberapa posting berikut ini akan dipaparkan mengenai pemilu dan permasalahannya, serta wawasan beberapa caleg yang sempat aku ikuti.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoblos sekali, dua kali atau Mencontreng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya keputusan KPU untuk pemilu kali ini adalah mencontreng. Entah mengapa keputusan ini diambil. Mungkin supaya tidak ketinggalan dengan negara lain yang katanya sebagaian besar tidak lagi menggunakan metode mencoblos (ada yang memakai mencontreng, bahkan ada yang lebih maju lagi yaitu secara elektronik). Menurut Yusuf Kala, tinggal Indonesia dan Kamerun yang masih memakai cara mencoblos (lihat &lt;a href="http://www.thejakartapost.com/news/2008/09/27/ballot-039marking039-method-way-go-vice-president.html"&gt;Jakarta Post&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencontrengnya juga hanya boleh satu kali, bukan dua kali. Yang dimaksud dua kali adalah mencontreng sekali di lambang partai, dan sekali di nama caleg. Namun dari hasil sosialisasi dan ujicoba, masyarakat rupanya sulit untuk memahami ini. Di Jakarta saja, tingkat kesalahannya menurut salah satu studi adalah 24%. Apalagi kalau di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu KPU kemudian mengubah keputusan ini dan membuat mencontreng, sekali atau dua kali, dan mencoblos, satu kali maupun dua kali, adalah sah. Ini keputusan yang melegakan. Dengan demikian kalau rakyat masih mau mencoblos, tentunya masih bisa. Di lain pihak, ini bisa jadi semacam masa transisi sebelum nantinya pemilu selalu dilakukan dengan alat tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mungkin perlu disimak adalah apa pertimbangan pertama kali untuk menghilangkan cara mencoblos. Yang kedua, mengapa hanya mencontreng (bhs inggris: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tick&lt;/span&gt;) yang diperbolehkan. Bagaimana dengan tanda lain seperti menyilang, atau membulati. Mungkin hal2 seperti ini awalnya tidak terlalu diperhatikan. Untunglah semuanya ini kemudian dianulir. Andai saja dulu dipikirkan matang2 atau diujicobakan dalam skala kecil, tidak perlu ada riuh rendah seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat memilih, mau contreng kek, mau coblos, semua halal. Yang haram adalah golput (kata MUI, bukan kata saya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-957985784661785572?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/957985784661785572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=957985784661785572' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/957985784661785572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/957985784661785572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/02/pemilu-1.html' title='Pemilu (1)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-6454890263537399650</id><published>2009-02-04T05:06:00.001-08:00</published><updated>2009-02-04T05:36:27.457-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fatwa MUI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='halal-haram'/><title type='text'>Halal, Haram atau sama saja</title><content type='html'>Baru-baru ini MUI kembali mengeluarkan fatwa haram. Pertama soal rokok (meskipun haramnya terbatas hanya pada perempuan hamil, anak-anak, di tempat umum, dan untuk para anggota MUI sendiri) dan soal yoga (yang juga terbatas pada yoga yang menggunakan mantra). Tulisan ini tidak akan membahas tentang isi fatwa tersebut melainkan sekedar mau berpusing-pusing tentang halal haram itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, apakah haram bisa didefisikan secara terbatas, seperti halnya pada rokok dan yoga. Bagaimana kalau haramnya babi juga terbatas, misalnya babi panggang saja. Atau alkohol jenis tertentu saja, misalnya wiski haram tapi bir tidak apa-apa. Atau alkohol haram kalau diminum di siang hari saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan mencuri misalnya. Mencuri, mau sedikit, mau banyak, mau dilakukan laki-laki, mau dilakukan perempuan, ya haram. Haram berlaku secara universal.&lt;br /&gt;Saya terus terang tidak tahu apakah di dalam fiqih memang ada haram yang sebagian sehingga memang bisa diterapkan secara demikian. Jika ada, saya mau tahu juga bagaimana pertimbangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, masih ada kaitannya dengan yang pertama. Jika memang dibuat haram terbatas, kenapa tidak dibuat makruh saja, dihindari lebih baik, tapi kalau dilakukan ya tidak berdosa. Ini sekedar usulan saja dalam diskusi, dan saya tidak punya banyak argumen di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, apakah halal-haram masih relevan di masa kini. Saya membayangkan bahwa di jaman dulu orang memakai halal haram untuk memajukan atau menghindarkan sesuatu demi kebaikan pribadi maupun masyarakat banyak. Karena sains masih belum banyak berkembang, alasan agama dipakai sebagai pembenaran. Tetapi di saat ini, di saat sains telah berkembang (walaupun masih banyak pertanyaan yang belum bisa dijawab oleh sains), apakah masih diperlukan.&lt;br /&gt;Contoh: apakah kita perlu mengeluarkan fatwa formalin itu haram. Lah semua orang juga tahu kalau makan formalin itu merugikan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, apakah akal sehat tidak cukup sehingga perlu halal-haram. Misalnya apakah halal atau haram seorang anak mengemudikan trailer. Hal seperti itu bisa diselesaikan dengan akal sehat. (Ini mungkin ada kaitannya dengan haramnya rokok buat anak-anak, yang menurut saya bisa diselesaikan dengan akal sehat, karena orang tua yang punya akal sehat tidak akan mengijinkan anaknya merokok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukanlah tulisan tentang agama, melainkan sekedar berpusing-pusing menggunakan akal sehat saja, selama kita masih punya akal sehat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-6454890263537399650?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/6454890263537399650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=6454890263537399650' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6454890263537399650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6454890263537399650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/02/halal-haram-atau-sama-saja.html' title='Halal, Haram atau sama saja'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5360874716631479748</id><published>2009-01-23T15:54:00.001-08:00</published><updated>2009-01-23T16:42:06.568-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebebasan beragama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='imlek'/><title type='text'>Selamat Hari Raya Imlek</title><content type='html'>Tanggal 26 Januari 2009 nanti semua keturunan Cina di seluruh dunia akan merayakan tahun baru Imlek yang adalah tahun baru menurut penanggalan Cina. Bangsa Cina adalah sebuah bangsa diaspora yang menyebar di seluruh dunia, meskipun mempunyai beberapa pusat di luar daratan Cina seperti di Singapura. Kalau tidak salah beberapa bangsa yang masih keturunan Cina seperti Vietnam juga merayakannya, dengan nama yang berbeda dalam bahasa mereka. (Dalam bahasa Vietnam disebut Tết).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia pun tak ketinggalan. Semua mal sudah latah terlebih dahulu dengan menghias seluruh interior mereka dengan warna merah bernuansa Cina. Memang setelah era pemerintahan Gus Dur, bendungan yang selama ini melarang segala jenis perayaan berbau Cina (dan oleh karena itu dengan logika Orde Baru adalah komunis) dibuka. Sekarang kita bisa melihat Barongsai di mana2. Kong Hu Chu pun sudah bisa dicantumkan di KTP sebagai agama (katanya, saya belum pernah lihat sih). Chinatown seperti di Glodok pun penuh dengan segala jualan khas Imlek seperti kue2 dan juga segala macam hiasan berbau Imlek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu pihak ini adalah suatu hal yang patut disyukuri. Pemandangan yang khas di hari Imlek memberikan warna warni bagi kehidupan di Indonesia. Perayaan Imlek di Indonesia sekarang bisa menyaingi meriahnya Imlek di Singapura atau pun Malaysia. Di pihak lain, hari raya ini menambah sebuah hari lagi di luar Natal dan Idul Fitri untuk menambah kocek para pebisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;For better or worse&lt;/span&gt;, toleransi terhadap segala sesuatu yang berbau Cina telah berkembang dengan lebih baik, meskipun toleransi beragama kelihatannya menuju ke arah yang kurang menggembirakan. Indonesia masih akan menempuh jalan yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari Raya Imlek untuk merayakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5360874716631479748?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5360874716631479748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5360874716631479748' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5360874716631479748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5360874716631479748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/01/selamat-hari-raya-imlek.html' title='Selamat Hari Raya Imlek'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4535003457672018837</id><published>2009-01-21T21:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T21:53:11.095-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanye'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caleg'/><title type='text'>Vandalisme Caleg Pemilu</title><content type='html'>Mau tahu siapa vandal yang paling parah di negara ini? Bukan anak punk atau seniman jalanan yang suka corat-coret tembok. Bukan pula para penempel iklan majalah atau event di semua dinding dan halte bisa. Yang paling parah adalah para caleg yang nyampah dimana2, dari spanduk, bendera, stiker, poster, baliho, dll. Semuanya adalah sampah dalam arti memang kotoran, dan juga sampah bagi mata karena mengganggu pemandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mereka nyampah? Satu, karena memang belum ada kesadaran dari mereka untuk tidak nyampah. Padahal ada bentuk2 lain dari kampanye yang lebih ok. Lewat internet misalnya. Atau pin yang bisa dipakai dan bukan menjadi sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kesemuanya ini juga mungkin karena aturan. Coba saja kalau KPU melarang kampanye dengan menempel atau pake spanduk atau bendera. Kan beres urusan sampah. Mereka hanya diperbolehkan kampanye lewat media massa atau iklan secara terbuka. Untuk hal ini mungkin mereka harus mencontoh HIDUP ADALAH PERBUATAN, karena itu jelas tidak nyampah. (Dalam hal ini aku pro dengan Sutrisno Bachir. Di luar itu sih dia emang norak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau dilihat lebih lanjut, bagaimana mungkin mereka akan membuat kebijakan pro lingkungan, sedangkan pas kampanye aja mereka udah nyampah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4535003457672018837?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4535003457672018837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4535003457672018837' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4535003457672018837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4535003457672018837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/01/vandalisme-caleg-pemilu.html' title='Vandalisme Caleg Pemilu'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8667956842490143855</id><published>2009-01-18T18:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T18:59:58.177-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='banjir'/><title type='text'>Selamat Datang Banjir Jakarta</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Banjir tlah tiba! Banjir tlah tiba! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hore... hore... hore...!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Singsingkanlah celanamu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jangan takut terus maju...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Banjir tlah tiba! Banjir tlah tiba!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kutetap masuk kerja...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kira2 kalau Tasya harus nyanyi dengan lagu tema banjir. Banjir telah tiba, seperti sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;joke &lt;/span&gt;yang pernah ada di sebuah papan iklan: BANJIR KOK LANGGANAN. Emang sebulan berapa biaya langganannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjir sepertinya memang tidak bisa lepas dari ibukota Jakarta, siapa pun gubernurnya. Walaupun aku jadi gubernur Jakarta, tetap saja banjir tetap akan melanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa upaya sudah ditempuh. Misalnya banjir kanal timur yang belum selesai-selesai dari jaman pak harto, pengerukan setengah hati kali ciliwung yang gak tau kenapa berhenti di tengah jalan. Ada juga ide ambisius untuk membuat bendungan di Ciawi untuk membendung kali Ciliwung yang saya tidak tahu bentang alamnya pas atau tidak. Warga yang tinggal di bantaran jadi korban sekaligus dipersalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sepertinya banjir masih akan menjadi cerita panjang. Dan curhat ini juga tidak akan bisa menghalangi banjir. Ini memang hanya untuk menguraikan uneg2 saya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata Mang Ucle dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Democrazy &lt;/span&gt;di MetroTV, penyebab banjir hanya satu yaitu AIR (ya iyalah..., masak iya dong). Banjir terjadi karena volume air yang turun tidak mampu ditampung oleh saluran.&lt;br /&gt;1. Daerah serapan air sudah tidak ada, berevolusi jadi pemukiman. Padahal satu pohon saja mampu menjadi reservoar untuk ratusan ribu liter air hujan. Sebagai efek lain, persediaan air tawar juga berkurang. Ironis memang, di musim hujan kebanyakan air, di musim kemarau kekurangan air.&lt;br /&gt;2. Saluran mampet. Yang dipersalahkan sampah. Emang dulu orang gak buang sampah di sungai? Sama saja sebetulnya. Tapi perbedaannya ada dua. Dulu sampahnya organik sehingga mudah terurui. Sekarang sampahnya adalah botol aqua dan kantong keresek yang tidak terurai. Kedua, volume sampah memang bertambah berkali lipat seiring berlipatnya penduduk di kitaran Jakarta Raya.&lt;br /&gt;3. Pembangunan dengan tata kota yang tidak jelas. Jakarta memang sebuah kota yang dibangun dengan sistem drainase yang tidak jelas. Bukankah air akan selalu turun ke tempat yang paling rendah? Dan disitulah mestinya ada drainase. Nampaknya itu tidak terjadi. Banyak sekali daerah rendah yang tidak memiliki saluran sehingga air menggenang, dan itu di daerah Sudirman Thamrin! Di Jakarta dan juga di kota lain umumnya di Indonesia, saluran air kotor limbah rumah tangga juga langsung masuk ke sungai, dan itu juga memberikan kontribusi volume air di luar air hujan. Belum lagi baunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala hukum alamnya, banjir pun melanda. Selamat datang banjir Jakarta, dan jangan lupa menyinggahi kami tahun depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8667956842490143855?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8667956842490143855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8667956842490143855' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8667956842490143855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8667956842490143855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/01/selamat-datang-banjir-jakarta.html' title='Selamat Datang Banjir Jakarta'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-3327135956824553453</id><published>2009-01-15T17:23:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T17:40:16.344-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><title type='text'>Rasis, seksis atau agamis?</title><content type='html'>Baru-baru ini aku mendapatkan sebuah pengalaman yang sebenarnya mungkin tidak terlalu aneh, tapi kalau dialami sendiri tetap saja rasanya beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya terjadi sewaktu aku pulang kampung, dan sekalian bersama dengan mertua dan keluarga om istriku, ngajak maen sekaligus promosi wisata :p Keluarga om istriku muslim taat, yang gak bolong shalat lima waktunya, meskipun pas jalan2 mesti dijama dan diqasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu menjelang magrib, beliau sekeluarga mencari masjid, mengejar ashar sebelum lewat. Berhentilah kami di sebuah masjid dekat kampung halaman saya. Mesjidnya terkunci, tapi tak lama kemudian seorang kakek berjenggot dan bersorban, khas gaya penjaga masjid pun datang dan membuka pintu. Berhubung beliau melihat kami sebagai orang asing, ia menyalami kami semua, jadilah kami ngobrol, khas basa basi orang melayu. Kebetulan ayah dan paman saya yang menyertai rombongan kami cukup dikenal di kampung situ, jadilah sebuah silaturahmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datang lagi seorang yang lebih muda, bekas teman sekolah saya di kampung, dan dia masih ingat denganku! Jadilah ngobrol lagi dalam bahasa belitung tentu saja. Tak lama kemudian datang lagi seorang kakek2 yang lain yang juga tidak kami kenal, yang bersorban juga. Ia melihat kami ngobrol2 dan juga ikut datang sekedar menghormati. Yang aneh adalah ia tidak menyalami semua orang. Ia menghindari perempuan (yang saya tahu alasannya karena sudah sering melihat) dan juga orang yang berbeda warna kulit dengannya (yang saya juga tahu, tapi hampir tidak pernah melihatnya apalagi mengalaminya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini memang hanya perkara kecil, perkara salaman. Tapi bagaimana konsekuensi dari kejadian kecil ini? Apakah kita bisa bekerja sama dengan sesama di dalam masyarakat kalau menyalaminya saja kita tidak mau? Apakah Indonesia masih bisa disatukan jika kita tidak mau saling menyalami. Apakah beliau bisa saya golongkan rasis (karena memandang lain orang beda ras), seksis (karena menganggap perempuan sebagai makhluk kotor atau penggoda) atau agamis (karena menjalankan ajaran agamanya)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya serahkan ini pada sidang pembaca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-3327135956824553453?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/3327135956824553453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=3327135956824553453' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3327135956824553453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3327135956824553453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2009/01/rasis-seksis-atau-agamis.html' title='Rasis, seksis atau agamis?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-1294844895302230049</id><published>2008-12-14T20:41:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T20:59:47.754-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='busway'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='angkutan umum'/><title type='text'>Angkutan Umum (3)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Busway vs. Metromini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Jakarta dalam beberapa tahun ini sudah cukup akrab dengan penghuni barunya, bis TransJakarta, yang lebih sering diacu orang dengan sebutan Busway (meskipun busway sebenarnya mengacu ke jalurnya, bukan bisnya, tapi ya sudahnya, sudah kadung). Di satu pihak ia memberikan angin segar dan harapan dalam semerawutnya jalanan di Jakarta. Di pihak lain... nah inilah ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, antrian penumpang di beberapa haltenya kadang-kadang masih terlihat kurang manusiawi. Di satu pihak memang manusianya yang susah diatur untuk antri. Di pihak lain, kedatangan bisnya memang lama, bisa 15-20 menit. Jarak yang ideal adalah 5 menit di saat padat pagi dan sore hari, dan 15 menit di saat longgar. Entah apa kendala oleh operator sehingga sulit mengatur jarak ideal. Mungkin jumlah armada yang kurang, mungkin karena antrian di pengisian BBG sehingga harus menunggu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang memang saya lihat ada di dekat tempat saya, adalah semrawutnya terminal Pulo Gadung, sehingga TransJakarta terkena imbasnya. Hal yang lain tentu saja adalah masuknya kendaraan pribadi dan sepeda motor ke dalam jalur busway (wah ini bahasa yang salah benernya, udah pakai jalur pake &lt;span style="font-style: italic;"&gt;way &lt;/span&gt;lagi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;double double&lt;/span&gt;, tapi ya sudahlah). Kemacetan pun berimbas pada bis TransJakarta juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah kelakuan sopir bis. Nampaknya para pengemudi TransJakarta, yang biasa disapa pramudi, belum bisa lepas dari kebiasaan lama sopir2 di Jakarta. Mereka masih sering melanggar batas kecepatan yang ditetapkan operator, yaitu 40-50 km/jam. Sering kali kecepatan mereka tembus bahkan 70 km/jam. Selain itu mereka sering melanggar batas garis di depan lampu lalu lintas, tak bedanya dengan para pengemudi sepeda motor dan angkutan umum. Ini tentu saja ada adalah sebuah potret buruk TransJakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, masalah fasilitas. Banyak tempat penyeberangan yang bolong2 sehingga sangat berbahaya bagi para calon penumpang. Kanopi penutup juga banyak yang rusak sehingga bisa kepanasan dan kehujanan. Entah bagaimana cara pengaturan anggaran pengelola TransJakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, penjaga loket dan petugas tidak proaktif. Di saat ada masalah dengan jalur atau bis, mestinya mereka bisa mengkomunikasikannya dengan para calon penumpang sehingga mereka bisa pindah ke moda transportasi lain, tidak menunggu dengan harapan tidak jelas. Yang seperti ini mestinya tidak perlu menunggu perintah. Bukankah beberapa petugas memang memegang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;walkie-talkie&lt;/span&gt; sehingga dapat memantau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan TransJakarta memang masih jauh dari sempurna. Tapi saya selaku pemakai terus terang cukup merasa diuntungkan, mengingat biayanya yang cuma 3500 dan juga relatif bebas dari kemacetan. Hanya saja masih banyak ruang yang bisa diperbaiki, jika ingin menjadi TransJakarta menjadi sebuah moda transportasi yang bisa dibanggakan warga Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-1294844895302230049?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/1294844895302230049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=1294844895302230049' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1294844895302230049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1294844895302230049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/12/angkutan-umum-3.html' title='Angkutan Umum (3)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-716720975077158460</id><published>2008-12-11T19:34:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T20:09:08.570-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='angkutan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngebut'/><title type='text'>Angkutan Umum (2)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lain Jakarta Lain Surabaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu bermasalah dengan masalah kecepatan kendaraan di Jakarta selalu ngebut, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, apalagi Metro Mini yang emang biang ngebut. Setiap kali angkutan umum ngebut, jantung penonton dibuat empot-empotan. Kenapa mereka ngebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan utama angkutan umum ngebut adalah ngejar setoran alias rebutan sewa (penumpang, dalam kosa kata kenek). Jika ada dua angkutan papasan, mereka pasti akan saling mendahului, sehingga terjadilah adegan seperti yang sering terlihat di film polisi. Padahal uang yang diperebutkan tidak seberapa, hanya satu dua penumpang yang paling senilai 5rb sampai 10rb. Tapi nyawa yang dipertaruhkan banyak. Baru saja dua angkutan umum Miniarta jurusan Depok-Bogor jatuh ke sungai yang memang terletak di samping jalan raya Bogor karena kejar2an. lihat di &lt;a href="http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NDc3MjM="&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah para sopir yang ngebut tersebut hampir selalu lolos dari hukum, seolah ada imunitas. Mereka baru kena ganjaran hukuman kalau jatuh korban. Tentu saja, korban nyawa setelah kecelakaan tidak akan bisa diganti. Mengapa tidak diambil tindakan sebelum terjadi kecelakaan dengan menilang kendaraan yang ngebut? Apakah karena polisi kekurangan tenaga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kalau kita lihat di tol. Jelas2 ada rambu kecepatan di tol 60-80 km/jam, dan di luar kota 60-100 km/jam. Tapi ini adalah peraturan tak bergigi. Hampir setiap saat bisa kita lihat mobil yang kecepatannya di atas 100 bahkan 120 km/jam yang lolos dari hukum. Padahal batas kecepatan itu dibuat memang ada gunanya, karena kalau terjadi kecelakaan dalam batas kecepatan tersebut, kemungkinan selamat lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, ada sebuah cerita dari teman saya yang dosen terbang Jakarta-Surabaya. Suatu saat ia hampir terlambat dari airport Juanda untuk mengajar dan mengejar waktu dengan ojek. Oleh tukang ojek ia diminta pegangan karena akan ngebut untuk mengejar waktu. Setelah berjalan, ia malah berpikir kapan ngebutnya nih ojek karena kecepatannya hanya 60 km/jam. Tak lama kemudian ia memang sampai dan tidak terlambat. Tukang ojeknya dengan bangga berkata, "Kalau saya tidak ngebut tadi pasti sudah terlambat." Haha... ternyata di Surabaya 60 km/jam sudah termasuk ngebut. Mudah2an Surabaya tetap seperti ini, tidak seperti Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-716720975077158460?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/716720975077158460/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=716720975077158460' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/716720975077158460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/716720975077158460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/12/angkutan-umum-2.html' title='Angkutan Umum (2)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7368268886151335929</id><published>2008-12-01T21:26:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T21:48:14.983-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='angkutan umum'/><title type='text'>Angkutan Umum (1)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tipu-tipu kecil kenek angkutan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu sewaktu saya belum lama di Jakarta, saya sering terkena tipu2 kecil ala kenek. Mungkin anda juga salah satu korbannya. Tipu2 kecil ini tidak membuat anda rugi berat sih, suka mengalami sedikit ketidakenakan saja, atau mengumpat kecil karena tahu telah ditipu. Untuk itu saya sajikan sedikit kamus tipu2 ala kenek Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Duduk! Duduk!&lt;/em&gt; : &lt;br /&gt;Kalau mereke berteriak seperti itu, bis tidaklah benar-benar kosong, melainkan tempat duduk sudah hampir terisi. Kadang2 malah hanya tersisa satu atau dua kursi. Kalau bisnya benar2 masih kosong, mereka tidak akan teriak seperti itu melainkan bisnya akan jalan seperti keong. Akal2an kecil seperti adalah untuk menjebak orang yang mengharapkan orang untuk mendapatkan tempat duduk. Secara teknis bohong2nya kecil sih, toh memang masih ada tempat duduk. Yang tidak diinformasikan hanya ada tinggal berapa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kosong! Kosong!&lt;/em&gt; : &lt;br /&gt;Nah, kalau yang ini jebakannya lebih parah. Maksudnya kosong adalah kosong untuk berdiri! Tempat duduk sudah tidak ada. Jadi jangan berharap bisnya benar2 kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Terakhir! Terakhir!&lt;/em&gt; :&lt;br /&gt;Kalau ini bohong banget. Biasanya ini diteriakkan ketika hari sudah larut malam, untuk menjebak anda supaya buru2 naik bisnya dia, karena mengira ini benar2 bis yang terakhir. Ini juga untuk menjebak mereka yang tidak mau naik bis yang sudah penuh dan ingin menunggu bis berikutnya yang lebih longgar. Percayalah, masih banyak (bukan hanya satu atau dua, banyak!) bis dibelakangnya! Ini hanya truk untuk mendapatkan penumpang banyak di waktu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gak ada mobil!&lt;/em&gt; dengan alasan &lt;em&gt;Ada Demo! &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;Mobil no.sekian mogok! &lt;/em&gt;:&lt;br /&gt;Ini juga bohong banget. Meskipun satu dua kali ada benarnya juga. Taktik ini biasanya berlaku di siang atau sore hari, dengan tujuan menjebak penumpang naik bisnya, bukan menunggu bis di belakang yang lebih longgar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sekilas pengalaman saya selama bergaul dengan angkutan umum di Jakarta. Saya tidak tahu apakah trik2 kecil seperti ini juga berlaku di daerah lain. Setahu saya angkot2 di Bandung tidak pakai bohong2an seperti ini. Paling mereka agak rese urusan bayaran yang kurang2 sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar permenungan, apakah kerasnya Jakarta membuat mereka melakukan tipu2 kecil seperti ini, di alam persaingan hidup yang keras.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7368268886151335929?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7368268886151335929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7368268886151335929' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7368268886151335929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7368268886151335929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/12/angkutan-umum-1.html' title='Angkutan Umum (1)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8629119763788267220</id><published>2008-11-13T18:13:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T18:31:37.439-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebebasan berpendapat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lastri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='eros jarot'/><title type='text'>Eros Jarot dilarang shooting film di Klaten</title><content type='html'>Baru saja kemarin saya posting tentang kebebasan berpendapat, kasus terbaru terjadi di bumi Indonesia. Eros Jarot yang sedang memproduksi film Lastri, dilarang melakukan shooting di Wedi, Klaten, karena dituduh film tersebut menyebarkan faham komunisme. Beritanya bisa dilihat di &lt;a href="http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NDM1ODM="&gt;Media Indonesia&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2008/11/14/e045901/shooting.film.lastri.terhalang."&gt;Kompas&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita yang saya kutip, larangan itu keluar dibarengi dengan adanya surat kaleng yang mengatakan bahwa film tersebut akan menyebarkan faham komunisme. Menurut wawancara KBR68H dengan Eros Jarot pagi ini, 14 Nov 2008, ia mengaku telah mengantongi izin dari Kepolisian RI untuk melakukan shooting tersebut. Namun rupanya izin tersebut tidak mempan di level Polsek, walhasil shootingnya tetap dilarang. Masyarakat sekitar menurut pengakuran Eros Jarot juga tidak keberatan. Padahal film tersebut sekedar sebuah interpretasi dari kejadian G-30-S yang dijadikan latar belakang cerita, bukan film dokumenter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hantu komunisme nampaknya masih laku di tengah iklim kebebasan pers yang mulai kita hidup 10 tahun. Begitu pula dengan hantu ateisme dan aliran sesat. Masyarakat kita (atau aparat atau keduanya) nampaknya belum terbiasa dengan iklim kebebasan berpendapat dan ingin kembali ke era tertekan di zaman Orde Baru. Masih ingat kasus penyerbuan ke Toko Buku Ultimus di Bandung karena mereka mengadakan diskusi tentang gerakan buruh? Mereka pun dituduh menyebarkan faham komunisme. Buku tulisan Rm. Magnis Suseno pun dulu pernah dirazia karena menulis tentang filsafat Marxisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya beban sejarah bangsa ini masih berat. Entah butuh berapa generasi pendidikan supaya kita bisa benar-benar hidup dalam alam yang bebas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8629119763788267220?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8629119763788267220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8629119763788267220' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8629119763788267220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8629119763788267220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/11/eros-jarot-dilarang-shooting-film.html' title='Eros Jarot dilarang shooting film di Klaten'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8219719562356349171</id><published>2008-11-12T23:18:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:39:26.037-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebebasan berpendapat'/><title type='text'>Blogger Myanmar divonis 20 tahun penjara</title><content type='html'>Seorang blogger Myanmar, Nay Myo Kyaw, 28, baru saja divonis 20 tahun penjara karena mempublikasikan sebuah puisi di blognya yang mempermalukan Jendral Than Swe. Sekilas puisinya adalah sebuah puisi Valentine, tetapi kalau huruf depannya dikumpulkan, yang terbaca adalah "Power Crazy Senior General Than Shwe". Puisi itu sendiri ditulis oleh Saw Wai, yang divonis dua tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentu masih ingat dengan blogger Malaysia yang juga dituntut di depan hukum karena aktivitas bloggingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terbayang kalau hal seperti itu terjadi di Indonesia (atau malah sudah, yang mempermalukan SBY dengan manipulasi foto). Jika kebebasan untuk berbicara (baca: menulis) sudah dikerangkeng sedemikian rupa, mungkin aku akan memilih untuk tidak tinggal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, kebebasan total juga tidak bisa diterima, misalnya posting yang menghasut untuk melakukan tindak pidana yang serius seperti membunuh dan membakar. Tetapi kalau sekedar lucu2an, itu saya pikir tidak apa2. Hal seperti itu sudah biasa di negara yang maju. Tulisan harus dibalas dengan tulisan, bukan dengan hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap2 cemas saja hal seperti ini tidak terjadi di Indonesia, sebab naga2nya kebebasan berpendapat sudah mulai agak muram di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber berita: UPI lihat di &lt;a href="http://www.upi.com/Top_News/2008/11/11/Myanmar_blogger_sentenced_to_20_years/UPI-70801226414009/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8219719562356349171?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8219719562356349171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8219719562356349171' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8219719562356349171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8219719562356349171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/11/blogger-myanmar-divonis-20-tahun.html' title='Blogger Myanmar divonis 20 tahun penjara'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4193199586966959306</id><published>2008-11-05T23:59:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T00:01:56.505-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='barack obama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu as'/><title type='text'>Selamat untuk Barack Obama!</title><content type='html'>Di beberapa belahan Amerika para pendukung Barack Obama sedang merayakan kemenangan presiden pilihan mereka. Tak ketinggalan pula dengan anak Menteng yang ikut bergembira di tengah guyuran hujan. Penduduk kota Obama di Jepang (yang sebenarnya gak ada hubungannya) juga ikut bersukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi yang sebenarnya lebih suka dengan Hillary, turut bergembira karena kandidat Partai Demokrat mampu mengalahkan Partai Republik, walaupun efek langsung dari terpilihnya Obama mungkin tidak terasa bagi diri saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang mau saya soroti adalah terpilihnya seorang kulit hitam (walau Obama hanya separuh hitam) menjadi presiden sebuah negara adidaya. Dengan ini Amerika dengan gagah bisa berkata kepada dunia lain, bahwa di negara mereka ada persamaan hak politik, apa pun warna kulitnya. Ini adalah sebuah langkah besar bagi sebuah negara demokratis, di mana prasangka ras dan agama bisa dikalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan Indonesia? Beberapa kejadian menunjukkan bahwa sentimen kedaerahan masih berlaku. Apalagi dengan sentimen agama yang ditunjukkan dengan makin merebaknya perda2 berbau agama. Sulit untuk membayangkan di Indonesia muncul seorang presiden dari etnis minoritas, keturunan cina, apalagi yang beragama kristen misalnya. Semuanya dikalahkan dengan meminjam argumen demokrasi, yaitu mayoritas berhak memimpin. Mungkin kita bisa belajar dari Amerika dalam hal ini, bahwa kepentingan bersama mengalahkan sentimen agama dan ras.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4193199586966959306?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4193199586966959306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4193199586966959306' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4193199586966959306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4193199586966959306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/11/selamat-untuk-barack-obama.html' title='Selamat untuk Barack Obama!'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5517378131856392974</id><published>2008-11-02T23:43:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T00:15:04.649-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilihan umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='polling'/><title type='text'>Siapa yang Menang, Obama atau McCain?</title><content type='html'>Pemilihan Presiden Amerika kali ini bisa dibilang memang yang paling menarik dan ditunggu di seluruh dunia. Untuk pertama kalinya, ada kemungkinan Amerika akan memiliki seorang presiden berkulit hitam. Bagi para pengusung kebebasan, ini tentunya menjadi kesempatan untuk memproklamirkan bahwa orang Amerika telah mampu keluar dari pra-anggapan rasial, sehingga seorang hitam pun bisa menjadi presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam polling terakhir, kelihatan bahwa Obawa memimpin 6 poin di atas McCain, sebuah angka yang cukup signifikan, kalau merujuk ke perbedaan angka di dalam sejarah Amerika (Bush menang terhadap Kerry hanya dengan selisih 2 poin). Pertanyaan apakah polling ini akan terbukti bisa dijawab dalam beberapa hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sebagian orang nampaknya sudah yakin bahwa Obama akan menang (khususnya pendukungnya, tentu saja, dan ini bukan hanya di Amerika tapi juga di belahan dunia lain), ada beberapa hal yang perlu kita cermati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kasus Truman vs Dewey. Dimana semua polling memprediksi bahwa Dewey akan memenangkan pilihan, sehingga koran pun sudah mencetak dengan tulisan besar di headline merekaL: DEWEY. Kenyataannya adalah Truman yang menang, dan ini menjadi tertawaan besar untuk media tentu saja. Pada waktu itu polling (yang dilakukan oleh Gallup) belum secanggih sekarang. Lembaga polling berhenti melakukan polling  tiga minggu sebelum pemilihan, dan di dalam minggu terakhir itulah ada migrasi suara dari pemilih calon independen kepada Truman, yang memberikannya kemenangan. Sekarang kesalahan itu telah diantisipasi dengan melakukan polling sampai menjelang pemilu, yang dikenal dengan nama exit polling. Ada juga yang mengatakan bahwa kesalahan polling terjadi karena polling dilakukan melalui telepon, sedangkan sebagian besar pemilih Truman tidak memiliki sambungan telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bradley effect. Bradley effect mengacu pada pemilihan gubernur California 1982, dimana Bradley, seorang calon berkulit hitam, unggul cukup banyak dari pesaingnya dari partai republik yang berkulit putih di dalam polling. Kenyataannya ia kalah. Sebabnya adalah, orang menjawab akan memilih Bradley di dalam polling karena takut disebut rasis tidak mau memilih kulit berwarna, dan dalam kenyataannya ia di bilik suara memberikan suara kepada kulit putih. Paling efek ini mempengaruhi sebanyak 6 poin, walaupun belum pernah ada kasus secara nasional untuk ini. Obama dikhawatirkan juga akan mengalami ini, sehingga kemenangannya di dalam polling masih terlalu dini untuk dirayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Reverse-Bradley effect. Namun ada pula orang yang mengatakan bahwa di dalam pemilu kali ini yang akan terjadi justru sebaliknya. Banyak orang partai republik yang tidak berani terang2an berkata akan memilih Obama di dalam polling, meskipun sebenarnya mereka akan memilih Obama. Jadi Obama akan menang telak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan terjadi, nampaknya memang sulit untuk diprediksi. Untuk negara sebesar dan sedemokrasi Amerika, isu seperti ras, agama dan gender masih memegang peranan. Terbukti Amerika belum pernah memiliki presiden kulit berwarna, presiden perempuan, dan presiden non-kristen (katolik pernah sekali yaitu JFK). Bandingkan dengan India sebagai negara Hindu terbesar yang pernah punya presiden beragama Islam. Dengan isu2 seperti ini, massa bisa digoyang dari satu kandidit kepada kandidat lain hanya karena hal2 tidak rasional, yang tidak berhubungan dengan janji2 kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKhir kata, tunggu saja tanggal mainnya. Ada yang mau taruhan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5517378131856392974?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5517378131856392974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5517378131856392974' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5517378131856392974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5517378131856392974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/11/siapa-yang-menang-obama-atau-mccain.html' title='Siapa yang Menang, Obama atau McCain?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8604616910469470737</id><published>2008-10-26T19:26:00.000-07:00</published><updated>2008-10-26T19:48:03.017-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film Indonesia'/><title type='text'>Era Kebangkrutan Film Indonesia?</title><content type='html'>Barusan saya menulis tentang kebangkrutan musik Indonesia, KOMPAS sudah menyambungknya dengan Kebangkrutan Film Indonesia. Lihat di &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/26/01303027/mencari.kebangkitan.yang.sesungguhnya"&gt;http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/26/01303027/mencari.kebangkitan.yang.sesungguhnya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film Indonesia memang seakan bangkit kembali dari kuburnya sejak dimulai dengan film ADA APA DENGAN CINTA, yang kemudian diikuti oleh PETUALANGAN SHERINA, dan JELANGKUNG. Sejak itu kegairahan film Indonesia bangkit sedikit demi sedikit, dan puncaknya adalah saat ini, dimana seluruh layar bioskop diisi oleh film Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah bioskop 21 di dekat rumah saya yang memiliki tiga layar, semuanya memutar film Indonesia. Masalahnya adalah sebagian besar film itu adalah film2 sampah yang tak layak tonton. Kita2 ini yang mau nonton film bagus terpaksa cengok saja tidak mendapat tontonan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai seorang penikmat film terus terang sangat terganggu dengan kondisi seperti ini. Film2 bagus yang saya lihat di Yahoo Movies! dan kelihatannya menarik kecil kemungkinannya masuk ke Indonesia karena harus bersaing dengan film seperti JANDA KEMBANG. Untung masih ada Blitz Megaplex yang masih memasok film2 lain seperi MONGOL yang mendapat nominasi film asing terbaik dalam ajang OSCAR. Untung masih ada JIFFEST dan festival2 film yang lain. Dan untung masih ada DVD bajakan, sehingga kita masih bisa mengikuti film2 bermutu dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sebenarnya juga bukan hanya monopoli perfilman di Indonesia. Dunia film di Korea Selatan juga mengalami hal yang sama. Di saat perfilman nasional mereka merosot, seluruh layar mereka diisi oleh film2 Hollywood. Di awal kebangkitan film mereka, memang diisi oleh film2 yang bermutu. Tapi begitu pasar mencium kebangkitan ini, film korea mulai dibanjiri oleh film2 sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau perkembangan seperti ini diteruskan, sekedar mengutip Eros Jarot yang dimuat di KOMPAS di dalam artikel di atas, ini adalah awal dari akhir perfilman Indonesia. Apa gunanya film Indonesia menjadi tuan rumah di rumah sendiri, kalau rumah kita malah kita penuhi dengan sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang bisa mengubah ini? Berharap pada produsen film sepertinya sulit. Mereka hanya mencium uang. Yang bisa hanyalah penonton yang mau menolak untuk melihat film2 sampah. Penonton berkuasa dengan dompetnya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8604616910469470737?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8604616910469470737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8604616910469470737' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8604616910469470737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8604616910469470737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/10/era-kebangkrutan-film-indonesia.html' title='Era Kebangkrutan Film Indonesia?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-789789085491221805</id><published>2008-10-21T23:26:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T23:50:54.518-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik indonesia'/><title type='text'>Era Kebangkrutan Musik Indonesia?</title><content type='html'>Musik Indonesia sekarang dipenuhi oleh serbuan sekian banyak band baru yang namanya saya gak kenal satu persatu. Sekarang nama baru nampaknya begitu mudah muncul, bahkan dari major-label. Tapi tulisan ini bukan mau menjelaskan fenomena ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mau saya katakan adalah banyak dari musik2 baru ini yang bikin sakit telinga. Saya adalah seorang pendengar radio, yang meskipun tidak begitu peduli dengan artis yang menyanyikan, saya adalah penikmat musik. Dan dalam setahun terakhir ini terus terang kuping saya mulai sakit dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh beberapa band baru ini. Kok bisa ya lagu seperti itu masuk rekaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu di era delapan puluhan sempat ada era lagu cengeng model Pance Pondaag, Endang S Taurina, Ratih Purwasih, Obbie Messakh, Tommy J Pisa dan Rinto Harahap. Beberapa radio FM sekarang pun masih sering memutar lagu2 ini. Lalu sempat muncul fenomena Deddy Dores yang lagu2nya banyak dinyanyikan alm. Nike Ardilla. Di kalangan teman2 pemain musik, lagu2 ini sering ditertawakan dengan istilah lagu 3 jurus, kalau gak C, F, G, ya main di minor Am, Dm, Em.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun era delapan puluhan juga kaya dengan musikus2 yang layak mendapat acungan jempol dan memenuhi belantika musik Indonesia dengan lagu2nya yang asik. Untuk menyebut beberapa nama: Chrisye, Oddie Agam dan tentu saja Fariz RM. Okelah kalau banyak yang suka lagu cengeng model Pance (maaf untuk bung Pance yang kebetulan saya tahu adalah seorang musisi besar, namun karena tuntutan pasar maunya lagu model begitu, beliau terpaksa men-&lt;em&gt;downgrade&lt;/em&gt; kemampuan musiknya), namun anak gaul tetap bawa kaset Fariz RM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang berbeda sekarang nampaknya mewabahi kuping anak muda Indonesia. Kok bisa ya lagu dengan musikalitas pas-pasan kalau gak disebut rendah bisa laku keras dan mendapat &lt;em&gt;airtime &lt;/em&gt;banyak di radio sehingga kuping saya sakit dan langsung pindah channel begitu lagu itu dimainkan. Sebegitu rendahkah selera musik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya malu saja dengan anak cucu kita nanti kalau tahun 2007-2008 ini dipenuhi dengan lagu-lagu jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada musisi2 yang bagus tetaplah berkarya. &lt;em&gt;Just to say a few&lt;/em&gt;: Tompi, Bung Erwin Gutawa, Elfa Secioria, dan rekan2 muda seperti Pongki, Melly, GIGI. Tanpa kalian kuping saya sudah harus diafkir karena terlalu banyak dengar musik jelek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-789789085491221805?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/789789085491221805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=789789085491221805' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/789789085491221805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/789789085491221805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/10/era-kebangkrutan-musik-indonesia.html' title='Era Kebangkrutan Musik Indonesia?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8397636258526864169</id><published>2008-09-16T20:00:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T20:30:59.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penerbitan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fotokopi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bajakan'/><title type='text'>Iklan Layanan Masyarakat Penerbit Erlangga</title><content type='html'>Sudah pernahkah anda mendengar iklan layanan masyarakat oleh penerbit Erlangga versi radio yang anti bajakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau belum versi singkatnya seperti ini:&lt;br /&gt;A: Mau kemana?&lt;br /&gt;B: Motokopi buku.&lt;br /&gt;A: Kok fotokopi. Beli yang asli dong!&lt;br /&gt;B: Beli yang asli kan mahal, lebih murah fotokopi.&lt;br /&gt;A: Kamu ini gimana sih. Beli pulsa sebulan 300rb bisa, masak beli buku gak bisa.&lt;br /&gt;B: Kalau bisa lebih murah kenapa harus yang lebih mahal!&lt;br /&gt;A: Kamu kan mahasiswa. Kalau siap jadi mahasiswa harus siap uang buat beli buku dong. Masak pake bajakan. Orang2 sukses pasti banyak baca buku.&lt;br /&gt;B: Iya deh, aku akan beli buku&lt;br /&gt;Pesan Sponsor: Jangan beli bajakan, belilah buku asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang mau saya sikapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mahasiswa mana yang sanggup beli pulsa 300rb sebulan? Kaya betul tuh mahasiswa, sementara saya yang kerja saja setengah mati menekan pengeluaran pulsa saya supaya gak lebih dari 100rb sebulan dengan selalu nyari tarif murah. Memang sih keterlaluan kalau sanggup beli pulsa 300rb sebulan dan gak mau beli buku asli yang harganya sekitar 150-300rb rupiah. Tapi sekali lagi, berapa mahasiswa yang ngabisin 300rb sebulan buat pulsa! Mayoritas mahasiswa tidak akan mampu, dan konsekuensinya mereka juga gak punya cukup uang buat beli buku asli!&lt;br /&gt;Buku asli di Indonesia masih terlalu mahal. Kalu mencontoh di India, teks book kuliah harganya bisa hanya sekitar 30rb-60rb karena pemerintah mensubsidi harga kertas dan tidak mengenakan pajak untuk buku. Mereka pun mencetak dengan kertas murah gak dengan kertas luks seperti disini. Kita di Indonesia cendurung jadi orang miskin yang sok kaya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Beli buku asli? Memang semua mata kuliah mudah mencari buku aslinya. Ya, untuk mata kuliah tertentu seperti Manajemen dan Akuntansi sih relatif mudah. Tapi untuk kuliah lain, saya gak yakin. Ambil contoh mata kuliah yang saya ambil yaitu ANTROPOLOGI AGAMA yang memakai referensi tidak kurang dari 10 buku. Yang ada terjemahannya setahu saya hanya 3: Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme-nya Max Weber, Sosiologi Agama-nya Weber dan Bentuk Dasar Kehidupan Beragama-nya Emile Durkheim. Itupun tidak mudah ditemukan di toko buku karena tidak mau distok, karena tidak banyak yang beli. Butuh jaringan luas untuk mencari buku2 seperti itu. Belum lagi buku yang memang tidak ada. Mau pesen lewat amazon? Kalau udah kelewat kaya sih silakan saja. Untung koleksinya ada di perpustakaan semua. Supaya kuliah bisa berjalan dengan lancar ya fotokopi saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pembajak dengan motif mencari keuntungan di atas jerih payah orang lain memang bukan sesuatu yang baik. Namun pembajakan juga berada di area abu2 seperti terlihat di poin 2. Dalam kondisi yang tidak memungkinkan, fotokopi buku (atau copy software secara ilegal) bisa jadi adalah satu2nya cara untuk tetap bisa belajar. Untuk software mungkin nasibnya lebih baik karena sudah banyak open source, tapi buku belum banyak yang tidak pakai copyright!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ini iklan layanan masyarakat? Gak deh kayaknya. Jelas ini iklan yang mengarahkan pada belilah BUKU ERLANGGA, yang banyak menerbitkan teksbook. Iklan anti pembajakan hanyalah kedok mereka untuk jualan merk mereka, supaya orang kenal dengan merk ERLANGGA. Saya gak tau apa dengan merk iklan layanan masyarakat mereka bayarnya jadi lebih murah. Kalau itu sih enak di mereka, tetapi bisa jualan dengan berkedok iklan layanan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah! Waspadalah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8397636258526864169?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8397636258526864169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8397636258526864169' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8397636258526864169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8397636258526864169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/09/iklan-layanan-masyarakat-penerbit.html' title='Iklan Layanan Masyarakat Penerbit Erlangga'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-388151994069858623</id><published>2008-09-08T23:06:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T23:34:02.089-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blora'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><title type='text'>Ada Apa dengan Jalan Blora?</title><content type='html'>Ada apa dengan Jalan Blora? Setiap hari aku selalu melewati jalan ini dalam perjalanan dari Stasiun Dukuh Atas (nama resminya Stasiun Sudirman) ke kantorku. Karena tiap hari melewati jalan tersebut, mau tidak mau kuperhatikan ada apa di jalan itu. Dan karena berjalan kaki tentunya bisa lebih melihat dengan detil ada apa di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Blora sebenarnya termasuk pendek jika dibandingkan dengan jalan-jalan lain. Ia paralel dengan Jalan Sudirman, yang merupakan jalan protokol. Meskipun ia paralel dengan jalan Sudirman, tapi ia tidak ramai, malah hampir pasti lenggang. Mungkin karena memang pendek dan hanya dipakai sebagai jalan pintas saja untuk memutar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalan Blora ini ada Dunkin' Donut, yang kayaknya gak rame2 amat, dan juga Alfamart yang memang sudah ada dimana-mana. Kemudian sebuah Restoran Menado yang mahal dan tidak enak, dan E-motion, label kaset-nya TOMPI. Lalu Gado2 BOPLO yang paling enak sejagat gado2nya, yang entah kenapa ganti label menjadi Gado2 Cemara dan rasanya gak seenak sebelumnya (katanya sih pertikaian bisnis, tapi entahlah). Disitu juga ada dua travel: Cipaganti dan XTrans. Ini tentunya memudahkan mereka yang mau ke Bandung dan kantornya berdekatan dengan Blora yang cukup strategis karena berada di sekitar bunderan HI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah, entah mengapa, jalan Blora selalu menjadi tempat favorit kantor partai. Dulu ada partai PDK dan kantor Kosgoro. Kemudian menyusul Wiranto Center, dengan Hanura-nya. Belakangan Barnas (Barisan Nasional) dan PPD (Partai Persatuan Daerah, bukan bis PPD) juga berdiri di sana. Mengapa Blora menjadi tempat favorit. Entahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena di Jalan Blora juga ada dua kafe dangdut yang berdekatan. Asmoro dan LoneStar. Saya baru sadar itu adalah kafe dangdut waktu pulang agak larut dan melewati jalan Blora. Jalan itu yang biasanya sepi kok penuh dengan mobil parkir. Begitu terdengar hingar bingar musik dangdut keluar dari sebuat gedung aku baru sadar bahwa itu adalah kafe dangdut. Dan mereka cukup sopan tentu saja untuk tidak beroperasi selama bulan puasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik lainnya adalah di sana ada sebuah toko tua bernama CHUNG IN. Bangunannya masih bergaya jaman dulu. Ada kemungkinan bangunannya adalah bangunan paling tua di daerah itu. Kalau sempat mungkin saya akan melakukan liputan tentang cerita toko tua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir di sana ada sebuah pohon mengkudu yang berbuah lebat. Nah kalau anda mau buah mengkudu gratis buat nurunin kolesterol silahkan tongkrongin tuh pohon!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-388151994069858623?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/388151994069858623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=388151994069858623' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/388151994069858623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/388151994069858623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/09/ada-apa-dengan-jalan-blora.html' title='Ada Apa dengan Jalan Blora?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-6181309871149904587</id><published>2008-09-07T17:53:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T18:49:51.094-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='munir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><title type='text'>Mengenang 4 Tahun Munir</title><content type='html'>7 September, 2008. Tak terasa sudah empat tahun Munir meninggalkan kita. Empat tahun pula kasusnya berusaha diungkap. Konvoi para sahabat Munir yang tergabung dalam Komite Solidaritas untuk Munir KASUM yang diawali dari Tugu Proklamasi dilanjutkan dengan mendatangi beberapa titik seperti Kejaksaan Agung, Mabes Polri, Komisi Yudisial dan juga Istana Merdeka untuk menyerahkan karangan bunga serta surat dukungan dan tuntutan penuntasan kasus Munir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan terakhir telah membawa Muhdi PR ke depan meja hijau dengan tertinggi hukuman mati, dan Polycarpus yang sudah divonis 20 tahun penjara. Muhdi yang adalah mantan Danjen Kopasus, menurut jaksa penuntut umum bermotif membunuh Munir karena dendam. Ia dendam karena Munir mengungkap adanya tim Mawar dalam tubuh Kopassus yang bertanggung jawab atas penghilangan aktivis tahun 1997-98. Akibat dibukanya keterlibatan Kopassus, Muhdi dipecat dari jabatan Danjen dan karir militernya berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut beberapa teman di KASUM, tuntutan ini justru lemah, karena dengan demikian bisa mengakhiri kasus ini di Muhdi saja, dengan motif dendam pribadi dan memanfaatkan jabatannya di BIN untuk membunuh lawan pribadi. Lagi pula menurut beberapa ahli hukum pengungkapan motif di dalam hukum Indonesia bukanlah syarat mutlak, selama bukti2 memberatkan. Dugaan adanya keterlihatan BIN secara lebih mendalam bisa saja tidak tersingkap kalau semuanya berhenti di Muhdi. Kita lihat saja nanti perkembangan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, kasus Munir harus diungkap. Munir telah menjadi martir di republik ini, yang membuktikan bahwa masih ada orang2 yang tidak ingin Indonesia dibangun dengan keadilan dan penghargaan atas kemanusiaan. Mereka masih ingin Indonesia dibangun di atas teror, sebuah negara Intel, seperti dilukiskan dalam film V for Vendetta. Adalah tugas kita terus ingat dan tidak akan berhenti berjuang, sampai negara ini benar2 menjadi sebuah negara yang besar demi rakyatnya. Munir sudah gugur, dan kita akan meneruskan perjuangannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-6181309871149904587?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/6181309871149904587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=6181309871149904587' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6181309871149904587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6181309871149904587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/09/mengenang-4-tahun-munir.html' title='Mengenang 4 Tahun Munir'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2998069266538564944</id><published>2008-09-04T19:09:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T20:32:31.854-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenakalan remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><title type='text'>Puasa Hari Pertama yang Ternoda</title><content type='html'>Puasa hari pertama di daerah tempat saya ternodai oleh sejumlah anak2 di bawah umur kurang kerjaan. Terjadi aksi saling melempar petasan di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;fly-over&lt;/span&gt; Klender, di samping Ramayana Klender, yang sempat membuat lalu lintas terhenti beberapa menit, pada pagi hari sekitar pukul 6 pagi. Aksi tersebut sungguh mencoreng umat Islam yang baru memulai ibadah puasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan mencoba sedikit menganalisis kenapa ini terjadi. Hari pertama puasa adalah hari libur. Anak2 yang biasanya berangkat sekolah menjadi nongkrong kurang kerjaan. Aksi nongkrong ini sudah terjadi sejak sholat subuh. Sekumpulan orang berbagai usia, yang sebagian besar adalah anak2 usia sekolah nongkrong di sekitar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;fly-over&lt;/span&gt; tersebut. Di mana massa berkumpul, plus adanya petasan, kerusuhan bisa tersulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ini saya mencoba melihat hari libur pada puasa hari pertama. Libur di saat puasa tentunya diniatkan baik, supaya sang anak bisa lebih mengisi waktu dengan ibadah. Tapi bisa itu tidak terpenuhi, waktu tersebut malah digunakan untuk kegiatan yang tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maxim kaum puritan Inggris mungkin ada benarnya. "Idleness is the root all of evil". Bengong gak ada kerjaan adalah akar dari kejahatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2998069266538564944?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2998069266538564944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2998069266538564944' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2998069266538564944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2998069266538564944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/09/puasa-hari-pertama-yang-ternoda.html' title='Puasa Hari Pertama yang Ternoda'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2440335391666488475</id><published>2008-08-24T17:52:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T18:33:15.948-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahan bakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='elpiji'/><title type='text'>Elpiji Naik Lagi</title><content type='html'>Elpiji naik seperti ditulis di &lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/25/06024029/hari.ini.elpiji.naik"&gt;Kompas&lt;/a&gt;. Dengan demikian harga per tabung untuk 12 kg dari 63 ribu menjadi 69 ribu. Sementara untuk tabung 50 kg dari 343.900 menjadi 362.750 . Elpiji yang 3 kg tetap tidak naik, karena disubsidi oleh pemerintah. Menurut Humas Pertamina kenaikan ini diberlakukan karena Pertamina merugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah mengapa Pertamina menaikkan harga elpiji. Menurut Humas Pertamina, ini dilakukan karena harga elpiji dijual jauh di bawah harga pasar dunia. Harga elpiji sebelum naik adalah 5.250/kg dan dinaikkan menjadi 5.750/kg, dan harga internasional sekarang adalah 11.400/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan saya adalah, kok elpiji mau dijual dengan harga pasaran dunia. Berbeda dengan BBM, dimana kita adalah importir, untuk kasus gas kita adalah EKSPORTIR! Gasnya punya kita, ya suka2 kita dong jual berapa untuk rakyat. Yang perlu kita ketahui adalah berapa biaya produksinya. Selama masih nutup, tidak perlu dijual dengan harga pasaran dunia. Saya kuatir yang dimaksud rugi oleh beliau adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;opportunity loss&lt;/span&gt;, sebuah jargon ekonomi yang berarti kerugian akibat kehilangan kesempatan meraup keuntungan lebih besar. Kerugian ini adalah kerugian yang dibayangkan, bukan kerugian dalam arti sebenarnya. Pertamina harus mempertanggungjawabkan angka produksi gas elpiji kepada masyarakat secara terbuka, diaudit, supaya kita benar2 tahu apakah kenaikan gas ini benar2 rugi, atau akal2an pat gulipat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan yang bisa diterima akal adalah yang diakibatkan oleh kenaikan biaya distribusi, seperti yang dilansir waktu kenaikan bulan lalu. Tetapi kenaikan karena menyesuaikan dengan pasar dunia benar2 tidak bisa diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kenaikan ini dilakukan sepertinya dengan jebakan. Setelah menghentikan distribusi minyak tanah dan memaksa masyarakat pindah ke gas, elpiji pun naik, seperti yang diduga banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina masih sempat berkilah bahwa ini tidak akan berakibat ke rakyat miskin karena gas 3 kg tidak naik. Ini adalah sebuah pernyataan yang bodoh. Kita semua tahu logika pasar, bahwa jika elpiji 12 kg naik, apalagi kalau benar akan naik Rp500/kg perbulan, yang terjadi adalah hijrah besar2an ke elpiji 3 kg. Yang akan terjadi adalah kelangkaan elpiji 3 kg, dan membuat harganya di pasaran naik, meskipun harga distributor tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YLKI dan masyarakat harus melakukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;class action&lt;/span&gt; lewat pengadilan untuk masalah ini. Masyarakat sudah susah, tidak perlu dibuat susah lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2440335391666488475?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2440335391666488475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2440335391666488475' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2440335391666488475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2440335391666488475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/08/elpiji-naik-lagi.html' title='Elpiji Naik Lagi'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-1826235837826930008</id><published>2008-08-22T22:14:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T22:28:48.423-07:00</updated><title type='text'>Zaenal Maarif, Partai dan Mimpi</title><content type='html'>Zaenal Maarif yang sebelumnya sempat bersitegang dengan SBY mengejutkan banyak orang dengan menjadi calon legislatif untuk Partai Demokrat untuk daerah pemilihan Jawa Tengah. Mengenai apa yang terjadi di belakang itu menjadi sumber bagi spekulasi orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang percaya dengan teori konspirasi mengatakan bahwa ada deal di belakang layar dengan SBY. Ini membuat orang untuk curiga kalau memang ada fakta kebenaran yang dipegang Zaenal Maarif mengenai perkawinan SBY sebelum masuk akademi militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya bukan penggemar teori konspirasi. Yang akan saya bahas adalah hasil wawancara KBR68H pada Jumat pagi tanggal 22 Agustus 2008 dengan yang bersangkutan, Zaenal Maarif. Maarif ditanyai mengenai mengapa beliau mau menjadi calon legislatif dari partainya SBY, yang pernah bersengketa dengan beliau. Di satu pihak, ia menyatakan bahwa SBY bukan seorang yang pendendam, dan ini patut dihargai. Dengan mau menerima Zaenal Maarif berarti ia bisa memaafkan kesalahan orang di belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang menarik adalah justru pernyataan Zaenal Maarif sendiri mengenai mengapa ia masuk Partai Demokrat. Ia mengatakan bahwa semuanya berasal dari MIMPI! Ia bermimpi berdiri di belakang SBY. Dan di dalam mimpi itu juga ada ibunya yang sepertinya memberi restu. Dengan demikian bergabunglah ia dengan Partai Demokrat, dan SBY pun tidak berkeberatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan sebuah keputusan politik yang diputuskan dengan mimpi. Masih hangat dalam ingatan kita (atau mungkin sudah lupa) pada saat Sri Sultan memperingatkan warga Jogja akan adanya badai besar berdasarkan mimpi beliau. Bangsa ini sungguh bangsa yang irasional, dan masih butuh waktu untuk menjadi bangsa yang besar. Bapak2 bangsa kita yang terdidik di jaman dulu akan sedih melihat anak cucunya sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omong2 saya semalam bermimpi berdiri di samping Barack Obama, dan di belakang saya ada George Washington dan Bung Karno yang mengangguk menyetujui. Wah saya mesti buru2 daftar nih jadi calon wakil presiden yang diusung Partai Demokrat, bukan yang di sini tapi yang di negeri Paman Sam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-1826235837826930008?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/1826235837826930008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=1826235837826930008' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1826235837826930008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1826235837826930008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/08/zaenal-maarif-partai-dan-mimpi.html' title='Zaenal Maarif, Partai dan Mimpi'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5273256138778720318</id><published>2008-08-21T19:44:00.000-07:00</published><updated>2008-08-21T20:02:15.780-07:00</updated><title type='text'>Klarifikasi soal cucu SBY yang lahir lewat caesar</title><content type='html'>Tulisan ini berkaitan dengan posting saya sebelumnya di &lt;a href="http://pusingdikit.blogspot.com/2008/08/cucu-pertama-sby-kampanye-negatif-buat.html"&gt;sini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya menjelajah ke beberapa media online saya menemukan berita yang menyatakan bahwa kelahiran melalui operasi caesar tersebut dikarenakan alasan medis.&lt;br /&gt;lihat di &lt;a href="http://www.waspada.co.id/Berita/Nasional-Politik/Detik-detik-kelahiran-cucu-SBY-awali-Detik-detik-Proklamasi.html"&gt;sini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita tersebut, ibunda Annisa Pohan mengaku bahwa anaknya harus melahirkan lewat operasi caesar demi alasan medis. Mengenai apakah itu benar atau tidak tentunya itu di luar pengetahuan saya (cuma dokternya sama Tuhan yang tahu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mau saya tekankan di sini adalah bahwa, sebagai seorang sosok publik, apa pun yang dilakukan olehnya akan menjadi sorotan publik. Meskipun dia melahirkan caesar tanpa rencana, tetapi karena kelahirannya pas tanggal 17 Agustus, ini bisa memunculkan persepsi macam-macam di mata masyarakat. Hal seperti inilah yang harus diklarifikasi. Sebagai contoh saja silahkan baca di &lt;a href="http://hariansib.com/2008/08/18/pres-sby-dapat-cucu-perempuan-di-hut-ke-63-ri/"&gt;sini&lt;/a&gt;, yaitu Ketua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Drs I Ketut Sumadi yang sudah mengkait2kan kelahiran tanggal keramat dengan macam2 hal yang tidak rasional. (Di dalam tulisan itu dikatakan bahwa itu berkaitan dengan karma perbuatan masa lalu. Bukannya saya tidak percaya karma, melainkan satu tidak setuju dengan pengkramatan hari tertentu yang merupakan bagian dari astrologi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak keluarga (kalau benar kelahirannya memang terpaksa harus dicaesar) harus berupaya untuk menjelaskan duduk perkaranya di depan publik. Begitulah repotnya kalau jadi figur publik. Kejadian yang mungkin biasa2 saja bagi orang biasa bisa membawa akibat yang tidak enak lewat pemberitaan di media.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5273256138778720318?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5273256138778720318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5273256138778720318' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5273256138778720318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5273256138778720318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/08/klarifikasi-soal-cucu-sby-yang-lahir.html' title='Klarifikasi soal cucu SBY yang lahir lewat caesar'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-6353170589735567001</id><published>2008-08-20T23:28:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T23:49:50.806-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SBY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='17 Agustus'/><title type='text'>Lagi-lagi SBY...</title><content type='html'>Barusan posting sebelumnya saya mengkritik cucu SBY yang dilahirkan dengan operasi caesar (yang setau saya) bukan karena alasan medis, eh baru aku tahu bahwa lagu-lagu SBY dinyanyikan dalam prosesi penurunan bendera 17 Agustus 2008 barusan (baca di &lt;a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/08/17/1/137598"&gt;okezone&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah upacara 17 Agustus itu adalah sebuah upacara yang sakral yang mestinya bersih dari segala upaya menjilat atasan. Kok saya melihat acara yang pake nyanyiin lagunya SBY segala adalah upaya menjilat yang terlalu kentara. Untuk bisa lagu seseorang dinyanyikan itu mestinya gak gampang. Dari lagu-lagu yang lumayan baru mungkin baru lagu ciptaan alm. Gombloh yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah bahwa lagu beliau yang dinyanyikan "Save our planet" mengusung isu lingkungan yang emang lagi hangat dan juga penting. Tapi apa memang harus lagu beliau. Masih lebih pantes lagu "Imagine"-nya John Lennon misalnya. Atau "We are the World"-nya Michael Jackson. Atau kalau mau bau lokal bisa pake lagu2nya Uli Sigar Rusadi misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi acara yang sakral ini pake bawa2 bintang cilik komersil pemenang AFI junior dan idola cilik RCTI (yang suka saya plesetin jadi idola licik). Komersialisasi emang sudah sampai di depan orang paling berkuasa di Indonesia, secara simbolis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar mengutip obrolan orang2, susah negeri ini punya presiden pengen jadi penyanyi dan punya penyanyi pengen jadi presiden... :p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-6353170589735567001?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/6353170589735567001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=6353170589735567001' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6353170589735567001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/6353170589735567001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/08/lagi-lagi-sby.html' title='Lagi-lagi SBY...'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2883971169605573376</id><published>2008-08-18T20:10:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T00:48:12.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SBY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='17 Agustus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Annisa Pohan'/><title type='text'>Cucu pertama SBY, Kampanye Negatif buat Melahirkan Normal</title><content type='html'>Selamat untuk kelahiran cucu pertama presiden kita yang bertepatan dengan hari kemerdekaan kita 17 Agustus. Proses kelahirannya dilakukan dengan operasi caesar dan sejauh tulisan ini diturunkan, semuanya berlangsung dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi perhatian saya, adalah mengapa orang sekaliber SBY dan Aulia Pohan, mengijinkan anaknya melakukan operasi caesar tanpa alasan medis. Ini adalah kampanye negatif bagi proses melahirkan normal yang lebih murah dan aman dibandingkan operasi. Apakah demi tanggal lahir anak yang dipas2kan dengan 17 Agustus harus mempercepat kelahiran sang jabang bayi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai presiden mestinya ia lebih melihat lebih arif. Melahirkan dengan operasi caesar sekarang banyak disalahgunakan oleh pihak rumah sakit untuk meraup keuntungan dari pasien dengan memanfaatkan ketakutan pasien melahirkan normal, atau oleh keinginan melahirkan anak pada tanggal tertentu seperti cucu SBY ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana pun, seorang bayi perempuan yang mudah2an cantik seperti ibunya telah lahir, dan kita patut mensyukurinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2883971169605573376?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2883971169605573376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2883971169605573376' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2883971169605573376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2883971169605573376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/08/cucu-pertama-sby-kampanye-negatif-buat.html' title='Cucu pertama SBY, Kampanye Negatif buat Melahirkan Normal'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8601307259357676559</id><published>2008-07-21T23:02:00.000-07:00</published><updated>2008-07-21T23:22:55.558-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasionalisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='olahraga'/><title type='text'>PON yang Berlalu Tanpa Gema</title><content type='html'>PON (Pekan Olahraga Nasional) yang baru saja selesai di Kalimantan Timur datang tanpa suara dan pergi tanpa gema. Hampir semua orang mungkin tidak tahu masih ada PON. PON yang hadir pas gegap gempita EURO selesai nyaris luput dari perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu di era 80-an, gegap gempita masih berasa. Semua TV yang wajib relai TVRI mendapat liputan khusus. Kita tahu prestasi propinsi2 tertentu dan persaingan juga terasa khususnya di cabang sepakbola. Beberapa rekor PON juga mendapat perhatian karena memecahkan rekor SEA GAMES atau bahkan ASIAN GAMES di cabang2 andalan. Cabang bulutangkis juga menjadi semacam kawah candradimuka untuk mempersiapkan persaingan di kancah internasional. Kini semua itu tinggal kenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liputan minim di media baik TV maupun koran, membuat PON bagai tanpa makna. Bagai langit dan bumi dengan EURO yang baru berlalu. Pendukung Jerman menangis walaupun mereka juga mungkin kesulitan menunjuk mana letak Jerman di peta dunia. Pendukung Spanyol gembira walaupun mereka hanya tahu Spanyol sebatas bola, dan tidak tahu Franco seorang diktator Spanyol adalah temen dari Hitler. Apalagi dengan Rusia yang baca abjadnya saja susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga sekarang memang sekedar menjadi tontonan semata. Ia tidak lagi menjadi jati diri bangsa. Era dimana kita menjadi SEA GAMES yang selalu menjadi juara kini entah dimana, jadi runner up saja susah. Tim bola kita dulu juga raja di Asia, paling kalah sama Korea. Masyarakat kita sudah tidak peduli, mereka lebih peduli sama pemain luar negeri. Memang ini adalah masa yang suram bagi olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini ketidakpedulian kita dengan perkembangan olahraga kita di tanah air adalah pertanda kita memang tidak peduli dengan bangsa ini? Mungkin iya. Orang boleh mencaci PSSI buruk tapi bagaimana pun PSSI adalah milik kita, dan PSSI hanya bisa bangkit kalau kita mendukungnya. Begitu pula dengan bulutangkis yang baru saja gagal meraih Thomas dan Uber. Dan semua cabang lainnya. Bangsa ini telah kehilangan harga dirinya, puas sekedar menjadi penonton saja!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8601307259357676559?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8601307259357676559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8601307259357676559' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8601307259357676559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8601307259357676559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/07/pon-yang-berlalu-tanpa-gema.html' title='PON yang Berlalu Tanpa Gema'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4045373534891057123</id><published>2008-07-17T18:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T20:16:53.473-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='olimpiade matematika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><title type='text'>Selamat Buat Tim Olimpiade Matematika</title><content type='html'>Tim Olimpiade Matematika tingkat SD kita kembali meraup sukses di Hongkong kali ini dengan menjadi runner up. Prestasi ini tentunya membanggakan bagi kita dan menunjukkan bahwa bangsa kita bisa sejajar dengan bangsa2 lain di dunia. Bahkan ada rencana untuk menganugerahkan satya lencana kepada anak2 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya ini tentunya harus disyukuri ditengah morat-maritnya pendidikan di negeri ini. Tapi ada beberapa hal yang tetap patut kita kritisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, saya melihat kesuksesan ini analog dengan kesuksesan tim sepakbola U-12 kita.  Mereka sukses dalam ajang internasional mudah, tetapi begitu mereka masuk ke timnas, mereka memble. Kiranya inilah penyakit bangsa kita. Kita punya potensi, tapi gagal dalam pembinaan. Infrastruktur untuk jadi sebuah bangsa yang maju dalam ilmu pengetahuan belum terbentuk, sama seperti tiadanya infrastruktur sepakbola kita yang masih gak jelas. Apa yang bisa diharapkan dari anak2 ini begitu mereka tumbuh dewasa kalau dana riset dari pemerintah tidak jelas? Kalau mereka jadi dosen, jangan2 mereka nanti akan kejar setoran dengan ngambil proyek banyak atau banyak ngajar di pasca yang gembung koceknya demi untuk menghidupi diri ketimbang melakukan penelitian yang gak disponsori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, janganlah kegembiraan ini melupakan kemorat-maritan pendidikan kita secara umum seperti pembantaian ujian nasional yang berlangsung setiap tahun. Dan kesuksesan ini janganlah diklaim oleh negara sebagai kesuksesan pendidikan Indonesia. Kalau pun ada yang berhak mengklaim kesuksesan ini, itu adalah tim sukses olimpiade itu sendiri, dan anak itu sendiri tentu saja. Tujuan pendidikan nasional bukanlah menang Olimpiade dimana2 melainkan mencerdaskan pendidikan bangsa, menuju Indonesia yang maju sejahtera, adil dan makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kepada anak2 yang menang, selamat. Tapi jangan lupa dan terlalu berbangga diri. Ini baru awal perjuangan kalian. Banggalah kalian kalau nantinya kalian mampu mengangkat bangsa ini dari segala kemorat-maritannya. Ingat, perjuangan masih panjang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4045373534891057123?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4045373534891057123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4045373534891057123' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4045373534891057123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4045373534891057123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/07/selamat-buat-tim-olimpiade-matematika.html' title='Selamat Buat Tim Olimpiade Matematika'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2883054178466695584</id><published>2008-07-14T18:06:00.001-07:00</published><updated>2008-07-14T18:16:55.213-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='macet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><title type='text'>Macet Hari Sekolah Pertama</title><content type='html'>Kemarin Jakarta kembali ditemani macet setelah kurang lebih sebulan macet agak mereda. Apa penyebabnya. Kalau kita ngobrol dengan para sopir atau mereka yang biasa menyetir, jawabannya jelas. Hari itu adalah hari pertama anak masuk sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menarik untuk dilihat, betapa besar kontribusi anak sekolah terhadap masalah kemacetan di Jakarta. Hal yang pertama bisa dilihat adalah jam masuk pagi anak sekolah yang sama, berbeda dengan jam kerja yang lebih variatif. Jam yang sama ini tentu saja menimbulkan pemadatan pada jam tertentu. Seperti halnya pada kasus PLN yang kekurangan listrik, dan keputusan SKB 5 menteri yang memindahkan hari kerja ke sabtu minggu untuk pemerataan beban listrik, mungkin pemerataan jam sekolah adalah juga salah satu cara. Mungkin membagi sekolah menjadi 2, yaitu yang masuk pagi dan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang kedua adalah jarak tempuh dari rumah ke sekolah. Masalah kemacetan tentu saja tidak harus terjadi kalau anak bersekolah tidak jauh dari rumah. Apakah sistem rayon seperti yang dulu dilakukan, yaitu anak harus memilih sekolah yang terletak di wilayah tempat tinggalnya perlu dicermati lagi sebagai salah satu solusi kemacetan? Masalahnya adalah tentu saja orang tua murid yang cendurung mau anaknya masuk sekolah favorit, walaupun tempat tinggalnya jauh. Masalah ini tentunya rumit, dan tentunya mendapat banyak tentangan jika dijalankan kembali. Pemerataan kualitas sekolah tentunya menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar jika kita ingin kembali ke sistem rayon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut angka tidak resmi, angka kontribusi kemacetan dari anak sekolah adalah 30%. Cukup besar, dan jika bisa diatasi dapat membuat Jakarta lebih layak dihuni.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2883054178466695584?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2883054178466695584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2883054178466695584' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2883054178466695584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2883054178466695584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/07/macet-hari-sekolah-pertama.html' title='Macet Hari Sekolah Pertama'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-3068138021562086566</id><published>2008-07-08T18:48:00.000-07:00</published><updated>2008-07-08T20:11:59.172-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasionalisme'/><title type='text'>Apa itu Nasionalisme</title><content type='html'>Tulisan ini dipicu oleh sebuah acara bernama JAJAK PENDAPAT di MetroTV. Di dalam acara tersebut diundang berbagai elemen masyarakat dan nara sumber: Rm Mudji Sutrisno, Pak Anies Baswedan Rektor Paramadina, dan yang satu lagi saya lupa. Singkat cerita di dalam acara tersebut dilakukan jajak pendapat di antara yang hadir mengenai apakah masih ada nasionalisme di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang menarik adalah yang diberikan oleh Anies Baswedan. Menurut beliau, nasionalisme pasca kemerdekaan lebih sulit untuk mendapatkan bentuk. Di jaman penjajahan, nasionalisme memiliki bentuk yang jelas, yaitu melawan penjajah. Tapi begitu merdeka, ungkapan nasionalisme semacam menjadi monopoli pemerintah. Bentuk2nya berubah menjadi seperti upacara bendera, teks Pancasila, wajib bayar pajak, dll. Semuanya itu menjadi kaitan antara penguasa dan rakyat, tidak ada lagi unggapan spontan seperti di jaman perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memang menarik untuk dicermati. Betapa sulit kita sekarang menerjemahkan nasionalisme. Saya pengen tertawa rasanya pas peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni kemarena ada sekelompok pemuda ormas tertentu, kalau gak salah sih dari seragamnya Pemuda Pancasila, yang merazia orang-orang untuk menanyakan hafal tidak Pancasila, kalau benar dikasih duit. Jadi pengen iseng nanya balik ke orang2 itu, ngerti gak maksud apa yang dimaksud dengan "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat permusyawatan/perwakilan" dalam sila-4. Emang gampang menjelaskan makna kerakyatan? Apalagi hikmat, permusyawaratan dan perwakilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan upacara bendera. Seolah2 kalau gak ikut upacara bendera tidak nasionalis. Kok semua jadi monopolo tafsir ya. Bagaimana dengan petani yang dengan setia nanam padi buat makan kita semua, yang dengan enak bisa ongkang2 ke pasar tinggal beli beras tak harus berkeringat, apalagi belinya di carrefour. Kurang nasionalis apa mereka. Kalau mereka ngambek gak mau nanam beras gimana, karena tidak dilindungi haknya oleh pemerintah misalnya, dengan menjaga harga gabah dan pupuk supaya stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kalau kita lihat pelajaran PKn, kewarganegaraan. Nasionalisme diterjemahkan sebatas hafalan. Emang anak2 itu ngerti apa maksudnya hidup sebagai warganegara. Paling banter yang mereka pahami bahwa menjadi warga negara yang baik adalah manut, jangan neko2. Tapi mereka dengan enak saja jadi pegawai sebuah perusahaan yang kita tahu merusak lingkungan sehingga mematikan mata air yang menjadi sumber hidup orang banyak misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah untuk menerjemahkan makna nasionalisme dalam kehidupan sekarang ini. Kita sudah terlalu terlena dengan kenyamanan yang ditawarkan modernitas. Kita gak usah mikir, ikut arus saja. Kalau mau enak ya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;go with the flow&lt;/span&gt;. Jadilah kita sekedar budak dari jaman, bukan empu dari jaman ini. Mungkin Bung Karno harus hidup kembali untuk mengingatkan kepada kita bahwa "REVOLUSI BELUM SELESAI!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-3068138021562086566?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/3068138021562086566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=3068138021562086566' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3068138021562086566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3068138021562086566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/07/apa-itu-nasionalisme.html' title='Apa itu Nasionalisme'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2683611706670954589</id><published>2008-07-06T19:42:00.000-07:00</published><updated>2008-07-06T20:00:15.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='supir bis'/><title type='text'>Supir Bis yang Membuat Jengkel</title><content type='html'>Sebenarnya saya nulis ini karena kesal saja pagi ini. Perjalanan yang seharusnya saya tempuh sekitar 20 menit dari Pemuda sampai Imam Bonjol, lewat Diponegoro, menjadi dua kali lipatnya menjadi 40 menit. Saya naik P11 PPD jurusan Pulogadung Grogol. Jalanan masih lengang karena baru pukul setengah tujuh. Begitu saya naik dari Halte TU Gas di jalan Pemuda, bis masih kosong. Dari mulai halte tersebut sampai dengan ujung jalan Pramuka di simpang Matraman, bis tersebut jalan seperti keong, karena menunggu penumpang. Inilah pemicu kekesalan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa mereka perlu menjalankan bis sepelan itu? Yang paling gampang jadi sasaran tentunya adalah sopir bis yang kejar setoran. Tapi untuk kasus PPD adalah lain. Setau saya mereka digaji, jadi kejar setoran menjadi tidak relevan. Lalu kenapa mereka menjalankannya selambat itu? Apakah memang ada perintah dari PPD? Entahlah. Yang jelas kelihatan adalah armada P11 yang memang jarang. Logikanya kalau armadanya banyak, tidak mungkin mereka jalan pelan-pelan karena pasti kesalip. Tapi ya sudahlah, biarlah itu tetap menjadi misteri karena arah tulisan ini bukan kesana. Ini hanya sekedar intro saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda mengalami hal seperti saya, di mana sopir menjalankan bisnya sepelan keong atau ngetem lama banget padahal kita sedang dikejar waktu. Macet sudah cukup membuat kesal karena kita tidak bisa berbuat apa2 untuk mengatasinya. Tapi bagaimana kalau jalanan lengang dan malah sopirnya yang bikin pelan atau malah ngetem?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, bis yang suka ngetem dan jalan pelan bisa ngebut seperti setan. Saya juga sering naik Metro Mini. Kalau mereka papasan dengan trayek yang sama, yang terjadi adalah saling mengejar dan saling menyalip untuk berebut "sewa". Pernah sekali waktu mereka saling menyenggol, dan semua penumpang yang ibu2 ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya semua ini? Sopir bis bisa membawa bis seenak hatinya tergantung pada setoran? Apakah tekanan ekonomi dapat membuat orang seperti itu? Nampaknya dari kasus sopir bisa kelihatannya ya. Pekerjaan menjadi sopir yang ngejar setoran nampaknya memang adalah sebuah profesi yang keras. Di satu pihak kita jadi bisa maklum melihat kelakuan mereka yang seperti itu karena mereka sebenarnya adalah korban dari sistem transportasi kita yang tidak karuan, entah itu Dinas Perhubungan atau ORGANDA. Sistem setoran membuat resiko bisnis ditanggung lebih benar oleh supir, bukan oleh pemilik mobil. Ini adalah sebuah sistem yang tidak adil, dan saya tidak tahu kenapa sistem seperti ini masih dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, sistem sopir bergaji tetap seperti pramudi TransJakarta nampaknya bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Penumpang jelas tidak dirugikan dengan kelakuan supir yang tidak karuan karena tekanan ekonomi. Meskipun demikian, cerita sopir Busway juga bukan tanpa cela, tapi itu dibahas ditulisan lain saja....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2683611706670954589?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2683611706670954589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2683611706670954589' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2683611706670954589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2683611706670954589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/07/supir-bis-yang-membuat-jengkel.html' title='Supir Bis yang Membuat Jengkel'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7275677406186477380</id><published>2008-06-23T01:58:00.000-07:00</published><updated>2008-06-23T02:24:38.473-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPBU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBG'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='busway'/><title type='text'>Busway dan Gas</title><content type='html'>Mungkin tidak semua orang benar-benar memperhatikan bahan bakar apa yang dipakai Busway. Busway jurusan Kota-Blok M berbahan bakar BBM, dan yang lainnya berbahan bakar gas alias BBG. Tentunya mobil berbahan bakar gas menguntungkan secara ekonomis karena lebih murah, apalagi dengan melonjaknya harga minyak belakangan ini. Tapi apakah benar pemakaian gas adalah solusi terbaik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal sering luput dari perhatian kita adalah berapa jumlah sarana pengisian BBG di SPBU yang tersedia di Jakarta dan sekitarnya. Kalau tidak salah, sarana pengisian BBG ini dicanangkan dulu sewaktu ada program Langit Biru di jaman KLH di tangan Pak Sarwono. Waktu itu ada sekitar 2000 taksi KOSTI yang diberi fasilitas konversi ke BBG. Sekitar 13 (kalau tidak salah) sarana pengisian BBG dibangun di beberapa SPBU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya ini semua tinggal cerita. Saat ini hanya 4 tempat pengisian BBG yang masih beroperasi, di Sumenep (deket Bunderan HI), Pluit, Pancoran dan Pemuda. Yang Pesing katanya tutup karena tidak dibayar oleh operator Busway yang mengisi di situ (&lt;em&gt;unconfirmed&lt;/em&gt;). Yang di Mampang juga sudah tutup (entah rusak atau apa). Katanya sih untuk SPBU yang baru sudah diwajibkan untuk menyediakan sarana pengisian BBG. Mudah-mudahan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang berikutnya, yang saya sendiri tidak begitu jelas ujung pangkalnya, adalah melubernya bis-bis TransJakarta tersebut ke sarana pengisian BBG umum untuk mengisi bahan bakar. Bukankah seharusnya Busway punya sarana pengisian sendiri? Apakah sarana pengisian BBG mereka tidak cukup kapasitasnya? Yang jelas, melubernya Busway ke SPBU umum cukup merepotkan pelanggan lain, karena Busway memiliki kapasitas tabung yang besar. Otomatis jatah buat mereka berkurang, dan membuat antrian pengisian gas menjadi lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu.  Antrian yang lama membuat penumpang terlantar lantaran menunggu bis yang sedang ngisi BBG. Menurut sopir taksi yang saya ajak ngobrol, satu bis TransJakarta yang besar itu bisa menghabiskan waktu satu jam untuk mengisi sampai &lt;em&gt;fulltank&lt;/em&gt;. Jadi bayangkan saja lamanya antrian. Tak aneh jika sewaktu malam kalau kita melintas di SPBU Jl. Pemuda, akan terlihat antrian Busway dan taksi yang panjang sekali untuk mengisi BBG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini nampaknya akan semakin memburuk kalau dengan dibukanya koridor Busway baru di bulan September ini (&lt;em&gt;unconfirmed&lt;/em&gt;). Tanpa adanya sarana pengisian BBG yang baru, antrian akan menjadi semakin parah, dan yang menjadi korban tentunya adalah penumpang Busway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah PEMDA Jakarta selaku penyedia jasa Busway sudah memikirkan ini jauh2 hari. Nampaknya tidak. Mestinya jauh2 hari, SPBU yang menyediakan BBG sudah dibangun. Insentif pajak untuk kendaraan yang melakukan konversi juga bisa diberlakukan (saya tidak tahu persis, bisa jadi memang sudah ada peraturan seperti itu), supaya makin banyak orang berpindah ke gas, dan dengan demikian mau tidak mau para pengusaha SPBU harus melihat ini sebagai peluang bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ini tidak segera dibenahi, waktu tunggu Busway akan menjadi semakin lama, dan lama2 Busway akan ditinggalkan oleh penumpangnya, dan mereka kembali ke kendaraan pribadi (yang membuat jalanan semakin macet) atau terpaksa pindah ke angkutan umum lain yang tidak layak dengan terpaksa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7275677406186477380?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7275677406186477380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7275677406186477380' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7275677406186477380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7275677406186477380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/06/busway-dan-gas.html' title='Busway dan Gas'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-3122855315249732116</id><published>2008-06-18T18:36:00.000-07:00</published><updated>2008-06-18T19:05:32.598-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hoax'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blue energy'/><title type='text'>Blue energy Diujicobakan!</title><content type='html'>Blue energy punya mbah Djoko Suprapto diujicobakan kemarin, tanggal 18 Juni, jam 11.00 di hadapan Komandan KODIM 0810 Letkol Chrisetyono dan Kapten Budi Santosa, anggota staf pengajar Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Darat, menurut berita di KORAN TEMPO tanggal 19 Juni 2008. Bahan bakar tersebut dimasukkan ke dalam mesin diesel 2x3m, dan berjalan dengan asap yang tidak berwarna hitam. Kapten Budi Santosa menyatakan bahwa uji coba itu berhasil. Namun dosen UGM Sarjiya, PhD mengatakan bahwa secara teknis alat tersebut adalah alat statis (entah beliau ada di tempat pengujian atau tidak, tidak tertulis dengan jelas di KORAN TEMPO), dan pembangkit tersebut tidak layak alias bohongan, demikian dikutip dari KORAN TEMPO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar atau tidak, blue energy sudah memakan korban. Dikutip dari koran yang sama, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dr. Khoiruddin Basyori mengajukan pengunduran diri. Ia diduga mengundurkan diri karena telah menandatangani kerja sama denga penemu blue energy Djoko Suprapto. Sementara itu pengacara Universitas Muhammadiyah melaporkan Djoko ke polisi karena diduga menipu dengan proyek listrik Banyugeni. Badan Pengurus Harian Pengurus Pusat Muhammadiyah melalui komite disiplin menyiapkan sanksi kepada pihak yang terlibat proyek bernilai 1,346 milyar rupiah ini. Belakangan proyek ini dihentikan karena dinilai tidak layak oleh pihak universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang mau saya sikapi adalah pengujian yang diklaim sudah berhasil tersebut. Sayangnya saya gak bisa hadir ditempat. Yang diujikan hanyalah sekedar memasukkan cairan bahan bakar blue energy ke dalam mesin diesel dan terbukti menyala. Ini tidak membuktikan apa2, karena kita tidak tahu mengenai proses produksi blue energy tersebut. Yang namanya bahan bakar itu mesti efisien. Kita tidak tahu berapa energi yang dikeluarkan untuk memproduksi bahan bakar blue energy tersebut. Kalau energinya lebih besar dari energi yang dikeluarkan mesin diesel itu namanya nombok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu kalau saya memakai kaca mata positif, alias memungkinkan air yang menjadi bahan baku energi. Kalau memakai kaca mata negatif, jangan2 bahan baku blue energy bukanlah air melainkan solar, yang entah kemudian dicampur apa. OK-lah katakan solar campuran tersebut menjadi lebih efisien, alias menghasilkan energi lebih besar daripada solar tanpa campuran. Tetap harus dihitung apakah tambahan energinya lebih besar dari biaya produksinya. Kalau tidak ya tidak bisa diprodukasi karena tidak ekonomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, yang saya sikapi adalah sikap skeptis dalam hal ilmiah. Skeptisisme yang sehat diperlukan dalam menguji semua klaim ilmiah. Dengan begitulah sains berkembang. Tanpa sikap skeptis, kita mudah jatuh ke dalam perangkap. Setiap klaim ilmiah perlu diuji pihak ketiga dengan berbagai kondisi yang telah ditentukan, sebelum bisa diklaim kebenarannya. Klaim bahwa temuan blue energy benar adanya masih terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat dengan lawakan Warkop tahun 80-an tentang sebuah mesin cuci yang bertenaga 5 watt. Luar biasa! Saputangan dimasukkan, lima menit kemudian keluarlah sapu tangan bersih, rapi terlipat. Kaos dimasukkan, limabelas menit kemudian keluarlah kaos sudah bersih, rapi terlipat. Penasaran dimasukin satu sprei, plus sarung bantal dan guling, dan selimut. Ditunggu lima belas menit belum keluar. Ditunggu setengah jam belum keluar juga. Penasaran dibukalah mesin cuci tersebut, ternyata di dalamnya ada orang lagi sedang mencuci diterangi lampu 5 watt!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-3122855315249732116?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/3122855315249732116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=3122855315249732116' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3122855315249732116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3122855315249732116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/06/blue-energy-diujicobakan.html' title='Blue energy Diujicobakan!'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2061825562277314120</id><published>2008-05-29T03:00:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T03:18:10.395-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ateis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='einstein'/><title type='text'>Einstein tentang Agama</title><content type='html'>&lt;em&gt;Ini ada artikel dari koran Guardian tentang kutipan Einstein yang terkenal: "Sains tanpa agama adalah lumpuh, agama tanpa sains adalah buta.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Childish superstition: Einstein's letter makes view of religion relatively clear&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.guardian.co.uk/science/2008/may/12/peopleinscience.religion" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.guardian.co.uk/science/2008/may/12/peopleinscience.religion&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahyul kanak-kanak:&lt;br /&gt;Surat Enstein tentang pandangannya terhadap agama cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sains tanpa agama adalah lumpuh, agama tanpa sains adalah buta." Begitu ujar Albert Einstein, dan kutipannya yang terkenal yang telah menjadi ajang perdebatan tiada akhir antara orang beriman dan tidak beriman yang ingin mengklaim ilmuwan terbesar abad ke-20 berada di pihak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah surat yang kurang dikenal yang ditulis olehnya, mungkin bisa membantu menyelesaikan perdebatan ini - atau paling tidak menambah panjang kontroversi tentang pandangannya terhadap agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pelelangan surat tersebut minggu ini di London setelah selama 50 tahun menjadi koleksi pribadi, dokumen ini tidak menyisakan keraguan bahwa ahli fisika teoritik ini bukanlah seorang pendukung kepercayaan agama, yang dinilainya sebagai "tahyul kanak-kanak" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam surat itu, ia menyatakan bahwa: "Kata tuhan bagiku tidak berarti apa-apa selain ekpresi dan produk dari kelemahan manusia, dan Alkitab sebagai sekumpulan tulisan berharga, namun tetap saja primitif dan kekanak-kanakan. Tidak ada interpretasi secanggih apa pun dapat mengubah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Einstein, yang adalah seorang Yahudi dan yang juga menolak menjadi Presiden Israel yang kedua, dan juga menolak ide bahwa orang Israel adalah bangsa Tuhan yang terpilih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku agama Yahudi seperti halnya agama yang lain adalah perwujudan dari tahyul yang kekanak-kanakan. Dan orang Yahudi dengan bangga kuakui sebagai bagian dariku beserta dengan mentalitasnya yang kuakui dekat denganku tidak membedakanku dari orang-orang lain. Sejauh pengalamanku, mereka tidak lebih baik dari bangsa-bangga lain, meskipun mereka terlindungi dari kanker terburuk karena mereka tidak berkuasa. Selain itu aku tidak bisa melihat apa yang "terpilih" dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat ini akan dilelang di Balai Pelelangan Bloomsbury pada Kamis Festival Mei dan diharapkan mencapai harga £8000. Tulisan tangan tersebut, dalam bahasa Jerman, tidak terinci dalam sumber akademik paling otoritatif tentang masalah ini, yaitu buku tulisan Max Jammer, Einstein and Religion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ilmuwan terkemuka Inggris, John Brooke dari Universitas Oxford, mengaku ia belum pernah mendengar tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Einstein paling dikenal melalui teori relativitasnya dan persamaan E=mc2 yang menggambarkan ekuivalensi antara massa dan energi, namun pandangannya tentang agama telah banyak mengundang tanda tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtuanya bukanlah penganut agama taat namun ia sekolah di sekolah dasar Katolik dan pada saat yang sama diajar secara privat tentang agama Yahudi. Ini mengacu pada masa yang kemudian dinamakannya "surga agama anak-anak", di saat ia mematuhi kewajiban agama seperti tidak makan babi. Ini tidak berlangsung lama dan pada usia 12 tahun ia mulai mempertanyakan keabsahan cerita-cerita di dalam Alkitab."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya adalah perasaan bebas yang fanatik secara positif disertai perasaan bahwa masa mudanya telah ditipu oleh negara melalui kebohongan; sungguh perasaan yang mengejutkan, " tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahun-tahun terakhirnya ia mengaju pada "perasaan religius kosmik" yang meresapi dan menjaga karya-karyanya. Pada tahun 1954, setahun sebelum kematiannya, ia mengatakan tentang ingin "merasakan alam semesta seperti sebuah kesatuan kosmik." Ia juga suka menggunakan istilah religius, seperti pada tahun 1926 mengatakan bahwa "Ia [Tuhan] tidak bermain dadu" ketika mengacu pada ketidakpastian yang dihasilkan oleh teori kuantum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisinya terhadap Tuhan telah sering disalahpahami oleh orang dari kedua belah pihak ateism/agamis namun ia selalu menolak untuk digolong-golongkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti para ilmuwan besar lainnya ia tidak bisa dikotak-kotakkan seperti yang diinginkan orang dalam polemik," kata Brooke. "Jelas misalnya di mana ia memberikan penghormatan kepada nilai-nilai agama yang terdapat di dalam tradisi Yahudi dan Kristen... tetapi apa yang ia maksud dengan agama adalah sesuatu yang lebih mendalam daripada apa yang biasnya dimaksud dalam diskusi biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun penolakannya mutlak terhadap agama konvensional, Brooke mengatakan bahwa Einstein sempat marah sewaktu pendangannya dipakai para ateis fundamentalis. Ia marah oleh ketinggihatian mereka dan pernah menulis seperti ini, "Misteri abadi dari dunia ini adalah kesukarannya untuk dipahami."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2061825562277314120?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2061825562277314120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2061825562277314120' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2061825562277314120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2061825562277314120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/05/einstein-tentang-agama.html' title='Einstein tentang Agama'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-652266759522173451</id><published>2008-05-28T18:13:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T03:18:36.881-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hoax'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blue energy'/><title type='text'>Kontroversi Blue Energy, HOAX terbesar dalam sejarah Indonesia!</title><content type='html'>Belakangan ini rame ribut masalah blue energy yang katanya bisa memakai tenaga air untuk menjalankan kendaraan. Kalau bener bagus juga sih. Air kan melimpah. Menurut yang mengaku menemukannya, bisa memakai air laut juga. Itu sih sama saja dengan energi gratis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menaruh harapan bahkan lebih dari sekedar harapan dengan langsung berinvestasi seperti Presiden kita SBY. Beliau langsung meluluskan untuk membangun pabrik blue energy di daerah Cikeas. Bahkan beliau sempat mempresentasikannya di UNFCC kemaren di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan isu ini rame lagi karena sang penemunya, Joko Suprapto menghilang. Tambah rame isu ini, ada yang bilang ia diculik oleh para konglomerat minyak karena penemuannya bisa membuat revolusi di bidang energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi sesungguhnya. Kalau saya sih bilang ini adalah HOAX terbesar yang mengalahkan HOAX kartu Axis 666 kemaren. Sampai presiden aja kemakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang pernah belajar fisika SMP atau SMA, tentunya tahu kalau air alias H2O bisa diubah menjadi hidrogen dan oksigen dengan proses yang namanya hidrolisis. Hidrogen yang sudah terpisah tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembakaran. Tapi proses hidrolisis ini bukannya gratis, melainkan butuh energi listrik. Proses ini sampai sekarang gak dipakai untuk menjalankan motor karena energi yang dibutuhkan dalam pemisahan hidrogen dan air besar sekali. Gak setara dengan energi yang kemudian dihasilkan dari pembakaran hidrogen. Ini kan namanya nombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan teknologi fusi dingin yang sampai sekarang masih terus diteliti. Fusi dingin juga memanfaatkan salah satu isotop hidrogen yang juga bisa dihasilkan dari hidrolisis air. Hidrogen ini melalui reaksi fusi nuklir seperti yang terjadi di matahari dan menghasilkan energi yang dahsyat. Energi awal yang dipakai untuk hidrolisis gak ada apa2nya dibandingkan dengan energi hasil reaksi fusi nuklir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita begitu mudah kemakan HOAX semacam ini. Masyarakat kita, termasuk presiden dan staf2nya, masih buta sains. Pendidikan sains mulai dari SD sampai SMA selama 12 tahun seolah tak berbekas di otak kita. Masih ingat dulu kota Jogja yang heboh takut kena siklon tropis, padahal siklon tropis tidak akan menghantam daerah di bawah 10 derajat lintang. Atau isu kartu Axis barusan yang bilang radiasi infra merah HP yang bisa membunuh. Sejak kapan infra merah dipakai dalam koneksi HP kecuali untuk transfer data jarak dekat dengan notebook misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya para begawan sains turun gunung, memberikan pencerahan sains ke guru2 sekolah terlebih dahulu, supaya mereka bisa mengajarkan sains secara benar kepada masyarakat. Buku2 sains kita tidak pernah laku (tanya deh KPG gramedia). Rak buku sains gak ada di toko buku, kalaupun ada diisi oleh buku pelajaran dan buku komputer. Berbahaya sekali masyarakat yang buta sains, yang bisa dimanfaatkan oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab. Jangan2 kalau ada orang yang dengan cukup meyakinkan mengatakan bahwa bumi ini datar atau mataharilah yang mengelilingi bumi, bukan sebaliknya, masyarakat kita pun akan PERCAYA!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-652266759522173451?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/652266759522173451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=652266759522173451' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/652266759522173451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/652266759522173451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/05/kontroversi-blue-energy-hoax-terbesar.html' title='Kontroversi Blue Energy, HOAX terbesar dalam sejarah Indonesia!'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2281797711216412548</id><published>2008-05-13T17:42:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T03:17:44.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='isu'/><title type='text'>Isu Kenaikan BBM</title><content type='html'>Isu kenaikan BBM menjadi berita paling hangat dalam hari-hari terakhir ini. Orang menyikapinya dengan bermacam-macam. Sebagian besar kuatir karena ini akan memicu kenaikan harga barang-barang lain. Apalagi bagi mereka yang menjadi komuter di mana biaya transportasi menjadi porsi yang cukup besar dalam pengeluaran rutin mereka. Dunia usaha juga tidak kalah pusing karena akan ada perubahan dalam pembiayaan mereka. Mereka menjadi kesulitan dalam menyusun budget karena ada perubahan pada pengeluaran bahan bakar. Pada intinya semua menjadi resah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan itu yang ingin saya bahas. Yang ingin saya kritik adalah kenapa pemerintah meniupkan isu kenaikan BBM. Belum jelas kapan mengenai skema kenaikan dan kapan akan dinaikkan. Tapi isu sudah meluas dan masyarakat sudah resah. Beberapa politikus (dan mantan politikus) pun sudah berkomentar. Amin Rais sudah menunjuk SBY-JK tidak kompeten dan membuat kenaikan BBM makin menyulitkan rakyat yang sudah susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba berteori mengenai mengapa isu ini ditiup. Saya menganggap pemerintah justru ibarat mencelupkan kaki ke kolam yang dingin untuk menguji seberapa dingin air kolam itu. Tindakan meniupkan isu ke masyarakat adalah untuk menguji medan, menguji seberapa besar perlawanan masyarakat akan kenaikan tersebut. Tindakan tersebut saya nilai tidak bijak, lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Lebih baik bahas secara internal dan tuntas, pertimbangkan segala kemungkinan dan buatlah keputusan walaupun itu pahit. Lingkungan usaha cenderung lebih menyukai pendekatan demikian karena memberikan kepastian. Mereka bisa jauh2 hari menyusun langkah antisipasi karena adanya kejelasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2281797711216412548?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2281797711216412548/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2281797711216412548' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2281797711216412548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2281797711216412548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/05/isu-kenaikan-bbm.html' title='Isu Kenaikan BBM'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-824259981839673522</id><published>2008-04-13T20:26:00.000-07:00</published><updated>2008-04-13T21:43:55.425-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dvd bajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bajakan'/><title type='text'>Untung ada DVD bajakan!</title><content type='html'>Belakangan ini memang film Indonesia menunjukkan gairah yang cukup menggembirakan. Tiada hari tanpa tayangan film Indonesia di bioskop. Beberapa di antaranya malah menjadi fenomena seperti Ayat-Ayat Cinta. Lalu kenapa mengeluh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya, mewakili beberapa penggemar film kelas berat belakangan ini merasa porsi tayangan film Indonesia mulai menggerogoti kenikmatan kami menonton film2 berkualitas dari negeri seberang. Film yang menang Oscar "&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0477348/"&gt;No Country for Old Man&lt;/a&gt;" gak masuk jaringan bioskop kita. Beberapa unggulan seperti "&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0469494/"&gt;There Will be Blood&lt;/a&gt;" juga gak tayang. "&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0467406/"&gt;Juno&lt;/a&gt;" yang banyak dipuji, dan skenarionya memenangkan Oscar mungkin baru akan tayang, telat setengah tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung masih ada Blitz Megaplex yang sering memasukkan film2 alternatif yang kelas festival sehingga bisa dinikmati oleh para penggemar film kelas berat. Film seperti "&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0464141/"&gt;The Orphanage&lt;/a&gt;" yang diproduksi Guillermo del Toro bisa diputar. Begitu pula dengan "&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0460791/"&gt;The Fall&lt;/a&gt;" karya Tarsem Singh yang fenomenal itu. Yang suka film2 horor Asia (yang jauh lebih bagus dari film horor lokal maupun Hollywood) juga terpuaskan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, kecuali anda langganan TV kabel, tontonan di TV lokal benar2 membunuh kecerdasan otak. Masa2 keemasan yang dulu sempat kita nikmati sewaktu RCTI masih pake dekoder seolah menjadi masa lampauyang tak terjangkau. Dulu kita dimanja dengan seri Mac Gyver, Flash, Layar Emas Rabu, film kartun seperti Duck Tales, dll. Di saat banyaknya film seri bermutu di negeri seberang (baik Korea maupun Hollywood) seperti Heroes, CSI, 24, dll, kalau kita gak punya TV kabel silakan nyengir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disinilah datang "dewa penyelamat" kita, DVD bajakan! Segala macam film, dari yang sampah, porno, india, sampai kelas film klasik dan festival, film seri TV Amerika maupun Korea, film Jepang, anime, semua bisa diperoleh dengan mudah dan murah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, anggaplah pembajakan adalah perbuatan melanggar hukum. Tetapi para pembajak bisa kita lihat seperti Robin Hood dunia hiburan yang memberikan hiburan murah kepada rakyat (dengan segepok keuntungan di tangan mereka tentu saja), yang tanpa mereka hanya nyengir saja nonton film jelek yang makin merajai bioskop dan televisi kita. Hidup DVD bajakan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-824259981839673522?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/824259981839673522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=824259981839673522' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/824259981839673522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/824259981839673522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/04/untung-ada-dvd-bajakan.html' title='Untung ada DVD bajakan!'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4668669562898169399</id><published>2008-03-23T18:23:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T19:06:46.383-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibu kita kartini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagu wajib'/><title type='text'>Lagu Ibu Kita Kartini Tiga Bait (Saya Bukan Roy Suryo)</title><content type='html'>Pertama-tama, saya mau memulai ini dengan mengatakan dengan sungguh-sungguh kalau saya bukan Roy Suryo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu saya jalan2 di sekitar Margonda, Depok, dan melihat di Taman Bacaan ZOE sedang ada jualan buku. Saya obrak-obrik beberapa koleksi buku bekas dan saya menemukan sebuah buku lama berjudul PUSAKA INDONESIA, yang isinya riwayat hidup tokoh-tokoh besar Indonesia. Secara acak aku buka beberapa halaman dan kutemukanlah ini, teks lagu "Ibu Kita Kartini", di dalam buku itu judulnya "Raden Adjeng Kartini", dan tiga bait panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-katanya terdengar aneh buat kita yang sudah memakai bahasa Indonesia modern. Teksnya seperti ini, sengaja saya kutip dalam ejaan asli di bukunya, yang terbit pada tahun 1966.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Raden Adjeng Kartini&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;cipt. W.R. Supratman&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="center"&gt;Raden Adjeng Kartini, puteri sedjati&lt;br /&gt;Puteri Indonesia, harum namanja&lt;br /&gt;Raden Adjeng Kartini, pendekar isteri&lt;br /&gt;Pendekar kaumnja, untuk mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Adjeng Kartini, pendekar isteri&lt;br /&gt;Pendekar kaum ibu, tanah airnja&lt;br /&gt;Raden Adjeng Kartini, penjuluh budi&lt;br /&gt;Penjuluh bangsanja, karena tjita-tjitanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Adjeng Kartini, pendekar djauhari&lt;br /&gt;Puteri jang berdjasa, se Indonesia&lt;br /&gt;Raden Adjeng Kartini, puteri jang sutji&lt;br /&gt;Puteri jang merdeka, tjita-tjitanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refrein: &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Wahai Raden Adjeng Kartini&lt;br /&gt;Puteri jang mulia&lt;br /&gt;Sungguh besar tjita-tjitamu&lt;br /&gt;Bagi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;disalin dari buku karangan Tamar Djaja, Pusaka Indonesia, hal 729&lt;br /&gt;terbitan Penerbit Bulan Bintang, 1966&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak punya data kapan lagunya berubah menjadi yang kita kenal sekarang. Mungkin memang ada revisi yang dilakukan oleh (dugaan saya) Departeman Pendidikan dan Kebudayaan. Memang sih kalau kita masih memakai syair yang lama, akan aneh sekali bunyinya. Pendekar isteri..., apa tuh artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau teman-teman, yang sepuh khususnya, pernah mengenal lagu Ibu Kartini versi jadul ini mohon dishare pengalamannya... Ada rekamannya gak yah, mungkin Sanggar Lokananta di Solo punya. Dan sekali lagi, saya bukan Roy Suryo... :p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4668669562898169399?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4668669562898169399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4668669562898169399' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4668669562898169399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4668669562898169399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/03/lagu-ibu-kita-kartini-tiga-bait-saya.html' title='Lagu Ibu Kita Kartini Tiga Bait (Saya Bukan Roy Suryo)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4950046394413106476</id><published>2008-02-24T21:02:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T21:09:35.462-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='busway'/><title type='text'>Contra Flow Busway Batal Hari ini</title><content type='html'>Hari ini, 25 Februari mestinya dilaksanakan contra-flow untuk jalur busway Mampang-Duren 3, artinya, di jalur busway kiri, akan diisi oleh busway dari arah sebaliknya, melawan arus kendaraan lain. Kebijakan ini dilakukan supaya tidak ada kendaraan yang masuk ke jalur busway, dengan cara dipaksa tentu saja, kalau nggak kan ketabrak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa tapi tadi pagi, contra flow tidak jadi dilaksanakan. Katanya sih masih ada masalah dengan ijin. Walhasil masih bermacet ria deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang unik adalah di dalam busway yang saya tumpangi, ada crew dari TV7 yang mau meliput contra flow. Tentu saja mereka kecewa. Tetapi mereka tetap mewancarai supir busway (pramudi) meminta pendapat mereka tentang kemacetan. Memang kemacetan akibat masuknya kendaraan yang masuk ke jalur busway mengganggu. Jarak antara Ragunan - Dukuh Atas yang semestinya 40 menit, ditempuh dalam 1.5-2 jam. Penumpang pun mulai males dan mengalihkan alat transportasinya ke moda yang lain terlihat dari semakin turunnya jumlah penumpang. Waktu tunggu pun menjadi lama karena kendala kemacetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah contra flow ini ditempuh memang karena kemacetan di jalur Mampang - Ragunan sangat parah setiap pagi. Masuknya kendaraan malah memperparah kemacetan karena membuat busway pun ikutan macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak ada yang diuntungkan dari kemacetan dari jalur busway. Yang masuk ke jalur busway pun tidak luput dari macet. Sudah lama didiskusikan bahwa kebijakan buka tutup di saat macet dengan memperbolehkan kendaraan lain masuk ke jalur busway di saat macet tidak membantu. Busway yang mestinya menjadi sarana menghindari macet menjadi macet juga, dan tidak ada jalan keluarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai pemakai angkutan busway jalur 6 berharap kebijakan contra flow ini dapat segera dijalankan (denger2 sih katanya baru rabu bisa dilaksanakan).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4950046394413106476?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4950046394413106476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4950046394413106476' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4950046394413106476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4950046394413106476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/02/contra-flow-busway-batal-hari-ini.html' title='Contra Flow Busway Batal Hari ini'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4470039798080307043</id><published>2008-01-23T23:26:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T23:28:21.528-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biofuel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemanasan global'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hemat energi'/><title type='text'>STOP Biofuel Kalau Masih Mau Makan Tempe</title><content type='html'>&lt;span id="ctl00_ContentPlaceHolder1_lblNews"&gt;&lt;p&gt;Biofuel sempat menjadi perbincangan di tahun yang lalu ketika Presiden SBY berniat mengkonversi lahan gambut di Kalimantan untuk perkebunan tanaman yang nantinya akan menghasilkan minyak nabati untuk diolah menjadi biofuel. Waktu itu saya menduga ini hanya angat-angat tai ayam alias ikutan tren (apa sih kebijakan di negeri ini yang gak angat-angat tai ayam, reaktif tanpa perencanaan yang matang?) Dugaan saya terbukti benar karena ternyata &lt;a target="_blank" href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=191018"&gt;17 perusahaan produsen biofuel sekarang di Indonesia sudah terancam bangkrut&lt;/a&gt;!.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi bukan itu yang mau saya bahas. Dari awal para aktivis lingkungan menentang industrialisasi biofuel. Pertama, kebutuhan biofuel dunia akan mengkonversi lahan menjadi tanaman penghasil energi, mengalahkan tanaman penghasil pangan. Ini akan membuat harga pangan naik, dan menyulitkan mereka yang berada di kalangan bawah. Kita sudah merasakan dampaknya. Harga kedelai naik karena adanya kenaikan kebutuhan akan kedelai yang dikonversi menjadi biofuel. Begitu pula dengan kenaikan harga gandum dunia. Di Malaysia mereka sudah mulai menjatah minyak goreng (ternyata mereka juga senasib dengan kita) karena adanya kenaikan permintaan CPO untuk biofuel. Dunia akan kelaparan kalau kita melakukan konversi ke biofuel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, seluruh muka bumi ini tidak akan cukup untuk ditanami tanaman penghasil biofuel kalau kita berhenti menggunakan bahan bakar fosil dan menggunakan biofuel 100%. Kita butuh LIMA bumi untuk mencukupi kebutuhan biofuel dengan tingkat penggunaan energi saat ini! Jangan tertipu dengan label bahwa biofuel adalah bahan bakar yang bisa diperbaharui karena dihasilkan dari tanaman, dengan demikian lebih ramah lingkungan. Yang terjadi tidaklah seindah itu. Yang akan terjadi adalah meluasnya penebangan hutan untuk membuat lahan perkebunan tanaman energi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan hanya itu, tanaman ini juga ikut menghabiskan sumber daya air di dunia yang sudah tipis. Kita akan mengalami krisis air bila perkebunan tanaman biofuel dibuat secara luas!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, biofuel bukanlah bahan bakar ajaib bebas polusi seperti yang digembar-gemborkan. Biofuel adalah minyak, dan semua minyak adalah rantai karbon yang kalau dibakar akan menghasilkan CO2, sama persis dengan CO2 yang dikeluarkan oleh pembakaran minyak bumi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konversi minyak bumi ke biofuel bukanlah jawaban. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Masalahnya adalah di konsumsi energi kita yang sudah berlebihan. Ini ada beberapa tips yang bisa kita lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Sebisa mungkin tidak memiliki kendaraan pribadi. Pakailah kendaraan umum. Kalau pun anda harus memakai kendaraan pribadi, pakailah kendaraan dengan cc kecil (kayak Avanza, Jazz, Yaris), jangan kendaraan 4WD untuk medan berat sekedar untuk berangkat kerja (kayak Landcruiser, Pajero apalagi Hummer). Biasakan nebeng atau ngajakin orang lain supaya kendaraan anda penuh, gak mubazir cuma diisi satu orang (lihat &lt;a target="_blank" href="http://www.nebeng.com/"&gt;www.nebeng.com&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Sebisa mungkin gunakan kereta api dan hindari pesawat. Pesawat adalah kendaraan paling boros bahan bakar, dan langsung mempolusi atmosfer bumi karena ia terbang di atas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Makanlah produk lokal. Jika kita makan produk impor, kita juga menghabiskan energi untuk mengangkutnya ke negara kita. Sudahlah, kita kayaknya udah harus &lt;em&gt;say goodbye&lt;/em&gt; sama mie dan roti, karena negara kita tidak menghasilkan gandum. Kita puaskan diri dengan roti tepung beras dan penganan dari singkong dan ubi jalar. Roti dari beras enak juga kok, di India namanya idli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Biofuel sebenarnya tidak jelek kalau kita memanfaatkannya dari limbah atau sekedar mencukupi kebutuhan sendiri dengan tanaman pekarangan pribadi seperti jarak. Minyak jelanta ketimbang dipakai lagi sehingga menjadi penyebab kanker, lebih baik dipakai untuk kendaraan. Pemkot Bogor sudah memanfaatkannya untuk Bis Trans Pakuan. Bila anda memanfaakan pekarangan dan menyuling minyak jarak sekedar untuk keperluan sehari-hari juga tidak berdosa. Yang bermasalah adalah jika kita membuat perkebunan secara ektensif sehingga bersaing dengan tanaman pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada intinya hemat energi, sayangi bumi kita.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4470039798080307043?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4470039798080307043/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4470039798080307043' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4470039798080307043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4470039798080307043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2008/01/stop-biofuel-kalau-masih-mau-makan.html' title='STOP Biofuel Kalau Masih Mau Makan Tempe'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8385048644238078566</id><published>2007-12-17T22:01:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T22:38:38.260-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='global warming'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemanasan global'/><title type='text'>Bagaimana menghadapi pemanasan global?</title><content type='html'>Meskipun konferensi iklim barusan diadakan di Indonesia, pemahaman orang Indonesia tentang pemanasan global masih minim. Tulisan ini adalah sekedar sebuah tulisan ringan sebagai bagian dari upaya menyebarkan kesadaran tentang pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanasan global adalah peningkatan suhu bumi yang disebabkan oleh pelepasan zat-zat rumah kaca yang mengganggu kesetimbangan pengaturan suhu bumi, yang pada akhirnya mengakibatkan pada perubahan iklim secara luas, lebih dari sekedar menjadi makin panas saja, seperti kenaikan permukaan laut, meluaskan penyakit yang dulunya hanya ada di daerah tropis, penggurunan, makin ekstrimnya cuaca seperti badai, kemarau dan banjir, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapinya. Ada sebuah buku kecil yang mencoba menjelaskan ini dengan gamblang dan lucu, dan tulisan ini mengutip darinya. Judulnya &lt;a href="http://www.amazon.com/Earth-Global-Warming-Survival-Handbook/dp/159486781X/ref=sr_1_5?ie=UTF8&amp;amp;s=books&amp;amp;qid=1197957377&amp;amp;sr=8-5"&gt;Global Warming Survival Handbook&lt;/a&gt;. Buku ini bisa dibeli di toko buku Periplus. Sayang belum ada terjemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa langkah kecil dapat kita ambil:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pakailah lampu hemat energi (kayak lampu Philips). Lampu hemat energi memakai daya listrik yang lebih rendah untuk menghasilkan terang yang sama. Jadi selain hemat energi kita juga hemat tagihan listrik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbusanalah yang sesuai. Kalau untuk konteks Indonesia jangan pakai jas (plis deh). Kita tinggal di daerah tropis, ngapain pakai baju tebal yang nantinya hanya akan membuat kita kepanasan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan AC secukupnya, setel pada 25 derajat, gak perlu sampai 18 derajat yang membuat orang menggigil kedinginan semua. Hemat energi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Matikan lampu atau air di saat tidak digunakan. Jangan biarkan air terbuang percuma di wastafel. Gunakan toilet duduk yang bisa menghemat air sehingga gak usah diguyur dengan banyak air seperti WC jongkok. Kalau mau lebih jauh gunakan WC biologis seperti &lt;a href="http://www.lipi.go.id/www.cgi?cetakberita&amp;amp;1170341754&amp;amp;&amp;amp;2006&amp;amp;"&gt;bio-toilet&lt;/a&gt;nya LIPI.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Matikan alat elektronik, jangan biarkan mereka dalam posisi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;standby &lt;/span&gt;karena mereka tetap menghabiskan energi. Bila ditotal dari seluruhnya, energi yang mereka habiskan cukup besar, sehingga orang menamakannya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ghost-energy&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila membeli peralatan elektronik belilah yang berlogo &lt;a href="http://www.energystar.gov/"&gt;Energy Star&lt;/a&gt;, karena punya fitur untuk menghemat energi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Naiklah kendaraan umum untuk sehari-hari, bersepeda bila perlu. Sebisa mungkin naik kereta api ketimbang pesawat, karena pesawat adalah salah satu penyumbang polutan terbesar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beralihlah dari bahan bakar fosil jika bisa. Gunakan panel surya, pembangkit tenaga air, atau angin. Dukung perusahaan yang mengembangkan energi terbaharui.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mulailah bekerja dari rumah, sehingga kita tidak perlu menggunakan alat transportasi yang menyumbang polusi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berkebunlah bila ada tanah kosong, atau menanam tanaman di pot.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belajarlah membuat kompos dari sampah rumah tangga anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daur ulang, daur ulang, daur ulang!&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Beberapa di antaranya terdengar lucu bahkan nakal, seperti:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jangan mengendarai Hummer ke kantor, kecuali kantor anda ada di Fallujah, Irak sana.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertimbangkanlah untuk mulai beternak unta. Jika pemanasan global benar-benar terjadi, unta adalah investasi yang paling menguntungkan, semua jadi gurun soalnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempertimbangkan untuk membuka kantor di malam hari, karena siang sudah terlalu panas :p&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan yang paling asik adalah sering-seringlah mandi bareng untuk menghemat air!&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8385048644238078566?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8385048644238078566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8385048644238078566' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8385048644238078566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8385048644238078566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/12/bagaimana-menghadapi-pemanasan-global.html' title='Bagaimana menghadapi pemanasan global?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-1450978560485416260</id><published>2007-12-12T18:54:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:37:03.867-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='global warming'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemanasan global'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perdagangan karbon'/><title type='text'>Perdagangan karbon</title><content type='html'>Konferensi Lingkungan di Bali cukup menyerap perhatian media di tanah air, sehingga kata &lt;em&gt;global warming&lt;/em&gt; atau pemanasan global menjadi kata yang paling tren minggu-minggu ini. Mengenai "binatang" apa itu pemanasan global sendiri, sebetulnya tidak banyak orang yang benar-benar paham. Ini adalah tulisan pertama dari beberapa tulisan yang nantinya mudah2an bisa membantu sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari skema yang banyak dibicarakan dalam pengurangan emisi gas yang menyebabkan pemanasan global adalah perdagangan karbon. Ceritanya begini: Negara-negara maju yang telah meratifikasi Protokol Kyoto diharuskan mengurangi emisi karbon sampai taraf tertentu. Jika mereka tidak mampu memenuhi target, mereka dapat "membeli jatah" dari tempat lain yang telah melakukan pengurangan emisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman2 dari WALHI mencontohkannya begini: Anggaplah merokok dibatasi 10 batang sehari. Jika ada orang yang mau merokok lebih dari 10 batang, ia harus membeli jatah dari orang yang hanya merokok lima batang misalnya. Dengan membayar ongkos lima batang, ia bisa melebihi kuotanya yang hanya sepuluh batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema seperti ini pernah dijalankan dulu oleh gereja katolik dengan menjual surat pengampunan dosa. Logika yang dipakai sama. Orang-orang suci punya stok pahala berlebih di surga, melebihi syarat yang dibutuhkan untuk masuk surga. Stok yang berlebih ini bisa dibeli oleh orang-orang yang berdosa, supaya hitungan dosanya bisa dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kartun &lt;a href="http://www.hypothetical-bias.net/.shared/image.html?/photos/uncategorized/2007/05/22/envecon.jpg"&gt;di sini &lt;/a&gt;yang menggambarkan absurdnya perdagangan karbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema ini ditolak oleh NGO lingkungan hidup karena tidak sesuai dengan semangat mengurangi emisi karbon. Ia mengamini kelakuan boros dan polutif, asal membayar. Sementara para penggiatnya berkata ini lebih &lt;em&gt;feasible&lt;/em&gt;, karena pengurangan emisi secara langsung bisa berdampak kepada ekonomi. Lagi pula uangnya bisa dipakai untuk kegiatan2 yang mengurangi emisi karbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagangan karbon ini sangat rumit perhitungannya. Jangan2 nanti ada jurusan di Fakultas Ekonomi yang khusus mendalami perdagangan karbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih parah dari skema ini menurut saya adalah memasukkan mekanisme pasar dalam upaya pelestarian lingkungan. Yang kutakutkan adalah kata "perdagangan" itu sendiri. Di dalam perdagangan, harga ditentukan oleh pemain terbesar. Pengurangan emisi haruslah diserahkan ke dalam sebuah tuntutan bersama, bukan ke dalam mekanisme pasar, yang bisa diutak-atik pemain besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam mekanisme pasar, akan ada &lt;em&gt;supply&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;demand&lt;/em&gt;. Ini akan menimbulkan fluktuasi harga. Semua mekanisme yang menimbulkan harga yang tidak dikontrol menimbulkan spekulasi. Akan muncul spekulan2 karbon. Perdagangan karbon nantinya akan seperti jual beli saham dengan indeks fluktuatif yang jauh dari semangatnya untuk menyelamatkan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya banyak negara dunia ketiga dan perusahaan2 yang melihat perdagangan karbon ini menjadi peluang mencetak fulus. Dukungan pun mengalir. Salah satunya adalah Trans Jakarta (Busway) sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dengan ini berada di belakang NGO lingkungan. Perdagangan karbon bertolak belakang dengan semangat menguragi emisi, melainkan hanya sekedar memindahkan emisi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TOLAK PERDAGANGAN KARBON.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-1450978560485416260?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/1450978560485416260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=1450978560485416260' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1450978560485416260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1450978560485416260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/12/perdagangan-karbon.html' title='Perdagangan karbon'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7314541351860574887</id><published>2007-12-10T21:23:00.001-08:00</published><updated>2007-12-17T22:39:46.777-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='busway'/><title type='text'>Mix-traffic policy untuk Busway</title><content type='html'>Ada kabar baik buat para pengguna busway (dan kabar buruk bagi pemakai kendaraan pribadi :p). Kebijakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mix-traffic&lt;/span&gt; (yaitu diijinkannya kendaraan lain masuk jalur busway pada waktu tertentu) yang diterapkan di beberapa jalur busway dengan niat mengatasi kemacetan akan ditinjau ulang di akhir tahun ini. Alih-alih mengurangi kemacetan, ia menurunkan kinerja busway 20-30%, dan ternyata juga tidak mengatasi kemacetan. Ini disebabkan karena kemacetan memang bukan karena busway, melainkan karena volume kendaraan yang berlebih. Ini malah bisa memukul balik, karena turunnya kinerja busway bisa membuat orang meninggalkan busway!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Busway kalau mau diterapkan memang harus konsisten. Kalau mobil pribadi masih diijinkan masuk ke jalur busway, ia bukan lagi jalur khusus. Ada argumen yang mengatakan bahwa pemakai kendaraan pribadi yang telah membayar pajak telah diambil haknya oleh busway. Masalahnya bukan di situ. Pemakaian kendaraan pribadi jelas tidak efektif karena memakan beban jalan, dan harus di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;discourage&lt;/span&gt;, baik dengan pajak yang tinggi, maupun dikurangi kemudahannya, seperti dimakan jalur bisa. Dimana-mana, kendaraan umum memang diberi prioritas. Selain lebih efektif karena ngangkut orang dalam jumlah banyak, ia juga mengurangi jumlah emisi karbon. Apalagi kalau memakai gas. Jumlah kendaraan sudah terlalu banyak dan mass-transit adalah jalah keluarnya, plus pengurangan jumlah kendaraan secara bertahap. Mengenai kenapa busway bukan monorail atau subway, itu adalah pertimbangan praktis. Jelas lebih murah dan mudah. Emang buat monorail dan subway gampang. Monorail saja sekarang tersandung karena masalah pendanaan. Untuk subway mesti dilihat dulu struktur tanahnya. Jangan2 nantinya terowongannya malah terisi air. Lumayan juga sih, jadi got raksasa, bisa untuk ngatasin banjir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7314541351860574887?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7314541351860574887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7314541351860574887' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7314541351860574887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7314541351860574887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/12/mix-traffic-policy-untuk-busway.html' title='Mix-traffic policy untuk Busway'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-1438070717655983570</id><published>2007-12-05T18:25:00.000-08:00</published><updated>2007-12-05T18:40:57.742-08:00</updated><title type='text'>Lagi-lagi... kekerasan terhadap wartawan</title><content type='html'>Lagi2 terjadi kekerasan terhadap wartawan. Tapi yang kali ini yang ingin saya sorot adalah, kekerasan dilakukan oleh mahasiswa (lihat &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/23/time/112345/idnews/856557/idkanal/10"&gt;ini&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, wartawan memang bukan makhluk suci. Kerap kali kita juga melihat wartawan melanggar rambu2 di dalam melakukan kerja jurnalistik. Misalnya, mengancam atau memeras sumber, memasuki area privat (khususnya infotaiment, meskipun ada juga yang menolak mereka disebut wartawan). Yang lebih ringan kesalahannya adalah wartawan asal kutip sehingga kutipan diambil keluar dari konteksnya dan menimbulkan persepsi yang berbeda seperti yang dimaksudkan sumber. Ini juga membuat wartawan dibenci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bagaimana pun jeleknya, tidak bisa dipungkiri, kalau fungsi jurnalisme tidak bisa ditiadakan dalam alam demokrasi. Ia adalah salah satu pilar demokrasi, bersama pendidikan, dan keterwakilan. Tanpa dia, demokrasi lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, mutu jurnalisme kita memang perlu ditingkatkan. Di saat partai politik dianggap banyak tidak bermutu sehingga orang melihat calon independen, mungkin kita juga perlu melihat jurnalis independen, seperti blogger, karena koran sekarang, apalagi TV juga banyak yang gak mutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, yang ini yang memprihatinkan: mahasiswa yang mestinya kaum terdidik, ternyata juga sama saja. Ini sebetulnya juga tidak terlalu aneh. Mahasiswa hanyalah sampel kecil dari keseluruhan potret masyarakat kita. Yang namanya kerumunan massa, ya begitu kelakuannya, gak peduli tukang becak, pedagang kaki lima, mahasiswa,  pelajar, bahkan orang berdasi, pengacara, agamawan, dan wartawan juga. Masyarakat kita memang sedang sakit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-1438070717655983570?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/1438070717655983570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=1438070717655983570' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1438070717655983570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/1438070717655983570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/12/lagi-lagi-kekerasan-terhadap-wartawan.html' title='Lagi-lagi... kekerasan terhadap wartawan'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5444545330973158620</id><published>2007-11-21T17:26:00.000-08:00</published><updated>2007-11-21T19:47:30.469-08:00</updated><title type='text'>Iklan Layanan Masyarakat KPI</title><content type='html'>Pertama-tama, apa itu KPI. KPI adalah Komisi Penyiaran Indonesia. Ia adalah sebuah lembaga negara independen yang dibentuk sebagai pengawasan kegiatan penyiaran. Lengkapnya bisa dilihat di &lt;a href="http://www.kpi.go.id"&gt;http://www.kpi.go.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghargai niat baik dari KPI supaya masyarakat kita mendapatkan tontonan bermutu dengan membatasi tayangan-tayangan yang memperlihatkan kekerasan dan kecabulan. Dan ini disampaikan dengan baik lewat iklan layanan masyarakat (yang kebetulan saya pantau dari radio swasta FM di Jakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di pihak lain ada beberapa hal yang mau saya kritisi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. KPI telah mengambil posisi sebagai polisi moral, khususnya menurut agama-agama tertentu. Dengan demikian KPI telah menjadi subordinat dari agama-agama tertentu. Bahwa penayangan acara-acara berunsur kekerasan dan kecabulan harus dibatasi, saya 100% setuju, apalagi oleh TV publik. Tetapi ingat, TV adalah sebuah media hiburan, dan kekerasan dan kecabulan dalam batas2 tertentu dengan niat menghibur tidak bisa dihindari. Jika itu dimatikan secara mutlak, tidak ada lagi unsur hiburan. Nantinya isi acara TV dakwah semua, mau nonton Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang patut kita kritik adalah tayangan kekerasan yang tidak bermutu. Siapa coba yang mau ngritik film &lt;a href="http://www.nbc.com/Heroes/"&gt;HEROES&lt;/a&gt;, yang tayang baru-baru ini. Jelas ada unsur kekerasan dan seks dalam film seri tersebut. Namun, ia adalah sebuah film yang cerdas, kekerasan tidak dijadikan tujuan melainkan sebagai alat untuk melihat hakekat kemanusiaan yang lebih agung. Begitu pula dengan film &lt;a href="http://www.hbo.com/band/landing/currahee.html"&gt;BAND OF BROTHERS&lt;/a&gt;. Kurang keras apa tuh film. Tetapi muatan kemanusiaannya sangat kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi KPI patut berhati-hati dalam memberikan keputusan, jangan hanya pake kacamata kuda untuk mengamini kelompok masyarakat tertentu. Pake pikiran yang lebih jernih dan cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Di dalam iklan layanan masyarakat yang saya dengar di radio, ada satu versi yang menggambarkan ibu2 lagi ngegosip tentang buah hati mereka. Yang satu bilang kalau ada anaknya yang bayi sudah bisa mengucapkan kata pertama, PA-CA-RAN, yang kedua bilang anaknya bisa niruin SUSTER NGESOT, yang ketiga bilang anaknya bisa goyang ngebor, ngecor dan kayang kayak penyanyi dangdut. Kemudian ibu keempat bilang anaknya gak bisa semua itu tapi tahu kalau &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_Edison"&gt;THOMAS ALVA EDISON &lt;/a&gt;itu penemu listrik. Kesan yang diberikan adalah ibu tersebut tidak membiarkan anaknya nonton sinetron dan tayangan gak jelas di TV, yang patut kita puji tentunya. Tapi di pihak lain, juga menyebarkan pandangan picik bahwa anak yang baik adalah anak yang bisa dididik seperti mendidik seekor burung beo: hafal nama mentri, nama planet, tabel perkalian dan lain-lain. Ini juga sama bodohnya dengan suster ngesot dan goyang ngebor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal tau saja, listrik tidak pernah ditemukan. Ia ada di alam dalam bentuk petir misalnya. Kalau mau bawa2 nama Thomas Alva Edison, ia adalah orang yang pertama kali mengkomersialkan bohlam lampu, lewat perusahaannya GE. Ingat! Ia bukan penemu bohlam lampu pertama, sudah ada beberapa orang lain yang membuat prototipe bola lampu, hanya gagal memasarkannya saja. Anak yang pinter membeo gak akan kemana2. Ia tidak akan menjadi seorang pecinta kebenaran, dan menjadi seorang yang utuh. Sungguh kita kekurangan sekali pribadi yang utuh seperti banyak bapak bangsa kita. Dan sayangnya KPI pun rupanya tidak membantu ke arah membuat bangsa ini lebih baik, melainkan hanya membuat kita berpandangan sempit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5444545330973158620?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5444545330973158620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5444545330973158620' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5444545330973158620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5444545330973158620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/11/iklan-layanan-masyarakat-kpi.html' title='Iklan Layanan Masyarakat KPI'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-3422634984639688766</id><published>2007-11-19T17:38:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:40:43.083-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Pengalaman Nyari Buku di Gramedia</title><content type='html'>Baru seminggu yang lalu saya (dengan terpaksa) ke Gramedia untuk mencari sebuah buku untuk textbook kuliah. Saya benernya emang males banget ke Gramed, kecuali untuk beli stationary, karena di sana buku2 tidak disusun dengan kategori yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya:&lt;br /&gt;1. Saya pernah melihat buku STRUKTURALISME, yaitu tentang salah satu teori sosiologi diletakkan di rak mekanika struktur teknik sipil. Bayangkan kalau orang yang mau nyari buku itu di rak sosiologi, gak akan nemu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Buku dengan judul LIBIDO, sebuah buku postmodernisme, diletakkan di rak esek-esek, tentang bagaimana mencegah ejakulusi dini, dll. Begitu pula nasib buku TEORI SEKS-nya Sigmund Freud, sebuah buku psikoanalisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saya pernah nyari buku Pram di katalog komputer mereka. Gak nemu buku yang diinginkan. Memang ada beberapa buku Pram yang lain, tapi yang saya cari gak ada. Usut punya usut, ternyata di dalam katalog mereka, entry Pramoedya Ananta Toer gak unik satu entry, bisa PRAMOEDYA, PRAMUDYA, PRAMUDIA, PRAMOEDIA, bisa pake TUR, atau TOER, tergantung orang yang ngisi entry pas barangnya masuk. Bisa mabok kan cari buku di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengalaman saya yang terakhir, minggu yang lalu, nyari buku METAFISIKA sebagai HERMENEUTIKA. Gak nemu di database komputer mereka. Saya nanya ke petugas di Gramed Matraman, ditunjukin ke lt.1 rak FILSAFAT. Gak nemu juga. Saya nyerah, pulang. Teman saya menemukannya di lt.3! LAH, kok di database gak ada. Emang ada 2 rak filsafat di lantai yang berbeda! Bener2 bikin gila nyari buku di Gramed!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali kalau anda nyari HARRY POTTER, berdoa saja anda bisa menemukan buku yang anda cari di Gramed...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-3422634984639688766?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/3422634984639688766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=3422634984639688766' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3422634984639688766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3422634984639688766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/11/pengalaman-nyari-buku-di-gramedia.html' title='Pengalaman Nyari Buku di Gramedia'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-538480029725685176</id><published>2007-11-14T17:56:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T22:39:55.071-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='busway'/><title type='text'>85 orang</title><content type='html'>Tahukah anda kalau penumpang busway dalam satu bis maksimal 85 orang? Iseng aku coba hitung-hitung dari mana angka itu didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama dari jumlah kursi. Kursi belakang ada 5, tengah 16, dan depan 9, total 30. Kemudian pegangan untuk penumpang berdiri ada 55. Total memang 85 penumpang, dengan rincian 30 duduk, 55 berdiri. Pegangan untuk yang berdiri hanya untuk yang di gang tengah, di sekitar pintu tidak diberikan, jadi asumsinya, penumpang tidak diperkenankan berada di dekat pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah, pertama, jarak antar pegangan berdiri agak tidak realistis, alias terlalu dekat satu sama lain. Angka realistisnya adalah 40, alias 40 orang berdiri. Yang kedua, penumpang kita nampaknya masih kurang beradab, semua ngumpul di pintu sehingga mempersulit orang masuk atau keluar dari bis. Walhasil, ketidaknyamanan dirasakan semua penumpang, hanya karena keegoisan orang yang tidak mau bergeser, padahal turunnya masih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit curhat saja, saya sering ngobrol sesama penumpang yang berdiri di ujung karena tidak mau nyesek di dekat pintu. Obrolan kita selalu di seputar kenapa orang2 selalu numpuk berdesakan di pintu, padahal di ujung lega. Apa mereka kurang kesadaran, egois, atau apa tak tahu lah. Bukankah busway bukan seperti Kopaja yang ngejar setoran yang penumpang belum turun sudah tarik gas. Jadi pasti ditunggu kalau mau turun, tak usah rebutan di dekat pintu. Ini adalah juga sebuah penanda yang baik untuk sebuah diktum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Di saat orang mau menyerahkan kebebasannya ia malah mendapatkan kebebasannya, di saat ia memaksakan kebebasannya, ia malah kehilangan kebebasannya&lt;/em&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-538480029725685176?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/538480029725685176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=538480029725685176' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/538480029725685176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/538480029725685176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/11/85-orang.html' title='85 orang'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2947861958492548388</id><published>2007-11-14T02:17:00.001-08:00</published><updated>2007-11-14T02:41:29.588-08:00</updated><title type='text'>PERDA Anti Pengemis</title><content type='html'>Sebelumnya silahkan baca dulu &lt;a href="http://www.poskota.co.id/analisis_baca.asp?id=785&amp;action=bacaanalisis&amp;ik=12"&gt;artikel&lt;/a&gt; dari POS KOTA ini (tumben-tembennya aku baca POS KOTA), dan dari &lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/9/21/ada-pengemis-di-jambi-mampu-sewa-hotel-melati/"&gt;ANTARA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita menanggapi PERDA anti pengemis dan gepeng?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya memang tidak hitam putih. Fakta bahwa banyak pengemis profesional memang tidak bisa dipungkiri. Dan mereka menjadi penyakit masyarakat. PERDA yang mau menangani ini patut kita hargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, apakah pemberian sangsi bagi orang yang memberi kepada pengemis bisa diterima? Bahwa mengemis dilarang, bisa lebih diterima. Tetapi memberi dihukum? Memberi uang kepada siapa pun, termasuk memberi uang kepada perampok, adalah hak setiap manusia. Ini tidak bisa dibatasi oleh undang-undang apa pun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2947861958492548388?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2947861958492548388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2947861958492548388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2947861958492548388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2947861958492548388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/11/perda-anti-pengemis.html' title='PERDA Anti Pengemis'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4290905770728221919</id><published>2007-11-04T17:32:00.000-08:00</published><updated>2007-11-04T18:27:01.984-08:00</updated><title type='text'>Kekerasan lagi di Papua</title><content type='html'>Baru-baru ini, kekerasan terjadi lagi di Papua, dengan kasus yang agak sepele sebenarnya. Seorang polisi marah-marah dan tidak terima karena anaknya yang mabuk-mabukan ditangkap oleh polisi lainnya. (&lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/03/time/103252/idnews/848122/idkanal/10"&gt;selengkapnya lihat di sini&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kasusnya yang mau kutelusuri, tetapi mengapa begitu sering terjadi kekerasan di Papua (dan daerah lain di Indonesia juga sebenarnya. Kasus aliran sesat Al-qiyadah al islamiyah misalnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang menduga bahwa motifnya adalah motif ekonomi. Ketertekanan secara ekonomi membuat orang menjadi lebih beringas. Ini ada benarnya. Negara maju yang secara ekonomi lebih baik, biasanya warganya menjadi lebih tidak beringas. Yang kedua, untuk kasus Papua khususnya, adalah masih merasuknya gaya hidup tribalisme di dalam hidup mereka. Memang mereka telah bersentuhan dengan kehidupan modern, tetapi untuk berpikir dan bertingkah sebagai manusia modern butuh waktu yang panjang. Jangankan orang Papua, orang Jakarta saja masih banyak yang tidak bisa bertingkah laku seperti manusia modern, yang bisa antri, tidak membuang sampah sembarangan, tidak nyerobot jalur busway, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita memang tidak mengalami evolusi menuju modernisasi seperti layaknya sebuah peradaban. Kita mengalami revolusi, maju karena terbawa-bawa. Bangsa kita tidak mengalami revolusi demokrasi, yaitu penumbangan kekuasaan mutlak menuju demokrasi. Bangsa kita juga tidak mengalami renaissance dan aufklarung, yang membawa manusia menjadi berpikir rasional. Begitu pula dengan revolusi industri. Kita tiba-tiba kejatuhan itu semua di hadapan kita pada saat kita merdeka, tanpa proses. Jadilah kita begini adanya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita masih perlu berevolusi jadi sebuah bangsa yang modern.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4290905770728221919?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4290905770728221919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4290905770728221919' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4290905770728221919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4290905770728221919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/11/kekerasan-lagi-di-papua.html' title='Kekerasan lagi di Papua'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7180300310326760759</id><published>2007-10-29T21:38:00.000-07:00</published><updated>2007-10-29T22:27:45.678-07:00</updated><title type='text'>Rasa Sayange</title><content type='html'>Ribut lagi masalah lagu, setelah kasus Indonesia Raya tiga stanza-nya Roy Suryo. Kali ini dengan pemerintah Malaysia karena mereka memakai lagu Rasa Sayange sebagai jinggle promosi pariwisata mereka. Tapi di sini saya tidak akan memihak salah satu pihak, melainkan melihatnya dari sisi yang agak berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita-kita yang besar di zaman Orde Baru mungkin sudah menerima begitu saja bahwa lagu Rasa Sayange berasal dari Maluku. Dulu, entah kerjaan Orde Lama atau Orde Baru, ada semacam usaha untuk inventarisasi kebudayaan nasional. Kebudayaan dikatalogkan menjadi tarian, lagu, rumah adat, pakaian, dll, dan menjadi milik daerah tertentu. Di zaman saya SD dulu di pelajaran IPS, kita menghafalkan semua itu dan juga diujikan. Apa nama rumah adat Jawa, tari Seudati dari mana, termasuk tentu saja lagu Rasa Sayange dari mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas memang hal di atas tidak problematik. Tetapi tak segamblang itu sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Segala macam yang disebut tadi: lagu, pakaian, rumah adat, dll diatributkan ke salah satu propinsi, sehingga pertanyaannya di pelajaran sekolah adalah lagu/tarian/rumah adat anu berasal dari propinsi mana. Budaya, tentu saja, tidak bisa dikaping-kapling menjadi propinsi. Propinsi semata-mata adalah wilayah administratif pemerintahan. Jawa Barat saja (dulu) bukan hanya milik orang Priangan, karena orang Banten dan juga Cirebon (katanya) tidak mau disebut orang Priangan. Begitu pula dengan Sumatra, yang terlihat jelas antara Tapanuli dengan Deli yang sudah lebih dekat ke budaya Melayu. Apalagi budaya melayu yang menyebar di Sumatra dan Kalimantan atau malah lebih luas lagi karena bahasa melayu dipakai sebagai lingua franca di daerah nusantara ini. Intinya, membatasi budaya hanya pada batas propinsi adalah sesuatu yang konyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apa batasan antara lagu daerah (folksong) dengan lagu pop dalam bahasa daerah, semacam campur sari-nya Didi Kempot atau Cak Dikin misalnya. Tidak jelas. Memang ada yang bilang kalau lagu daerah itu adalah lagu yang sudah lama sekali menjadi ciri khas satu daerah, dipakai dan dinyanyikan dalam keseharian maupun even-even budaya suatu daerah. Namun ini tidak menutup kemungkinan masuknya lagu pop yang baru diciptakan namun sudah menjadi klasik, sehingga dikategorikan lagu daerah juga. Ini menjadi problematik, karena disaat inventarisasi lagu2 daerah, para penyusunnya juga memasukkan beberapa lagu "pop" daerah menjadi lagu daerah. Salah satunya adalah lagu-lagu pop sunda ciptaan Alm. Sambas Mangundikarta, seperti Manuk Dadali dan Pileuleuyan. Kedua lagu tersebut dimasukkan ke dalam inventaris lagu daerah Jawa Barat. Kalau gitu gimana dengan lagu2nya Doel Sumbang yang juga berbahasa Sunda yang juga tak kalah terkenal. Apa lagi kalau dibandingkan dengan Stasiun Balapan-nya Didi Kempot yang sudah ngetop kemana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke kasus lagu Rasa Sayange. Klaim lagu daerah Maluku seperti menurut inventaris resmi pemerintah Indonesia perlu dicek lagi, mengingat lagu ini memakai bahasa Melayu (meskipun berdialek Maluku). Dan Melayu itu cakupannya luas sekali, meliputi wilayah Indonesia dan juga Malaysia bahkan Madagaskar. Penciptanya bisa saja orang Maluku, tapi klaim lagu daerah Maluku benar-benar perlu dilihat secara lebih arif. Saya sewaktu berkunjung ke Malaysia di tahun 80-an cukup terkejut mendengar lagu Ayo Mama (satu lagi yang juga kita klaim sebagai lagu Maluku) yang ternyata juga populer di sana, di kalangan Melayu dan Cina. Nah, jadi lagunya lagu siapa dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, sebenarnya folksong itu kan adalah milik rakyat, namanya saja folksong=lagu rakyat. Ia adalah milik rakyat, dimanapun rakyat itu berada. Urusan beginian jadi ribet karena sekarang ada embel-embel hak cipta intelektual. Pada sirik-sirikan ini milik siapa. Milik rakyat. Titik! Alias &lt;span style="font-style:italic;"&gt;public domain&lt;/span&gt; bahasa kerennya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7180300310326760759?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7180300310326760759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7180300310326760759' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7180300310326760759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7180300310326760759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/10/rasa-sayange.html' title='Rasa Sayange'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8046945918932922699</id><published>2007-10-17T23:08:00.000-07:00</published><updated>2007-10-17T23:21:01.966-07:00</updated><title type='text'>Pilkada Jawa Barat</title><content type='html'>&lt;p&gt;Mungkin gelegarnya belum terdengar. Pilkada Jawa Barat akan dilakukan pada April tahun depan. Beberapa calonnya udah ambil ancang-ancang, tebar pesona tempel foto sana sini. Tapi bukan itu yang mau kubahas.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Aku tinggal di Depok, secara administratif masuk Jawa Barat, otomatis ikut Pilkada. Yang membingungkan adalah selaku warga Depok, rasanya lebih terpengaruh oleh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah DKI daripada kebijakan Pemda Jawa Barat yang rasanya nun jauh di sana di Bandung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tea&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Makanya aku lebih mendukung ide megapolitan Jakarta, meliputi Jabodetabek. Lebih masuk akal saja. Memang, ada perebutan duit di situ. Bekasi, Bogor dan Depok memang kecil, tapi bisa dipastikan memberikan masukan yang tidak kecil ke pundi-pundi Pemda Jawa Barat. Begitu pula Tangerang untuk Pemda Banten.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Tapi coba kita abaikan itu semua, dan melihatnya hanya dari kacamata penduduk di Jabodetabek. Bukankah lebih masuk akal kalau disatukan saja. Gak akan ada lagi joke seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;p&gt;1. Bis kecil yang trayeknya Pasar Minggu - Depok yang hanya secuil panjang trayeknya harus menjadi Bis Antarkota Antar Propinsi.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;2. Pemakai Flexi Combo gak harus tiap kali pulang pergi Bogor Jakarta mengaktifkan combonya, TIAP HARI! Semua dengan bahagia bisa pakai 021&lt;br /&gt;&lt;p&gt;3. Pemakai kendaraan bermotor Bogor gak harus bersitegang dengan Polres Bogor karena memakai pelat "B".&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Dan tentu saja Busway bisa melayani sampai Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8046945918932922699?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8046945918932922699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8046945918932922699' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8046945918932922699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8046945918932922699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/10/pilkada-jawa-barat.html' title='Pilkada Jawa Barat'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-3094423936151167352</id><published>2007-10-10T08:01:00.000-07:00</published><updated>2007-10-10T08:12:20.004-07:00</updated><title type='text'>Zebra cross, binatang apa itu?</title><content type='html'>Dari SD kita semua sudah tahu apa itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross&lt;/span&gt;. Kita tahu juga apa gunanya. Yaitu sebagai tempat penyeberangan. Apa itu benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau jujur, kebenaran itu hanya kebenaran sepihak, yaitu kebenaran dari pihak orang yang mau menyeberang. Itu pun masih sering dilanggar, dengan nyeberang sembarangan, tanpa melihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya katakan sepihak, karena kebenaran ini tidak diakui oleh pihak sebaliknya, yaitu pemakai kendaraan bermotor. Pemakai kendaraan bermotor di Indonesia, tidak melihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross&lt;/span&gt; sebagai tempat orang menyeberang. Mereka hampir tidak pernah (kecuali di Surabaya, mungkin, salut) memperlambat kendaraannya bila melewati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross&lt;/span&gt;, melihat dahulu, ada orang yang mau menyeberang atau tidak. Saya setiap hari harus mengeluarkan perhatian ekstra untuk menyeberang di Jalan Margonda Depok yang padat dan laju kendaraannya kencang-kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa demikian. Mungkin memang salah di pendidikan kita. Yang diajarkan tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross&lt;/span&gt; adalah para pejalan kaki, melupakan para pengendara. Para pengendara seharusnya adalah yang lebih mematuhi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross&lt;/span&gt;, baru pejalan kaki bisa memanfaatkannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesimpulannya, kalau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zebra cross &lt;/span&gt;tidak dipatuhi, sebenarnya kita cuma ngabis-ngabisin cat putih saja...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-3094423936151167352?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/3094423936151167352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=3094423936151167352' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3094423936151167352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/3094423936151167352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/10/zebra-cross-binatang-apa-itu.html' title='Zebra cross, binatang apa itu?'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-2506573766466657564</id><published>2007-08-14T19:52:00.000-07:00</published><updated>2007-08-20T21:28:39.213-07:00</updated><title type='text'>Roy Suryo, "Indonesia Raya", Zainal Ma'arif, dan Pers Indonesia</title><content type='html'>Capek juga lama-lama melihat pers kita yang menyambar setiap umpan, walaupun itu umpan busuk. Kasus Roy Suryo dan Indonesia Raya, Zainal Ma'arif dan SBY. Kalau pun mau masuk TV, pantasnya hanya di Cek dan Ricek, karena levelnya emang segitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu saya sering mendengar teman2 dari kalangan IT yang mengatakan kalau Roy Suryo itu gak tau apa2, alias cuma selebritis. Repotnya dia yang dianggap ahli sama media kita. Kasus kontroversi Indonesia Raya yang dia angkat emang buat eneg. Orang udah nyanyi lagu tiga stanza itu di jaman SD, SD di kampung lagi, yang hanya ada empat kelas dalam satu sekolah. Gak ada yang heboh tuh. Rekamannya juga udah dari jaman jebot. Kalau tidak salah ingat aku pernah melihat itu sewaktu SD di TVRI menjelang acara 17 Agustusan. Malah ada yang dinyanyikan dengan versi refren yang gak standar:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Indone Indone merdeka merdeka, Tanahku negriku yang tercinta ...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;Gak ada yang heboh tuh... Emang bisanya cuma cari popularitas saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi Zainal Maarif, murahan sekali membuat isu seperti. Kalau pun itu benar,&lt;em&gt; so what&lt;/em&gt;. Aku tidak peduli Presiden mau beristri berapa, asal ngurus negara ini bener.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih parah lagi adalah pers kita yang melahap itu semua, demi sensasi. Sayangnya masyarakat kita juga belum cukup cerdas. Kalau kita cukup cerdas, kita boikot pers yang beritanya gak jelas kayak gini. Malu-maluin bangsa ini aja. Masih mending aku dukung tim nasional yang meskipun kalah kemarin tetapi kalah dengan kepala tegak! Hidup tim nasional, terutama buat kiper PSMS, Markus Horison. Mantap benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita boikot Roy Suryo!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-2506573766466657564?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/2506573766466657564/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=2506573766466657564' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2506573766466657564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/2506573766466657564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/08/roy-suryo-indonesia-raya-zainal-maarif.html' title='Roy Suryo, &quot;Indonesia Raya&quot;, Zainal Ma&apos;arif, dan Pers Indonesia'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8031964325571876804</id><published>2007-07-31T18:26:00.000-07:00</published><updated>2007-07-31T19:01:22.268-07:00</updated><title type='text'>Trotoar, Pohon, dan Pedagang Kaki Lima</title><content type='html'>Sewaktu temanku dari Malaysia berkunjung, dan aku menemaninya jalan-jalan di Bandung, dia mengajukan sebuah pertanyaan yang kedengarannya mungkin aneh di telinga sebagian besar orang Indonesia: Kenape pohon ditanam di pedestrian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah di sepanjang trotoar di manapun, Jakarta, Bandung (mungkin ada kota lain yang cukup beradab untuk tidak menaman pohon di trotoar, saya belum tahu, tong kasih tahu kalau ada). Banyak pohon ditanam di trotoar, yang membuat pejalan kaki harus bermanuver karena jalannya terhalang pohon. Maksudnya mungkin baik memberikan keteduhan, tapi plis, jangan di tengah trotoar dong, apalagi di trotoar yang emang udah sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trotoar memang belum dianggap jadi kebutuhan. Ia jadi semacam pelengkap saja. Ada sukur, gak juga gak apa2. Mau bagaimana lagi, pejalan kaki (dan juga pengendara sepeda kupikir) tidak pernah menjadi bagian yang dipikirkan para pengambil keputusan di bidang transportasi. Tak terlalu salah juga mungkin, karena persentase mereka yang sangat kecil dibandingkan para pemakai kendaraan bermotor. Ini akan sangat berbeda dengan negara2 maju yang justru mementingkan pejalan kaki dan pemakai sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Karena berjalan kaki dan bersepeda tidak membuat polusi. Karena itulah kebiasaan seperti ini perlu dimanjakan. Belanda malah berjalan begitu jauh sampai membuat jalan khusus sepeda dan bisa mencantolkan sepeda di bis umum. Bayangkan, aku bisa naik busway dari Depok, sepeda digantungkan di samping bis, lalu turun di Sudirman, dan meneruskan perjalanan di jalur sepeda di sepanjang Sudirman Thamrin. Entah kapan mimpi seperti ini bisa terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejalan kaki dan pengendara sepeda memang terzalimi di negeri ini. Bukan hanya oleh pemerintah, melainkan juga oleh pedagang kaki lima, yang telah mengambil hak berjalan di trotoar yang sudah sempit, menjadi tempat mereka berjualan. Mungkin ini juga tidak bisa terlalu disalahkan karena alasan himpitan ekonomi. Mereka kalau diberi kesempatan mungkin juga tidak mau jadi pedagang kaki lima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun, masalah ini rumit untuk diselesaikan, karena mengangkut kebijakan transportasi dan lingkungan yang utuh dan komprehensif, dan di dalamnya juga terdapat masalah ekonomi dan pendapatan masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8031964325571876804?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8031964325571876804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8031964325571876804' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8031964325571876804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8031964325571876804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/07/trotoar-pohon-dan-pedagang-kaki-lima.html' title='Trotoar, Pohon, dan Pedagang Kaki Lima'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-982139364911326908</id><published>2007-07-30T21:36:00.000-07:00</published><updated>2007-07-30T21:49:56.614-07:00</updated><title type='text'>Etika Ber-BusWay Ria</title><content type='html'>Ini sekedar uneg2ku selama beberapa bulan ber-busway ria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan beberapa lama, busway nampaknya mendapat sambutan yang lumayan oke dari penduduk Jakarta dan sekitarnya, termasuk aku. Beberapa nada negatif di awal dibangunnya busway nampaknya menghilang, mudah2an karena melihat manfaatnya, bukan karena diancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang disana-sini masih ada kekurangan: jarak antar bis yang belum pas tiap 5 menit katakanlah. Kadang mesti nunggu hampir setengah jam. Begitu pula kadang ada sopir yang ugal2an kalau ngerem sehingga banyak yang hampir terjatuh. Kondisi halte dan terutama kanopi juga sering rusak dan bolong, dan perbaikannya lambat. Tapi bagaimanapun, dengan kekurangan itu, kebebasan dari macet yang berarti hemat waktu yang ditawarkan busway masih membuatnya jadi pilihan banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ada beberapa tips supaya kita semua enak ber-busway ria:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kalau naik busway jangan numpuk di pintu semua. Minggir ke depan atau ke belakang, untuk memberi tempat bagi orang yang mau naik atau turun. Lagi pula ngapain tumpuk2an di pintu. Kan ada tempat longgar di depan dan di belakang. Jangan takut gak bisa turun. Ini kan bukan bis atau KRL. Pasti ditungguin sama sopirnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hati2 dengan dompet dan handphone. Udah kejadian beberapa kali ada yang kecopetan.  Periksa selalu dompet dan handphone. Kalau ilang langsung teriak. Pengemudi bersama petugas akan memerintahkan penggeledahan penumpang. Mudah2an copetnya belum sempat turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Please deh, para pengemudi kendaraan bermotor, terutama sepeda motor, jangan masuk jalur busway, kecuali dalam situasi khusus diizinkan petugas. Udah mengambil hak yang bukan miliknya, juga berbahaya bagi keselamatan nyawa Anda sendiri. Mungkin Dislanta perlu memperlakukan busway seperti kereta api, alias dapat prioritas. Dan bagi petugas, tolong berikan sangsi yang berat bagi pelanggar jalur busway. Demi nyawa mereka juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kenek busway lebih tegas dong ngadepin penumpang yang bandel, yang maksa naik walau sudah penuh misalnya. Anda pakai seragam dan memang dibayar untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Pasti didukung penumpang lain kok... Kita kan mau enak semua. Jangan karena ulah satu orang, yang lain semua kena getahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-982139364911326908?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/982139364911326908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=982139364911326908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/982139364911326908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/982139364911326908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/07/etika-ber-busway-ria.html' title='Etika Ber-BusWay Ria'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5644617161604839600</id><published>2007-07-10T00:23:00.000-07:00</published><updated>2007-07-10T20:36:12.494-07:00</updated><title type='text'>Tujuh Keajaiban Dunia</title><content type='html'>Kalau kita ditanya tentang apakah Borobudur termasuk dalam 7 keajaiban dunia. Sebagian besar dari kita pasti menjawab ya. Sayangnya itu kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama kita harus tahu terlebih dahulu apa itu 7 keajaiban dunia. Dulunya di jaman Yunani kuno, ada daftar otoritatif yang membuat 7 buatan manusia yang paling dianggap mengagumkan di jaman itu. Itulah yang dikenal dengan 7 keajaiban dunia. &lt;a href="http://ce.eng.usf.edu/pharos/wonders/list.html"&gt;Ketujuh keajaiban &lt;/a&gt;itu adalah:&lt;br /&gt;1. Piramida Giza, di Memphis, Mesir Kuno&lt;br /&gt;2. Taman Gantung Babilonia&lt;br /&gt;3. Patung Zeus dari emas di Olympus, Yunani&lt;br /&gt;4. Kuil Artemis di Efesus, Asia Kecil&lt;br /&gt;5. Mausoleum di Hallicarnassus, Persia&lt;br /&gt;6. Patung Helios di Rhodes, Yunani&lt;br /&gt;7. Mercu Suar di Alexandria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketujuh bangunan tersebut, enam di antaranya sudah musnah, kecuali piramid di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada tradisi di atas orang di abad pertengahan sering mencoba menyusun kembali apa yang bisa dimasukkan ke dalam 7 keajaiban dunia yang masih ada. Listnya bervariasi dan tidak pernah ada kesepakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konyolnya, kita tak ketinggalan untuk menyusun daftar suka2 kita, dan tidak lupa memasukkan kebanggaan kita sendiri, Candi Borobudur ke dalamnya. Bukan berarti CAndi Borobudur tidak megah, loh, ini hanya sekedar masalah list saja. Dan yang lebih konyol lagi kita mendapatkan itu sebagai versi resmi yang dipelajar di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mau tau yang lebih lucu lagi gak? Baca berita di &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/08/time/013939/idnews/802309/idkanal/10"&gt;detik.com&lt;/a&gt; ini. Di berita ini ditulis bahwa Acropolis di Yunani memimpin polling tersebut. Coba Anda lihat sendiri daftarnya. Ada yang aneh? Itu bukan urutan polling sementara, melainkan hanya list ALPHABETICAL ORDER! Sayang sekali penulis berita tersebut asal saja menuliskan list tersebut sebagai rangking. Ha..ha... Mungkin memang baru segitu kualitas jurnalisme kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau tau hasil votingnya lihat &lt;a href="http://www.new7wonders.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mengurangi kekaguman saya terhadap Borobudur. Tidak masuknya Borobudur 7 keajaiban, bahkan tidak masuk nominasi, adalah salah satu indikator bahwa pamornya di dunia memang kalau dengan katakanlah Angkor Vat di Kamboja, yang meskipun kalah voting sempat masuk nominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, kembali ke laptop! Kecewa kalau Borobudur tidak lagi menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia? Gak usah, karena emang gak pernah masuk, kecuali kita masuk-masukin sendiri... :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula kecewanya sekarang. Telat banget. Padahal Borobudur kalah sebelum bertanding, karena gak masuk nominasi. Pemerintah pada iseng lagi saling nyalahin... Pusing deh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5644617161604839600?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5644617161604839600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5644617161604839600' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5644617161604839600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5644617161604839600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/07/tujuh-keajaiban-dunia.html' title='Tujuh Keajaiban Dunia'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5336397381246737499</id><published>2007-04-26T22:18:00.000-07:00</published><updated>2007-12-17T22:42:33.459-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perpustakaan'/><title type='text'>Rubuhnya Perpustakaan Hatta</title><content type='html'>Saya sedih sekali mendengar berita ini. Gak tahu bagaimana tanggapan keluarga Bung Hatta yang masih hidup tentang ini. Dulu saya pernah iseng nanya2 tentang status perpustakaan tersebut. Kata orang di sana sih keluarga Bung Hatta juga gak ngurusin karena udah dialihkan ke yayasan pengurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah simbol telah rubuh menandai rubuhnya tonggal intelektual bangsa ini, putra terbaik bangsa ini. Bung Hatta kalau bisa melihat dari surga mungkin akan nangis darah. Tapi itulah negeri ini, yang memuja mal dan belanja, melupakan moral dan budaya. Bung Hatta, maafkanlah kami generasimu yang tidak tahu diri ini, yang melupakan sejarah dan jati diri, yang menghamba pada dunia dan fana. Melupakan esensi dan pekerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung memang hanya sebuah simbol. Tapi ini sungguh mencerminkan kita yang sesungguhnya. Sampai jumpa intelektualitas, sampai jumpa etika. Selamat datang materialisme. Selamat datang dunia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang perpustakaan tersebut sudah lama terbengkalai. Perpustakaan memang tidak menjadi prioritas pembangunan bangsa ini. Dengan anggaran pendidikan yang 20% semestinya ini juga bisa dipakai untuk membenahi perpustakaan di seluruh negeri ini yang gak jelas mau dibawa kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut berduka cita, walaupun memang perpustakaan tersebut sudah lama koma, menunggu mati...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5336397381246737499?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5336397381246737499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5336397381246737499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5336397381246737499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5336397381246737499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/04/rubuhnya-perpustakaan-hatta.html' title='Rubuhnya Perpustakaan Hatta'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-5490654835624283260</id><published>2007-04-18T17:33:00.000-07:00</published><updated>2007-04-18T17:49:51.508-07:00</updated><title type='text'>Perpustakaan IPDN (STPDN or apalah, sami mawon kan...)</title><content type='html'>Tempo 19 April  hal.A4 memuat tentang kelanjutan kasus IPDN. Tapi yang saya sorot spesifik, bukan tentang pemukulan. Di situ dituliskan kalau perpustakaan IPDN (hanya) memiliki 40 ribu buku, dengan (HANYA!!) 1100 judul. Perpustakaannya pun hanya buka sampai pukul 14:00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah institut yang mendidik calon praja hanya mengandalkan 1100 judul. Perpustakaan dengan 1100 judul adalah kelas perpustakaan pribadi. Beberapa orang yang saya kenal bahkan perpustakaan pribadinya lebih dari 3000 judul. Pantas saja mereka kurang kerjaan, abis gak bisa nongkrong di perpustakaan, baca buku, belajar atau sekedar kongkow sesama rekan. Jadinya energi berlebih itu buat pukul2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit perpustakaan jelek jelas bukan monopoli IPDN. Hampir di semua kampus di Indonesia perpustakaannya tidak memadai (dan gak usah saya sebut satu per satu). Saya hanya bisa menyebutkan dua perpustakaan kampus yang bagus yang biasa saya kunjungi, Perpustakaan STF Driyarkara, dan Perpustakaan Kolese Ignasius (Kolsani). Yang bermukin di Jogja pasti kenal Kolsani karena mereka berfungsi hampir sebagai perpustakaannya kota Jogja, karena banyak mahasiswa skripsi yang nyari bahan mampir ke Kolsani. Koleksinya banyak dengan range keilmuan yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saja perpustakaan yang saya sebut berafiliasi dengan Gereja Katolik. Bukan berarti tidak ada perpustakaan lain yang bagus, tapi terus terang memang sulit mencari perpustakaan di kampus atau sekolah yang bagus. Perpustakaan lain yang bagus (tapi bukan milik sekolah) misalnya Perpustakaan Freedom Institute, Perpustakaan Diknas, dan Perpustakaan Japan Foundation. Semuanya di Jakarta. Mungkin kita butuh database perpus yang bagus, biar gak pusing kalau mau nyari perpus bagus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-5490654835624283260?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/5490654835624283260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=5490654835624283260' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5490654835624283260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/5490654835624283260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/04/perpustakaan-ipdn-stpdn-or-apalah-sami.html' title='Perpustakaan IPDN (STPDN or apalah, sami mawon kan...)'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-8302849156639518566</id><published>2007-04-10T22:44:00.000-07:00</published><updated>2007-04-10T23:04:31.471-07:00</updated><title type='text'>Kapling Rumah Masa Depan</title><content type='html'>Di lobi DETOS (Depok Town Square) sekarang ada pameran kapling rumah. Tapi bukan rumah biasa melainkan rumah masa depan alias KUBURAN. Ya betul, Anda bisa beli dahulu kapling dengan segala tipe dan luas tanah, kayak beli rumah saja. Fasilitasnya juga tak kalah ciamik. Ada sarana parkir, tempat istirahat, hiburan, olahraga, dan lain-lain. Namanya San Diego Hills Memorial Park and Funeral Homes. Pengembangnya Lippo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga yang ditawarkan untuk memiliki satu liang kuburan bervariasi. Ada yang ditawarkan Rp 3,2 juta per liang kubur. Namun ada pula yang Rp 30 juta per meter. Harga tersebut bergantung lokasi pemakaman. Semakin lokasinya mendekati puncak, semakin mahal harganya. Pelanggan bisa membeli beberapa space untuk keluarga. Atau yang di perbukitan, itu cukup untuk 12 unit dengan harga Rp 30 juta per meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gile! Untuk beli rumah sendiri saja aku belum sanggup, dan orang mengucurkan 30 juta hanya untuk 1m2 kuburan? Di saat orang masih banyak yang kesulitan perumahan, proyek seperti ini wajib mendapat sorotan dari kita. Ini menunjukkan bahwa para pengembang kita memang jiwa keprihatinan sosialnya patut dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengembangnya sih, perkuburan tidak harus menyeramkan, melainkan dapat menjadi landmark. OK sih, tapi lagi-lagi ini hanya untuk yang berduit loh... Jadi kalau kocek Anda kosong, bersyukurlah kalau dapat tanah di Karet atau Jeruk Purut yang serem itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau emang punya duit yang silakan, tapi pajakin dong. Kuburan mewah yang segede rumah tipe-21 adalah sebuah kemewahan yang luar biasa. Pajaknya juga harus lebih tinggi dari pajak PBB, karena ini bukan sebuah kelayakan melainkan sebuah kemewahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingat sebuah cerpen Tolstoy: Berapa lebar tanah yang dibutuhkan manusia? Tak lebih dari 2 x 1 meter persegi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-8302849156639518566?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/8302849156639518566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=8302849156639518566' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8302849156639518566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/8302849156639518566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/04/kapling-rumah-masa-depan.html' title='Kapling Rumah Masa Depan'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4363388348862004165</id><published>2007-03-20T21:55:00.000-07:00</published><updated>2007-03-20T22:15:31.790-07:00</updated><title type='text'>Bank Bumi Putra dan Taxi Mercindo</title><content type='html'>Tahu Bank Bumi Putra? Mungkin banyak yang gak tau&lt;br /&gt;Tahu Taksi Mersindo? Itu tuh, taksi oranye baru yang banyak beredar sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah hubungannya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taksi Mersindo sedikit berbeda dengan taksi pada umumnya. Mereka memakai mobil Proton, buatan tetangga kita Malaysia. Bank Bumi Putra... adalah juga bank yang dimiliki sahamnya oleh Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KKN? Bukan itu yang ingin aku bahas. Dengar punya dengar, dari supir2 Mersindo, pada mulanya mereka adalah pecahan dari Kosti (Koperasi Taksi) yang baru saja kolaps karena uang anggotanya sebanyak 8 milyar dibawa kabur pengurus koperasi. Lalu mereka butuh pinjaman modal baru untuk menghidupi kembali. Mereka mencoba mencari pinjaman bank kesana kemari, namun selalu ditolak, dengan alasan tidak laik kredit, akibat kolapsnya koperasi mereka. Perlu ditekankan bahwa koperasi mereka kolaps bukan karena kinerja yang buruk, melainkan karena perbuatan oknum. Kinerja pinjaman mereka pada bank kreditor mereka fine2 saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita punya cerita, akhirnya mereka mendapat pinjaman dari Bank Bumi Putra, yang notabene punya Malaysia, setelah ditolak oleh bank negeri sendiri. Bank Bumi Putra bersedia memberi kredit mereka dengan jaminan jumlah anggota dan kinerja armada mereka sebelumnya, bukan dengan agunan tanah, sertifikat, atau segala tetek bengek lainnya. Pinjaman tidak diberikan dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk barang, yaitu mobil Proton buatan Malaysia. Para pengemudi taksi tersebut menyambut dengan gembira, dan beroperasilah armada taksi baru dengan bendera baru Mersindo, yang oranye ngejreng itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sangat berterimakasih karena mendapatkan fasilitas kredit dari negeri tetangga kita, setelah ditolak oleh negeri sendiri. Maklumlah, bank-bank kita lebih suka bermain dengan SBI yang memberikan pendapatan yang pasti dan enggan mengucurkan kredit kepada sektor riil, kepada teman2 kita yang benar2 membutuhkan dana untuk usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkan siapa, bank kita yang tidak mau pusing sedikit...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4363388348862004165?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4363388348862004165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4363388348862004165' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4363388348862004165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4363388348862004165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/03/bank-bumi-putra-dan-taxi-mercindo.html' title='Bank Bumi Putra dan Taxi Mercindo'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-708472695608169786</id><published>2007-03-15T00:00:00.000-07:00</published><updated>2007-03-15T00:13:06.942-07:00</updated><title type='text'>Jangan buang sampah di kali!</title><content type='html'>Itulah yang terbaca di spanduk di beberapa wilayah daerah Kelapa Gading. Yang membuat spanduknya adalah PEMDA DKI dan Summarecon selaku developer. Kedengarannya masuk akal, supaya Kelapa Gading tidak kebanjiran lagi seperti Januari 2007 kemaren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan saya adalah apakah kalau masyarakat tidak membuang sampah di sungai maka otomatis tidak akan kebanjiran? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;You wish...&lt;/span&gt; Kalau saja memecahkan masalah banjir di Jakarta segampang itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti saya menyilahkan orang untuk membuang sampah di kali. Cuma saja banjir bukan saja karena sampah. Lihat saja Kali Sunter, airnya item dan kentel. (sayangnya gak manis, jadi belum memenuhi syarat jadi nasgitel) Walaupun sampahnya gak ada, tetap aja bau dan kalau hujan bisa dipastikan ngalirnya tersendat, la wong gak ujan saja kalinya gak ngalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau gitu kalinya yang harus dibuat ngalir. Solusinya pasti rumit dan mahal. Hanya saja ada satu hal yang harus disoroti. Coba amati di sekitar kali, sepertinya semua limbah air rumah tangga, baik yang kumuh dan mewah, dibuang ke kali. Itu dulu deh yang diberesin. Limbah air rumah tangga itu mestinya ke septic-tank, langsung ke tanah, jangan ke sungai, biar tuh sungai gak tambah item...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lagi-lagi kan orang kita gak mau pusing dikit....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-708472695608169786?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/708472695608169786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=708472695608169786' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/708472695608169786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/708472695608169786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/03/jangan-buang-sampah-di-kali.html' title='Jangan buang sampah di kali!'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-7971397189944546597</id><published>2007-03-08T22:24:00.000-08:00</published><updated>2007-03-09T00:03:41.386-08:00</updated><title type='text'>Headline Koran TEMPO Jumat 9 Maret 2007: "Tiga Pemicu Ledakan Garuda"</title><content type='html'>Apa yang kamu bayangkan dari headline di atas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah pasti ada tiga penyebab. Misalnya satu, gesekan; dua, bom; tiga, korslet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata setelah dibaca, begini yang ditulis:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Hasil penyelidikan sementara Komite menyebutkan pesawat Boeing 737-400 itu terbakar karena tiga faktor, yakni gesekan material metal dengan aspal, oksigen, dan bahan bakar (avtur).&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.korantempo.com/korantempo/2007/03/09/headline/krn,20070309,39.id.html"&gt;http://www.korantempo.com/korantempo/2007/03/09/headline/krn,20070309,39.id.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah itu sih bukan tiga faktor, tapi SATU, yaitu gesekan. Oksigen, dan avtur itu udah otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sori sedikit jadi kuliah kimia. Yang namanya pembakaran itu terjadi kalau:&lt;br /&gt;1. Eksitasi (bahasa awamnya percikan api, biasanya dipicu oleh gesekan, atau energi yang tinggi seperti petir)&lt;br /&gt;2. Oksigen, karena reaksi kimia pembakaran membutuhkan oksigen.&lt;br /&gt;3. Bahan bakar. Ini kalau mau pembakarannya terjadi terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja saya tidak akan menulis penyebab kebakaran rumah tetangga saya ada tiga, yaitu korek api, oksigen dan minyak tanah. Penyebabnya hanya satu, karena gesekan belerang dengan permukaan kasar pada korek api, sehingga menimbulkan percikan api yang kemudian memicu pembakaran berkelanjutan oleh minyak dan oksigen. Kemungkinan lain tentu saja misalnya percikan api yang disebabkan korsleting, lalu membakar kayu kering yang mudah terbakar. Oksigen, gak usah disebut lagi lah, karena kita gak cerita tentang kejadian di bulan yang gak ada oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah redaktur sengaja nulis TIGA biar lebih heboh? Mungkin gak lucu kalau ditulis judulnya: SATU Pemicu Ledakan Garuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin redaksi koran kali lain perlu lebih teliti dalam berpikir dan berlogika,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asal mau pusing dikit...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-7971397189944546597?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/7971397189944546597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=7971397189944546597' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7971397189944546597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/7971397189944546597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/03/headline-koran-tempo-jumat-9-maret-2007.html' title='Headline Koran TEMPO Jumat 9 Maret 2007: &quot;Tiga Pemicu Ledakan Garuda&quot;'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2634862131837284167.post-4959505669530252344</id><published>2007-03-08T22:14:00.000-08:00</published><updated>2007-03-08T22:15:55.224-08:00</updated><title type='text'>Pertama..</title><content type='html'>Ini hanya sekedar bincang-bincang, yang mudah-mudahan bisa santai tapi serius, (atau serius tapi santai ya???)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekaligus, gudang ide, dari pada kelupaan kalau gak ditulis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2634862131837284167-4959505669530252344?l=pusingdikit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusingdikit.blogspot.com/feeds/4959505669530252344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2634862131837284167&amp;postID=4959505669530252344' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4959505669530252344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2634862131837284167/posts/default/4959505669530252344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusingdikit.blogspot.com/2007/03/pertama.html' title='Pertama..'/><author><name>Oni Suryaman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
