Musik Indonesia sekarang dipenuhi oleh serbuan sekian banyak band baru yang namanya saya gak kenal satu persatu. Sekarang nama baru nampaknya begitu mudah muncul, bahkan dari major-label. Tapi tulisan ini bukan mau menjelaskan fenomena ini.
Yang mau saya katakan adalah banyak dari musik2 baru ini yang bikin sakit telinga. Saya adalah seorang pendengar radio, yang meskipun tidak begitu peduli dengan artis yang menyanyikan, saya adalah penikmat musik. Dan dalam setahun terakhir ini terus terang kuping saya mulai sakit dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh beberapa band baru ini. Kok bisa ya lagu seperti itu masuk rekaman.
Dulu di era delapan puluhan sempat ada era lagu cengeng model Pance Pondaag, Endang S Taurina, Ratih Purwasih, Obbie Messakh, Tommy J Pisa dan Rinto Harahap. Beberapa radio FM sekarang pun masih sering memutar lagu2 ini. Lalu sempat muncul fenomena Deddy Dores yang lagu2nya banyak dinyanyikan alm. Nike Ardilla. Di kalangan teman2 pemain musik, lagu2 ini sering ditertawakan dengan istilah lagu 3 jurus, kalau gak C, F, G, ya main di minor Am, Dm, Em.
Namun era delapan puluhan juga kaya dengan musikus2 yang layak mendapat acungan jempol dan memenuhi belantika musik Indonesia dengan lagu2nya yang asik. Untuk menyebut beberapa nama: Chrisye, Oddie Agam dan tentu saja Fariz RM. Okelah kalau banyak yang suka lagu cengeng model Pance (maaf untuk bung Pance yang kebetulan saya tahu adalah seorang musisi besar, namun karena tuntutan pasar maunya lagu model begitu, beliau terpaksa men-downgrade kemampuan musiknya), namun anak gaul tetap bawa kaset Fariz RM.
Hal yang berbeda sekarang nampaknya mewabahi kuping anak muda Indonesia. Kok bisa ya lagu dengan musikalitas pas-pasan kalau gak disebut rendah bisa laku keras dan mendapat airtime banyak di radio sehingga kuping saya sakit dan langsung pindah channel begitu lagu itu dimainkan. Sebegitu rendahkah selera musik kita.
Saya hanya malu saja dengan anak cucu kita nanti kalau tahun 2007-2008 ini dipenuhi dengan lagu-lagu jelek.
Kepada musisi2 yang bagus tetaplah berkarya. Just to say a few: Tompi, Bung Erwin Gutawa, Elfa Secioria, dan rekan2 muda seperti Pongki, Melly, GIGI. Tanpa kalian kuping saya sudah harus diafkir karena terlalu banyak dengar musik jelek.
Showing posts with label musik indonesia. Show all posts
Showing posts with label musik indonesia. Show all posts
Tuesday, October 21, 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)